POLITANI KOEPOLITANI KOE

PSNP : Prosiding Seminar Nasional PenelitianPSNP : Prosiding Seminar Nasional Penelitian

Taman Hutan Raya (Tahura) Prof. Herman Yohanes Amarasi memiliki potensi konservasi keanekaragaman hayati, khususnya aves. Namun, keberadaan Tahura ini saat ini dihadapkan pada berbagai ancaman, seperti perambahan hutan, konflik tenurial, penebangan pohon secara ilegal, dan perburuan satwa liar. Aktivitas-aktivitas tersebut mengakibatkan kerusakan habitat yang signifikan, mengganggu keseimbangan ekosistem, dan mengancam kelangsungan hidup berbagai spesies burung. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi dengan menilai keanekaragaman, kekayaan dan kemerataan jenis aves serta tantangan konservasi keanekaragaman aves di Tahura. Metode yang digunakan meliputi survei lapangan untuk mengidentifikasi jenis-jenis burung menggunakan metode kombinasi titik hitung dan garis transek, menganalisis tantangan konservasi keanekaragaman aves berdasarkan studi literatur terhadap keberadaan Tahura. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kawasan Tahura ini masih memiliki keanekaragaman aves tergolong sedang (H′ 2,39), kekayaan aves rendah (R 2,59) dan kemerataan jenis tergolong sedang (E 0,83). Namun, beberapa spesies terancam punah akibat kehilangan habitat dan perburuan. Tantangan utama terhadap kelestarian aves di lokasi penelitian ini adalah kerusakan habitat akibat aktivitas manusia. Upaya mengatasi permasalahan ini, diperlukan upaya konservasi yang komprehensif, melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, masyarakat, hingga lembaga swadaya masyarakat. Penegakan hukum terhadap pelaku perambahan dan perburuan, pengembangan program edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya konservasi, serta pengembangan ekowisata berbasis konservasi.

Herman Yohanes Amarasi dijumpai pada berbagai tipe habitat dan hutan primer merupakan tipe habitat dengan jenis terbanyak (15 jenis) dan jumlah jenis paling sedikit ditemukan di lahan pertanian (6 jenis).Jenis residen atau penghuni tetap di habitatnya dan bukan merupakan burung migran.Terdapat dua jenis feral atau bukan jenis alami di Pulau Timor yaitu Passer montanus dan Pycnonotus aurigaster.Lichmera flavicans yang ditemukan di seluruh tipe habitat di Tahura, memiliki jumlah individu yang lebih banyak dibandingkan dengan Philemon inornatus yang hanya ditemukan di satu tipe habitat.Ditemukan 10 jenis burung endemik di NTT.Secara keseluruhan, nilai keanekaragaman jenis burung di Tahura ini sebesar 2,39 (tergolong sedang), nilai indeks kemerataan jenis yang tertinggi pada hutan sekunder dan lahan pertanian yaitu sebesar 0,89, kemudian savana sebesar 0,87 dan hutan primer sebesar 0,83.Secara umum nilai kemerataan jenis untuk seluruh areal adalah sebesar 0,83.Nilai indeks kekayaan jenis di Tahura ini tertinggi pada hutan primer sebesar 2,82.Tantangan konservasi burung di kawasan ini yaitu, perubahan habitat, perburuan liar, perubahan iklim, dan kurangnya kesadaran masyarakat dan lemahnya penegakan hukum.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak perubahan iklim terhadap pola migrasi burung di kawasan Tahura Prof. Ir. Herman Yohanes Amarasi, serta mengevaluasi efektivitas strategi konservasi berbasis masyarakat dalam melindungi habitat burung. Selain itu, perlu dilakukan studi terperinci tentang interaksi antara aktivitas manusia dan kelangsungan hidup spesies burung endemik untuk mengidentifikasi solusi yang berkelanjutan. Penelitian ini juga dapat mengembangkan model ekowisata berbasis konservasi yang mendukung perlindungan aves sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya konservasi.

  1. Birds and people: from conflict to coexistence - McMahon - 2024 - Ibis - Wiley Online Library. birds... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/ibi.13260Birds and people from conflict to coexistence McMahon 2024 Ibis Wiley Online Library birds onlinelibrary wiley doi 10 1111 ibi 13260
  2. A comprehensive review on the impact of climate change on the ecology, breeding seasonality, abundance... doi.org/10.53771/ijstra.2024.6.2.0040A comprehensive review on the impact of climate change on the ecology breeding seasonality abundance doi 10 53771 ijstra 2024 6 2 0040
Read online
File size636.97 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test