LAAROIBALAAROIBA
Reslaj : Religion Education Social Laa Roiba JournalReslaj : Religion Education Social Laa Roiba JournalSebagai top manager tentunya peran kepala sekolah dalam mengatur dan meningkatkan kompetensi guru tidak dapat diabaikan. Kepala sekolah memiliki peran tanggung jawab yang sangat signifikan dalam menciptakan lingkungan belajar serta dapat mendukung, memotivasi, dan mendorong guru untuk terus mengembangkan kemampuan diri. Mulai penyusunan program profesional yang relevan hingga penerapan teknologi pada pendidikan yang inovatif. Kepala sekolah dalam menjalankan perannya juga harus mampu mengatasi kendala atau permasalahan seperti sumber daya terbatas, resistensi terhadap perubahan, dan dinamika yang dikatakan kompleks dalam lembaga pendidikan. Kolaborasi dengan guru, orang tua, dan masyarakat menjadi sekitar menjadi kunci penting dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang holistik dan terus-menerus. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research). Adapun pengumpulan literatur–literatur yang berkaitan dengan tema di atas dapat diklasifikasikan menjadi dua. Pertama, sumber primer (primary source) dan kedua sumber sekunder (secondary source).
Dalam era pendidikan yang terus berkembang dan kompleks, peran manajemen kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi guru tidak dapat diabaikan.Kepala sekolah memiliki tanggung jawab yang besar dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang mendukung, memotivasi, dan mendorong guru untuk terus mengembangkan diri.Dari penyusunan program pengembangan profesional yang relevan hingga penerapan teknologi pendidikan yang inovatif, upaya manajemen kepala sekolah memiliki dampak besar pada peningkatan kualitas pendidikan dan hasil belajar siswa.Melalui pendekatan yang cermat dan strategi yang efektif, kepala sekolah dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi oleh guru.Pengelolaan yang baik tidak hanya berfokus pada aspek administratif, tetapi juga mampu membentuk budaya sekolah yang berorientasi pada pembelajaran, inovasi, dan pengembangan diri.Ketika guru merasa didukung, dihargai, dan diberdayakan, mereka akan memiliki dorongan lebih untuk terus berinovasi dalam metode pengajaran, menerapkan teknologi baru, dan memenuhi kebutuhan individual siswa.Dalam menjalankan perannya, kepala sekolah juga harus mampu mengatasi kendala-kendala seperti sumber daya terbatas, resistensi terhadap perubahan, dan dinamika kompleks dalam dunia pendidikan.Kolaborasi dengan guru, orang tua, dan masyarakat menjadi kunci penting dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang holistik dan berkelanjutan.Dengan menghadapi tantangan dan peluang yang ada, manajemen kepala sekolah yang efektif dan berfokus pada pengembangan kompetensi guru akan memberikan dampak jangka panjang yang positif pada kualitas pendidikan di sekolah.Melalui dedikasi, visi, dan usaha bersama, kepala sekolah dan guru dapat menciptakan lingkungan belajar yang merangsang, inklusif, dan inovatif, yang pada akhirnya akan membantu menghasilkan generasi siswa yang siap menghadapi dunia yang semakin kompleks dan dinamis.
Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide sebagai berikut: . . 1. Menganalisis dampak konkret dari program pengembangan profesional yang dirancang oleh kepala sekolah terhadap peningkatan kompetensi guru. Penelitian ini dapat mengukur efektivitas program tersebut dalam meningkatkan kemampuan mengajar, kreativitas, dan inovasi guru dalam kelas. . . 2. Meneliti strategi kolaborasi yang efektif antara kepala sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang holistik dan berkelanjutan. Penelitian ini dapat fokus pada bagaimana kepala sekolah dapat memfasilitasi dan mendorong kolaborasi yang produktif, serta mengidentifikasi tantangan dan solusi dalam proses kolaborasi tersebut. . . 3. Mengkaji peran teknologi dalam meningkatkan kompetensi guru dan bagaimana kepala sekolah dapat memfasilitasi penggunaan teknologi yang inovatif dalam pembelajaran. Penelitian ini dapat mengeksplorasi berbagai platform e-learning, alat pembelajaran digital, dan strategi integrasi teknologi yang dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan hasil belajar siswa.
