STIATA BALONGSTIATA BALONG
JAPBJAPBDi era globalisasi yang serba digital saat ini, bisnis ritel di Indonesia harus beradaptasi dengan konsep bisnis yang lebih modern. Ketatnya bisnis ritel sekarang menuntut setiap perusahaan untuk memperhatikan kebutuhan, keinginan, dan harapan konsumen. Proses pengambilan keputusan pembelian sangat dipengaruhi oleh perilaku konsumen, yang merupakan bagian dari proses pemecahan masalah dalam upaya memenuhi keinginan atau kebutuhan konsumen dengan salah satunya store atmosphere yang mampu mempengaruhi proses keputusan pembelian. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui dan menganalisis dan untuk mengetahui Seberapa besarkah . Pada penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif verifikatif. Jumlah populasi sebanyak 12.292 diambil pada bulan januari untuk mewakili populasi, yang dijadikan sampel sebanyak 99 responden dengan teknik sampling secara Simple Random Sampling (SRS). Sumber data yang digunakan yaitu, data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data kuesioner dibagikan, observasi dan dokumentasi dengan analisis data yang menggunakan uji statistik. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa, Store Atmosphere berpengaruh terhadap keputusan pembelian di Aca Mart Murung Pudak Kabupaten Tabalong, Besarnya Pengaruh Variabel Store Atmosphere mempengaruhi variabel Keputusan Pembelian di Aca Mart Murung Pudak adalah sebesar 56,7%. Sisanya 43,3% dipengaruhi oleh variabel lainya diluar dari variabel yang diuji.
Berdasarkan hasil penelitian dan pengujian hipotesis maka dapat diambil kesimpulan yaitu sebagai berikut.Besarnya Pengaruh Variabel Store Atmosphere terhadap Keputusan Pembelian di Aca Mart Murung Pudak adalah sebesar 56,7%.Sisanya 43,3% dipengaruhi oleh variabel lainya diluar dari variabel yang diuji.
Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar Aca Mart terus mempertahankan papan nama yang menarik perhatian, meningkatkan ketersediaan informasi di dalam toko melalui petunjuk yang jelas, dan mempertahankan harga produk yang sesuai dengan kualitasnya. Selain itu, perlu dilakukan penambahan varian produk untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang beragam. Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk menambahkan variabel lain yang dapat mempengaruhi keputusan pembelian, seperti kualitas pelayanan dan kualitas produk, sehingga dapat dilakukan pembandingan antar variabel secara lebih komprehensif.
| File size | 1.17 MB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
LAAROIBALAAROIBA Yang terakhir terdapat uji hipotesis yang terdiri dari uji T, uji F, uji koefisien determinasi, dan uji regresi linear berganda. Sampel yang digunakanYang terakhir terdapat uji hipotesis yang terdiri dari uji T, uji F, uji koefisien determinasi, dan uji regresi linear berganda. Sampel yang digunakan
IAIIIAII Dari pengujian regresi linear sederhana, didapat hasil bahwa variabel Efficiency (X1), Learnability (X2), Satisfaction (X3), dan Memorability (X5) yangDari pengujian regresi linear sederhana, didapat hasil bahwa variabel Efficiency (X1), Learnability (X2), Satisfaction (X3), dan Memorability (X5) yang
SEAN INSTITUTESEAN INSTITUTE Penelitian menunjukkan bahwa citra merek, kualitas produk, dan persepsi harga masing‑masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelianPenelitian menunjukkan bahwa citra merek, kualitas produk, dan persepsi harga masing‑masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian
UNIPASBYUNIPASBY Adapun data yang diperoleh berdasarkan pada kuisioner sebagai alat instrumen yang dibagikan kepada responden. Dari hasil analisis yang dibuat memakai ujiAdapun data yang diperoleh berdasarkan pada kuisioner sebagai alat instrumen yang dibagikan kepada responden. Dari hasil analisis yang dibuat memakai uji
UPBUPB Social media marketing tidak memiliki pengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap minat berkunjung kembali. Gaya hidup memiliki pengaruh positifSocial media marketing tidak memiliki pengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap minat berkunjung kembali. Gaya hidup memiliki pengaruh positif
STIEGICISTIEGICI Hasil uji t menujukan bahwa variabel kualitas produk menunjukan hasil analisis thitung (3,142), variabel citra merk menunjukan hasil analisis thitung (2,669)Hasil uji t menujukan bahwa variabel kualitas produk menunjukan hasil analisis thitung (3,142), variabel citra merk menunjukan hasil analisis thitung (2,669)
UKMCUKMC Kepuasan pelanggan dapat memediasi variabel kualitas produk terhadap loyalitas pelanggan, kepuasan pelanggan tidak dapat memediasi kualitas layanan terhadapKepuasan pelanggan dapat memediasi variabel kualitas produk terhadap loyalitas pelanggan, kepuasan pelanggan tidak dapat memediasi kualitas layanan terhadap
UNRIKAUNRIKA Variabel Korean Wave, Perceived Quality, dan Country of Origin secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian, dengan f hitungVariabel Korean Wave, Perceived Quality, dan Country of Origin secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian, dengan f hitung
Useful /
STIEGICISTIEGICI Data dianalisis dengan metode statistik regresi linier berganda dan SPSS 23. 0 for windows. Selanjutnya diuji dengan menggunakan uji asumsi klasik (UjiData dianalisis dengan metode statistik regresi linier berganda dan SPSS 23. 0 for windows. Selanjutnya diuji dengan menggunakan uji asumsi klasik (Uji
DWCUDWCU Latar Belakang: Hepatitis kronis merupakan beban kesehatan masyarakat yang utama di Indonesia, menyebabkan sirosis hati dan karsinoma hepatoseluler. MeskipunLatar Belakang: Hepatitis kronis merupakan beban kesehatan masyarakat yang utama di Indonesia, menyebabkan sirosis hati dan karsinoma hepatoseluler. Meskipun
STIEGICISTIEGICI Analisis koefisien determinasi diperoleh nilai KD sebesar 31,02% sehingga dapat disimpulkan bahwa kualitas pelayanan (X) berkontribusi terhadap kepuasanAnalisis koefisien determinasi diperoleh nilai KD sebesar 31,02% sehingga dapat disimpulkan bahwa kualitas pelayanan (X) berkontribusi terhadap kepuasan
IAIIIAII 5%. Sementara uji ketergunaan sistem memperoleh hasil, sebanyak 76% menyatakan setuju terhadap reliability sistem, 85% sangat setuju terhadap efficiency5%. Sementara uji ketergunaan sistem memperoleh hasil, sebanyak 76% menyatakan setuju terhadap reliability sistem, 85% sangat setuju terhadap efficiency