PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA
Jurnal Pendidikan IndonesiaJurnal Pendidikan IndonesiaArtikel ini mengkaji hubungan organik antara ilmu akhlak dan tasawuf dengan disiplin dasar keilmuan Islam lainnya, yakni ilmu tauhid, ilmu fikih, ushul fikih, serta qawaid fiqhiyyah. Kajian ini berangkat dari pandangan bahwa ilmu akhlak dan tasawuf bukan sekadar cabang moralitas, melainkan jantung spiritual yang menghidupkan bangunan syariat dan aqidah. Dengan pendekatan analitis–kritis, penulis membahas bagaimana tasawuf memurnikan orientasi batin, sementara akhlak membentuk praksis moral yang terukur dalam kehidupan sosial. Integrasi ini menunjukkan bahwa tauhid menyediakan fondasi teologis, fikih menjadi kerangka legal-formal, sedangkan ushul fikih dan qawaid fiqhiyyah menawarkan metodologi dalam memproduksi hukum. Di antara semuanya, tasawuf dan akhlak berperan sebagai energi transformatif yang menyempurnakan maqashid keagamaan. Studi ini menegaskan bahwa bangunan keilmuan Islam bersifat interdependen, bukan fragmentatif. Implikasi temuan ini mengarah pada urgensi reintegrasi keilmuan dalam kurikulum pendidikan Islam, pendekatan fatwa yang berorientasi maqashid dan etika, serta penguatan karakter ilmuwan Muslim yang memadukan ketajaman intelektual dengan kedalaman spiritual. Artikel ini menyimpulkan bahwa tasawuf dan akhlak merupakan jembatan epistemik antara dimensi teoretik dan praksis syariat, sehingga keduanya perlu direvitalisasi dalam studi keislaman kontemporer.
Kajian ini menunjukkan bahwa ilmu akhlak dan tasawuf memiliki posisi strategis dalam struktur keilmuan Islam, bukan sebagai disiplin periferal, melainkan sebagai inti epistemik yang menghidupkan keseluruhan bangunan keagamaan.Integrasi ilmu akhlak dan tasawuf ke dalam studi hukum Islam adalah keharusan ilmiah yang menyediakan kerangka epistemik untuk menghubungkan teks dengan konteks, hukum dengan kemaslahatan, serta ritual dengan nilai.Dengan demikian, penguatan kembali relasi antara ilmu akhlak–tasawuf dengan disiplin pokok Islam merupakan fondasi bagi pembentukan karakter umat yang seimbang.
Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, serta mempertimbangkan saran penelitian lanjutan yang telah ada, beberapa ide penelitian baru dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengkaji secara mendalam bagaimana integrasi tasawuf dan akhlak dapat diimplementasikan dalam kurikulum pendidikan Islam di berbagai tingkatan, mulai dari pendidikan dasar hingga perguruan tinggi, dengan fokus pada pengembangan metode pembelajaran yang efektif dan relevan. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan pendekatan integratif dalam tradisi keilmuan Islam dengan pendekatan serupa dalam tradisi spiritual dan etika dari agama-agama lain, guna mengidentifikasi titik temu dan perbedaan yang dapat memperkaya pemahaman kita tentang hubungan antara spiritualitas, moralitas, dan ilmu pengetahuan. Ketiga, penelitian empiris perlu dilakukan untuk menguji dampak implementasi integrasi tasawuf dan akhlak terhadap perilaku dan karakter individu, serta terhadap dinamika sosial dan keagamaan dalam masyarakat Muslim, dengan menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif yang komprehensif. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan keilmuan Islam yang lebih holistik, relevan, dan bermanfaat bagi umat manusia.