- KEPEMIMPINAN TRANFORMATIF KEPALA SEKOLAH DALAM MEWUJUDKAN PROFESIONALITAS MANAJEMEN MADRASAH (Studi Kasus... doi.org/10.34001/intelegensia.v9i1.2046KEPEMIMPINAN TRANFORMATIF KEPALA SEKOLAH DALAM MEWUJUDKAN PROFESIONALITAS MANAJEMEN MADRASAH Studi Kasus doi 10 34001 intelegensia v9i1 2046
- PERPUSTAKAAN | STAIMA AL-HIKAM MALANG. deprecated creation dynamic property build var vhosts staima alhikam... doi.org/10.33853/jm2pi.v1i1.75PERPUSTAKAAN STAIMA AL HIKAM MALANG deprecated creation dynamic property build var vhosts staima alhikam doi 10 33853 jm2pi v1i1 75
| File size | 203.15 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
SARI MUTIARASARI MUTIARA Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,299 menjelaskan bahwa peran guru bimbingan konseling berkontribusi sebesar 29,9% terhadap variasi motivasiNilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,299 menjelaskan bahwa peran guru bimbingan konseling berkontribusi sebesar 29,9% terhadap variasi motivasi
LAAROIBALAAROIBA Metode purposive sampling adalah metode yang digunakan sebagai penentu sampel penelitian ini. Metode analisis yang digunakan yaitu uji deskriftif, ujiMetode purposive sampling adalah metode yang digunakan sebagai penentu sampel penelitian ini. Metode analisis yang digunakan yaitu uji deskriftif, uji
IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN Dari hasil penelitian diketahui bahwa beberapa permasalahan kecerdasan interpersonal yang terjadi pada siswa yaitu siswa tidak segan ketika guru menjelaskanDari hasil penelitian diketahui bahwa beberapa permasalahan kecerdasan interpersonal yang terjadi pada siswa yaitu siswa tidak segan ketika guru menjelaskan
STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO Secara keseluruhan, penelitian menyimpulkan bahwa pendidikan Islam merupakan kerangka substantif dan praktis dalam meningkatkan profesionalisme guru. PenelitianSecara keseluruhan, penelitian menyimpulkan bahwa pendidikan Islam merupakan kerangka substantif dan praktis dalam meningkatkan profesionalisme guru. Penelitian
USIUSI Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan melakukan observasi, perekaman, dan wawancara. Hasil analisis data menunjukkan bahwa guru bahasaTeknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan melakukan observasi, perekaman, dan wawancara. Hasil analisis data menunjukkan bahwa guru bahasa
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Hubungan yang baik tumbuh melalui penerapan kode etik guru dari sudut pandang kompetensi guru. Dalam perspektif Imam Nawawi, hubungan guru dengan siswaHubungan yang baik tumbuh melalui penerapan kode etik guru dari sudut pandang kompetensi guru. Dalam perspektif Imam Nawawi, hubungan guru dengan siswa
EKASAKTIEKASAKTI Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas siswa dalam memanfaatkan lingkungan pada pembelajaran IPS di kelas VII-A SMP Negeri 2 Kokas KabupatenPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas siswa dalam memanfaatkan lingkungan pada pembelajaran IPS di kelas VII-A SMP Negeri 2 Kokas Kabupaten
UNISSULAUNISSULA Penelitian ini menggunakan metode deskriptif studi kepustakaan dengan mengumpulkan sumber data primer berupa buku, jurnal dan artikel mengenai topik pendidikanPenelitian ini menggunakan metode deskriptif studi kepustakaan dengan mengumpulkan sumber data primer berupa buku, jurnal dan artikel mengenai topik pendidikan
Useful /
POLINELAPOLINELA Analisis jangka panjang menunjukkan bahwa kehilangan produksi berhasil ditekan pada level ±0,92–1,03%, dan tren pertumbuhan tetap positif sebesar 5,44%Analisis jangka panjang menunjukkan bahwa kehilangan produksi berhasil ditekan pada level ±0,92–1,03%, dan tren pertumbuhan tetap positif sebesar 5,44%
SARI MUTIARASARI MUTIARA Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-efficacy dan school climate secara simultan berpengaruh signifikan terhadap student subjective well-being. SecaraHasil penelitian menunjukkan bahwa self-efficacy dan school climate secara simultan berpengaruh signifikan terhadap student subjective well-being. Secara
LAAROIBALAAROIBA Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. HasilPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil
LAAROIBALAAROIBA The population in this study is 120 employees who work at PT. In this study, it was determined that 40% of 120, namely 48, was rounded up to 50 employees.The population in this study is 120 employees who work at PT. In this study, it was determined that 40% of 120, namely 48, was rounded up to 50 employees.