LAAROIBALAAROIBA

Reslaj : Religion Education Social Laa Roiba JournalReslaj : Religion Education Social Laa Roiba Journal

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran PBL (Project Based Learning) pada mata pelajaran sejarah Indonesia pada materi pendudukan Jepang di Indonesia terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas XI MIPA di SMA Negeri 1 Pagaden Kabupaten Subang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuasi eksperimen dengan menggunakan pretest-posttest control group design. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampel dengan kelas XI MIPA 1 sebanyak 34 siswa sebagai kelas eksperimen menggunakan model pembelajaran PBL dan kelas XI MIPA 2 sebanyak 33 siswa sebagai kelas kontrol menggunakan model pembelajaran discovery. Berdasarkan hasil analisis data penelitian diperoleh terdapat pengaruh penggunaan model pembelajaran PBL pada materi pendudukan Jepang di Indonesia terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Berdasarkan hasil analisis uji t diperoleh nilai thitung sebesar 4,42 tidak sama dengan nilai ttabel sebesar 1,67 dengan taraf signifikasi 0,05 maka Ho ditolak dan H1 diterima, dengan demikian terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran PBL pada materi pendudukan Jepang di Indonesia terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas XI MIPA di SMA Negeri 1 Pagaden Kabupaten Subang.

Penerapan model pembelajaran PBL pada materi pendudukan Jepang di Indonesia dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.Hal ini dibuktikan dengan hasil uji t yang menunjukkan perbedaan signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol.Dengan demikian, model pembelajaran PBL efektif digunakan untuk mencapai tujuan pembelajaran sejarah, yaitu menumbuhkan pemahaman siswa terhadap peristiwa masa lalu dan mengembangkan kemampuan berpikir kritis mereka.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan membandingkan efektivitas model PBL dengan model pembelajaran lain yang berfokus pada pengembangan kemampuan berpikir kritis, seperti model Problem-Based Learning atau Inquiry-Based Learning. Kedua, penelitian dapat diperluas dengan melibatkan lebih banyak peserta didik dari berbagai latar belakang sosial dan ekonomi untuk menguji generalisasi temuan penelitian ini. Ketiga, penelitian dapat menggali lebih dalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan penerapan model PBL, seperti kualitas sumber belajar, kompetensi guru, dan dukungan lingkungan sekolah, untuk memberikan rekomendasi yang lebih komprehensif bagi pengembangan pembelajaran sejarah yang efektif dan relevan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran sejarah di Indonesia dan membekali peserta didik dengan keterampilan berpikir kritis yang esensial untuk menghadapi tantangan abad ke-21.

Read online
File size288.56 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test