- KONSEP AKHLAK TASAWUF DALAM PROSES PENDIDIKAN ISLAM | CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan. konsep akhlak... jurnalp4i.com/index.php/cendekia/article/view/1711KONSEP AKHLAK TASAWUF DALAM PROSES PENDIDIKAN ISLAM CENDEKIA Jurnal Ilmu Pengetahuan konsep akhlak jurnalp4i index php cendekia article view 1711
- Pengertian Ilmu Akhlak Tasawuf dan Perannya dalam Menumbuhkan Karakter Mahasiswa | TSAQOFAH. pengertian... ejournal.yasin-alsys.org/tsaqofah/article/view/5178Pengertian Ilmu Akhlak Tasawuf dan Perannya dalam Menumbuhkan Karakter Mahasiswa TSAQOFAH pengertian ejournal yasin alsys tsaqofah article view 5178
- One moment, please.... one moment please wait request verified ejournal.uas.ac.id/index.php/falasifa/article/view/461One moment please one moment please wait request verified ejournal uas ac index php falasifa article view 461
| File size | 328.39 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
YANAYANA Findings reveal significant challenges in access to formal employment, continuing education, and vocational training. Additional issues include environmentalFindings reveal significant challenges in access to formal employment, continuing education, and vocational training. Additional issues include environmental
YANAYANA The research subjects were 32 students of 10th Grade Culinary Program at SMKN 1 Dlanggu. The instruments used included media validation, content validation,The research subjects were 32 students of 10th Grade Culinary Program at SMKN 1 Dlanggu. The instruments used included media validation, content validation,
YANAYANA Kegiatan ini dilaksanakan di SMP Negeri 2 Surakarta dan ditujukan untuk siswa sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa sekolah menengah pertamaKegiatan ini dilaksanakan di SMP Negeri 2 Surakarta dan ditujukan untuk siswa sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa sekolah menengah pertama
YANAYANA The benefit of this learning model is expected to enable students to think critically and respond to each stage of the learning process, thus contributingThe benefit of this learning model is expected to enable students to think critically and respond to each stage of the learning process, thus contributing
YANAYANA Paradigma baru yang muncul adalah neuroeducation, yaitu integrasi interdisipliner antara neurosains, psikologi kognitif, dan pedagogi yang bertujuan untukParadigma baru yang muncul adalah neuroeducation, yaitu integrasi interdisipliner antara neurosains, psikologi kognitif, dan pedagogi yang bertujuan untuk
YANAYANA Strategi ini terbukti meningkatkan partisipasi siswa dalam kegiatan keagamaan dan memperkuat pengembangan karakter keagamaan. Penelitian ini merekomendasikanStrategi ini terbukti meningkatkan partisipasi siswa dalam kegiatan keagamaan dan memperkuat pengembangan karakter keagamaan. Penelitian ini merekomendasikan
YANAYANA 58, categorized as moderate. Therefore, Telinggo is suitable for use as a learning media for two-dimensional shapes in fourth-grade elementary school classrooms.58, categorized as moderate. Therefore, Telinggo is suitable for use as a learning media for two-dimensional shapes in fourth-grade elementary school classrooms.
YANAYANA The factors that influence this performance include limitations in human resources and budget, lack of supervision, and low public awareness regardingThe factors that influence this performance include limitations in human resources and budget, lack of supervision, and low public awareness regarding
Useful /
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Kasus PT Istaka Karya bukan merupakan anomali, melainkan konsekuensi logis dan tragis dari sistem ini, yang mengakibatkan penderitaan berantai hingga levelKasus PT Istaka Karya bukan merupakan anomali, melainkan konsekuensi logis dan tragis dari sistem ini, yang mengakibatkan penderitaan berantai hingga level
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Penggunaan earphone yang meluas di kalangan mahasiswa, terutama dengan volume tinggi dan durasi yang lama, meningkatkan risiko kehilangan pendengaran akibatPenggunaan earphone yang meluas di kalangan mahasiswa, terutama dengan volume tinggi dan durasi yang lama, meningkatkan risiko kehilangan pendengaran akibat
YANAYANA Program Mis DLima (Ask One Get Five) di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, telah diadopsi melalui lima tahap sesuai dengan teoriProgram Mis DLima (Ask One Get Five) di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, telah diadopsi melalui lima tahap sesuai dengan teori
UNAIUNAI Studi ini bertujuan menjawab pertanyaan: Bagaimana penulis Ibrani berusaha dan membenarkan bahwa Allah adalah penuh kasih dan adil terhadap orang percayaStudi ini bertujuan menjawab pertanyaan: Bagaimana penulis Ibrani berusaha dan membenarkan bahwa Allah adalah penuh kasih dan adil terhadap orang percaya