UNCMUNCM

Jurnal Genta MuliaJurnal Genta Mulia

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan memahami perkembangan manusia secara holistik yang mencakup aspek biologis, kognitif, dan psikososial secara menyeluruh. Masalah yang diangkat adalah bagaimana konsep perkembangan holistik dapat menjelaskan ciri-ciri, perubahan fisik dan psikis, serta prinsip-prinsip dasar yang mengatur proses perkembangan tersebut. Fokus penelitian adalah mendeskripsikan pemahaman perkembangan holistik, ciri-ciri perkembangan, perubahan yang terjadi pada aspek biologis, kognitif, dan psikososial, serta prinsip-prinsip yang mendasari proses perkembangan. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka deskriptif kualitatif dengan menelaah literatur akademik dan penelitian terdahulu yang relevan. Tahapan penting penelitian meliputi pengumpulan data dari jurnal, buku, dan artikel ilmiah, analisis konsep dan teori perkembangan holistik, serta sintesis hasil temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan holistik merupakan proses yang berkesinambungan dan saling terkait antara aspek fisik, kognitif, dan psikososial, dengan ciri khas perubahan yang teratur dan individual. Prinsip-prinsip perkembangan menegaskan adanya perbedaan kecepatan perkembangan antar individu, keterkaitan erat antara aspek fisik dan psikis, serta pengaruh lingkungan sebagai faktor penting. Kesimpulan utama adalah bahwa pemahaman perkembangan secara holistik memberikan gambaran menyeluruh tentang proses tumbuh kembang manusia yang kompleks dan dinamis, sehingga pendekatan ini penting untuk diaplikasikan dalam pendidikan, pengasuhan, dan pengembangan sumber daya manusia.

Pemahaman perkembangan manusia secara holistik menegaskan bahwa aspek biologis, kognitif, dan psikososial tidak dapat dipisahkan, melainkan saling berinteraksi dalam membentuk individu secara utuh.Pendekatan ini didukung oleh berbagai teori dan penelitian mutakhir, seperti yang dikemukakan oleh Santrock (2021), Bronfenbrenner (2020), dan Smith et al.(2023), yang menegaskan pentingnya lingkungan sosial dan fisik serta integrasi antara perubahan biologis dan kognitif dalam proses perkembangan.Selain itu, dimensi spiritual yang diangkat oleh Bastaman (2011) dan Frankl (1954) memperkaya perspektif holistik dengan memberikan makna dan tujuan dalam perkembangan manusia.Prinsip-prinsip perkembangan yang ditemukan menegaskan bahwa proses ini bersifat dinamis, berbeda antar individu, dan dipengaruhi oleh interaksi kompleks antara faktor internal dan eksternal.Oleh karena itu, pendekatan yang fleksibel dan adaptif dalam pendidikan dan pengasuhan menjadi sangat penting untuk memenuhi kebutuhan unik setiap individu secara menyeluruh.

1. Penelitian lanjutan tentang integrasi teknologi neurosains dalam pendidikan untuk memahami hubungan otak dan proses mental secara lebih rinci. 2. Studi multidisipliner yang menggabungkan psikologi, biologi, dan spiritualitas untuk memperdalam interaksi faktor perkembangan manusia dalam konteks budaya yang beragam. 3. Pengembangan metode pengajaran adaptif berbasis AI yang mampu menyesuaikan strategi pembelajaran dengan kebutuhan unik individu berdasarkan data perkembangan holistik. Dengan pendekatan ini, diharapkan muncul inovasi dalam pendidikan yang lebih responsif terhadap perbedaan individual, sekaligus memperkaya teori perkembangan manusia melalui penggabungan ilmu pengetahuan modern dan nilai-nilai lokal.

  1. #sumber daya manusia#sumber daya manusia
  2. #kualitas pendidikan#kualitas pendidikan
Read online
File size117.8 KB
Pages5
Short Linkhttps://juris.id/p-3fR
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test