SARI MUTIARASARI MUTIARA

JURNAL PSYCHOMUTIARAJURNAL PSYCHOMUTIARA

Latar belakang: Pendidikan merupakan proses yang berfungsi untuk membentuk kemampuan individu dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan serta meningkatkan kualitas hidupnya. Sebagai lembaga pendidikan resmi, sekolah sangat penting dan pengetahuan, untuk memberikan pengembangan karakter kepada para siswa. Dalam situasi ini, motivasi siswa memiliki dampak besar pada prestasi belajar. Baik faktor internal maupun lingkungan yang memotivasi siswa untuk aktif terlibat dalam proses pembelajaran dan mencapai hasil terbaik disebut sebagai motivasi belajar. Tujuan: Untuk mengetahui apakah fungsi guru bimbingan dan konseling memengaruhi motivasi belajar siswa di SMA Kartika I-2 Medan.

Temuan penelitian Pengaruh Peran Guru Bimbingan dan Konseling terhadap Motivasi Belajar Siswa SMA Kartika I-2 Medan pada Tahun 2025 menunjukkan bahwa peran guru bimbingan dan konseling memiliki dampak besar terhadap motivasi belajar siswa.Hipotesis alternatif (Hₐ) diterima sedangkan hipotesis nol (H₀) ditolak, sebagaimana ditunjukkan oleh nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05).Hal ini menyiratkan bahwa siswa lebih termotivasi untuk belajar ketika guru bimbingan dan konseling memainkan peran yang lebih baik.Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,299 menjelaskan bahwa peran guru bimbingan konseling berkontribusi sebesar 29,9% terhadap variasi motivasi belajar siswa, sedangkan nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,547 menunjukkan hubungan positif dengan kategori yang cukup kuat antara kedua variabel tersebut.Namun, sisanya sebesar 70,1% dipengaruhi oleh elemen tambahan seperti kesehatan psikologis siswa, lingkungan belajar, dan dukungan keluarga.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lanjutan yang berfokus pada pengembangan kompetensi guru bimbingan dan konseling. Penelitian ini dapat mengeksplorasi strategi-strategi inovatif yang dapat diterapkan oleh guru bimbingan dan konseling dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Selain itu, penelitian lanjutan dapat menyelidiki dampak pendekatan kolaboratif antara guru bimbingan dan konseling dengan orang tua terhadap motivasi belajar siswa. Terakhir, studi yang mengintegrasikan kegiatan motivasional dalam proses pembelajaran juga dapat menjadi fokus penelitian selanjutnya untuk meningkatkan motivasi belajar siswa secara holistik.

  1. Bimbingan Konseling Dan Kurikulum Merdeka Di Sekolah Menengah Pertama (SMP) | G-Couns: Jurnal Bimbingan... doi.org/10.31316/gcouns.v8i3.4953Bimbingan Konseling Dan Kurikulum Merdeka Di Sekolah Menengah Pertama SMP G Couns Jurnal Bimbingan doi 10 31316 gcouns v8i3 4953
  2. PERAN GURU DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA: STRATEGI DAN PENDEKATAN YANG EFEKTIF | Jurnal Kajian... altinriset.com/journal/index.php/jkpp/article/view/9PERAN GURU DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA STRATEGI DAN PENDEKATAN YANG EFEKTIF Jurnal Kajian altinriset journal index php jkpp article view 9
  3. Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Meningkatkan Motivasi Belajar: Studi Kasus di SMPK St. Yohanes... seminar.uad.ac.id/index.php/SNTEKAD/article/view/15711Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Studi Kasus di SMPK St Yohanes seminar uad ac index php SNTEKAD article view 15711
Read online
File size381.48 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test