DINASTIRESDINASTIRES

Journal of Law, Politic and HumanitiesJournal of Law, Politic and Humanities

Penelitian ini mengeksplorasi pembatalan pengangkatan anak oleh mengutamakan aspek keadilan, baik untuk anak maupun orang tua angkat. Fokus diskusi berada pada putusan Pengadilan Negeri Nganjuk No. 31/Pdt.G/2022/PN.NJK, di mana hakim memberikan pembatalan pengangkatan berdasarkan kepentingan terbaik anak. Namun, putusan ini memunculkan masalah karena tidak memperhatikan hak dan kontribusi orang tua angkat yang telah merawat anak selama bertahun-tahun. Jenis penelitian yang digunakan adalah Normatif Juridical dengan pendekatan kasus, peraturan, dan perbandingan. Sumber data berasal dari materi hukum primer berupa undang-undang dan putusan, serta diperkuat oleh literatur sebagai materi hukum sekunder. Analisis dilakukan secara kualitatif melalui studi tentang doktrin dan norma hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertimbangan hakim lebih menguntungkan perlindungan anak, tetapi menciptakan ketidakseimbangan bagi orang tua angkat. Oleh karena itu, diperlukan aturan hukum yang lebih jelas mengenai mekanisme pembatalan pengangkatan anak, sehingga memberikan kepastian hukum serta rasa keadilan bagi semua pihak.

Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, dua kesimpulan utama dapat ditarik.NJK menunjukkan bahwa hakim mengutamakan prinsip kepentingan terbaik anak.Hal ini terlihat dari pemberian pembatalan pengangkatan meskipun pengangkatan anak seharusnya merupakan transfer permanen tanggung jawab orang tua biologis kepada orang tua angkat.Pertimbangan hakim berfokus pada keinginan anak untuk kembali kepada orang tua biologis, tanpa memberikan porsi seimbang kepada posisi orang tua angkat.Kedua, dalam hal keadilan, putusan ini masih meninggalkan masalah.Ini karena orang tua angkat yang telah merawat, membesarkan, dan merawat anak selama lebih dari satu dekade tidak mendapatkan pengakuan yang memadai dalam pertimbangan hakim.Hal ini mencerminkan ketidakadilan antara perlindungan anak dan penghargaan terhadap hak serta pengorbanan orang tua angkat.Oleh karena itu, peraturan hukum mengenai pembatalan pengangkatan anak di Indonesia perlu dirumuskan lebih jelas dan menyeluruh.Dalam hal ini, Indonesia juga dapat meniru praktik di Belanda dan Prancis, yang memiliki aturan khusus mengenai pembatalan pengangkatan anak, sehingga mekanisme pembatalan tidak hanya berdasarkan kepentingan anak saja, tetapi juga memberikan perlindungan hukum proporsional dan jaminan keadilan bagi semua pihak yang terlibat.

Untuk memperbaiki kelemahan dalam regulasi pembatalan pengangkatan anak, penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan membandingkan sistem hukum adopsi di negara-negara maju seperti Belanda dan Prancis, serta menganalisis dampaknya terhadap keadilan bagi semua pihak. Selain itu, penelitian bisa fokus pada evaluasi dampak psikologis dan sosial terhadap anak serta orang tua angkat dalam proses pembatalan pengangkatan, termasuk upaya rehabilitasi dan kompensasi yang layak. Terakhir, penelitian juga dapat mengkaji kebutuhan pengembangan kerangka hukum yang lebih komprehensif, yang mempertimbangkan keseimbangan antara kepentingan anak, orang tua biologis, dan orang tua angkat, serta memastikan bahwa keputusan hukum tidak hanya berdasarkan keinginan anak tetapi juga melibatkan aspek ekonomi, kesehatan, dan lingkungan sosial yang mendukung keberlanjutan hubungan keluarga.

  1. KONVENSI DEN HAAG 1993: PERBANDINGAN DAN DAMPAK RATIFIKASI TERHADAP HUKUM NASIONAL INDONESIA | Roliana... doi.org/10.59818/jps.v2i3.674KONVENSI DEN HAAG 1993 PERBANDINGAN DAN DAMPAK RATIFIKASI TERHADAP HUKUM NASIONAL INDONESIA Roliana doi 10 59818 jps v2i3 674
  2. PEMBATALAN PENGANGKATAN ANAK PADA PRAKTEKNYA DI PENGADILAN NEGERI BUKITTINGGI | Unes Journal of Swara... doi.org/10.31933/ujsj.v7i1.329PEMBATALAN PENGANGKATAN ANAK PADA PRAKTEKNYA DI PENGADILAN NEGERI BUKITTINGGI Unes Journal of Swara doi 10 31933 ujsj v7i1 329
  3. Prinsip The Best Interests of The Child dalam Perwalian Anak: Studi Penetapan Nomor 0053/Pdt.P/2017/PA.Tpi... doi.org/10.47498/maqasidi.v4i1.2898Prinsip The Best Interests of The Child dalam Perwalian Anak Studi Penetapan Nomor 0053 Pdt P 2017 PA Tpi doi 10 47498 maqasidi v4i1 2898
Read online
File size324.13 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test