APTISIAPTISI

Aptisi Transactions on Technopreneurship (ATT)Aptisi Transactions on Technopreneurship (ATT)

Tantangan ekonomi global telah memicu peningkatan investasi rumah tangga di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Pada tahun 2023, jumlah investor ritel di pasar modal Indonesia meningkat empat kali lipat, mencapai lebih dari 12 juta orang, dengan investor reksa dana menjadi pendorong utama. Banyak investor baru menggunakan aplikasi investasi reksa dana untuk membeli dan mengelola portofolio mereka. Meski pertumbuhan ini signifikan, penyedia layanan menghadapi kesulitan mempertahankan loyalitas pengguna dan meningkatkan rata‑rata investasi akibat tingkat literasi keuangan yang rendah (38,03%). Penelitian ini mengkaji faktor‑faktor yang memengaruhi adopsi dan penggunaan berkelanjutan aplikasi investasi reksa dana, khususnya kualitas layanan yang dirasakan, keamanan dan privasi yang dirasakan, kepercayaan, familiaritas, kepuasan pengguna, serta intensi berkelanjutan. Metode yang dipakai menggabungkan Structural Equation Modeling (SEM) dengan model regresi pembelajaran mesin, yaitu regresi linear, support vector regression, dan multilayer perceptron, untuk menghasilkan model yang komprehensif. Temuan menunjukkan kepercayaan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pengguna (β = 0,463, p < 0,001) dan intensi berkelanjutan (β = 0,194, p < 0,05). Kualitas layanan yang dirasakan secara kuat memengaruhi kepuasan pengguna (β = 0,523, p < 0,001), sementara familiaritas berperan penting dalam membangun kepercayaan (β = 0,224, p < 0,001) dan mendorong penggunaan berkelanjutan (β = 0,206, p < 0,001). Berdasarkan hasil tersebut, disarankan strategi peningkatan loyalitas pengguna melalui peningkatan keamanan, kualitas layanan, dan rekomendasi yang transparan. Penelitian ini memperluas pemahaman tentang perilaku investasi digital di pasar berkembang serta memberikan wawasan untuk memperluas inklusi keuangan.

Penelitian ini menggabungkan SEM dan pembelajaran mesin untuk menganalisis perilaku pengguna aplikasi reksa dana, menemukan bahwa kualitas layanan, keamanan, privasi, dan kepercayaan secara signifikan memengaruhi kepuasan, sementara kualitas layanan, kepercayaan, kepuasan, dan familiaritas menjadi determinan utama intensi berkelanjutan.Kontribusi utama terletak pada bukti bahwa mekanisme kepercayaan melampaui batas budaya, namun pola pengguna di Indonesia memiliki karakteristik khusus.Implikasi praktis menekankan perlunya penyedia layanan memperkuat keamanan, melindungi privasi, dan terus memperbaiki sistem untuk meningkatkan kepercayaan serta menjaga loyalitas pengguna.

Penelitian selanjutnya dapat melakukan studi longitudinal untuk memantau perubahan tingkat kepercayaan dan intensi berkelanjutan pengguna aplikasi reksa dana selama periode waktu yang lebih panjang, sehingga dapat mengidentifikasi dinamika jangka panjang dan faktor-faktor pengubahnya. Selanjutnya, model penelitian dapat diperluas dengan mengintegrasikan teori UTAUT2 atau Diffusion of Innovation serta menambahkan variabel risiko persepsi, kondisi pasar, dan pengaruh sosial, untuk memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor perilaku investasi digital. Terakhir, efek intervensi edukasi literasi keuangan terhadap persepsi kualitas layanan dan penggunaan berkelanjutan dapat diuji melalui desain eksperimen atau quasi‑eksperimen, guna menilai sejauh mana peningkatan pengetahuan finansial dapat meningkatkan loyalitas dan partisipasi investor di aplikasi reksa dana.

  1. A Comparative Analytical Approach for Predicting Continuance Intention in Mutual Fund Investment Apps... doi.org/10.34306/att.v7i3.505A Comparative Analytical Approach for Predicting Continuance Intention in Mutual Fund Investment Apps doi 10 34306 att v7i3 505
  2. One moment, please.... moment please wait request verified doi.org/10.34306/attOne moment please moment please wait request verified doi 10 34306 att
Read online
File size745.85 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test