LAAROIBALAAROIBA

Reslaj : Religion Education Social Laa Roiba JournalReslaj : Religion Education Social Laa Roiba Journal

Berdasarkan observasi penulis pada siswa kelas X MAN 2 Kabupaten Bogor, 70% siswa masih mengalami kemampuan menghafal Al-Quran yang rendah. Dengan adanya data tersebut, maka perlu adanya perbaikan pada pembelajaran mengenai hafalan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan yang signifikan dalam peningkatan kemampuan menghafal Al-Quran sesudah diterapkan metode cooperative learning. Metode yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah metode uji quasi eksperimen. Bentuk dari desain penelitian ini adalah nonequivalent control group design yakni penelitian untuk mencari pengaruh dari metode cooperative learning terhadap kemampuan menghafal siswa kelas X di MAN 2 Kabupaten Bogor. Dalam penelitian ini pemberian tes dilakukan dua kali yakni: pertama, siswa diberikan tes awal (pre-test) untuk mengetahui banyaknya hafalan siswa baik pada kelompok kontrol maupun kelompok eksperimen. Kedua, siswa diberikan tes akhir (post-test) dengan menggunakan metode tradisional pada kelas kontrol dan menggunakan metode cooperative learning pada kelas eksperimen. Hasil tes tersebut dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan menghafal Al-Quran siswa kelas X MAN 2 Kabupaten Bogor yang diajar dengan metode tradisional dilihat rata-rata jumlah hafalan naik sebesar 13,45 ayat, serta terjadi peningkatan kemampuan menghafal Al-Quran siswa kelas X MAN 2 Kabupaten Bogor yang diajar dengan metode cooperative learning dilihat dari rata-rata jumlah hafalan naik sebesar 17,95. Sedangkan dalam Uji T, terdapat perbedaan dalam kemampuan menghafal Al-Quran siswa kelas X MAN 2 Kabupaten Bogor sesudah diterapkan metode cooperative learning dilihat signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa metode cooperative learning dapat meningkatkan hafalan siswa kelas X MAN 2 Kabupaten Bogor.

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan terdapat peningkatan kemampuan menghafal siswa pada kelas kontrol yang diajarkan dengan tidak menggunakan metode cooperative learning dengan memperoleh nilai selisih antara hasil pre-test dan post-test sebesar 13,45.Terdapat peningkatan kemampuan menghafal siswa pada kelas eksperimen yang diajar menggunakan metode cooperative learning dengan memperoleh nilai selisih antara hasil pre-test dan post-test sebesar 17,95.Terdapat perbedaan yang signifikan dalam peningkatan kemampuan menghafal siswa Kelas X di MAN 2 Kabupaten Bogor antara kelas yang diajarkan dengan tidak menggunakan metode cooperative learning dan kelas yang diajarkan dengan menggunakan metode cooperative learning.

Berdasarkan hasil penelitian, sekolah sebaiknya meningkatkan penggunaan metode cooperative learning sebagai sarana pembelajaran di kelas maupun di luar kelas untuk mengoptimalkan daya ingat siswa. Guru juga disarankan untuk terus mencari referensi dan inovasi dalam metode menghafal Al-Quran, misalnya dengan memanfaatkan teknologi atau pendekatan yang lebih interaktif. Lebih lanjut, penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan membandingkan efektivitas metode cooperative learning dengan metode menghafal lainnya, seperti metode talaqqi atau metode visual, untuk menemukan kombinasi yang paling efektif dalam meningkatkan kemampuan menghafal Al-Quran siswa. Selain itu, penelitian dapat difokuskan pada faktor-faktor lain yang mempengaruhi kemampuan menghafal Al-Quran, seperti motivasi belajar, tingkat kepercayaan diri, atau gaya belajar siswa, untuk memberikan rekomendasi yang lebih komprehensif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Al-Quran.

Read online
File size231.04 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test