PENELITIPENELITI
International Journal of Education, Information Technology, and OthersInternational Journal of Education, Information Technology, and OthersStudi ini bertujuan untuk memahami persepsi mahasiswa terhadap pemahaman, pandangan, tindakan, dan harapan mereka terhadap implementasi pembelajaran campuran dalam proses pembelajaran bahasa Inggris di Program Studi Pendidikan Bahasa, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pattimura. Data persepsi mahasiswa dikumpulkan menggunakan kuesioner tertutup dan wawancara mendalam. Data dari wawancara dianalisis secara kualitatif, sedangkan data dari kuesioner dianalisis menggunakan analisis interval. Hasil menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki persepsi positif terhadap implementasi pembelajaran campuran. Mereka memahami cara implementasi pembelajaran campuran dilakukan, memiliki pandangan positif, tindakan terhadap pembelajaran campuran, dan berharap perbaikan pada beberapa aspek implementasi pembelajaran campuran. Meskipun ada tantangan seperti kebutuhan untuk menguasai perangkat/alat pembelajaran online dan koneksi internet yang tidak stabil, aktivitas online tetap bermanfaat bagi mahasiswa. Umpan balik dari dosen terhadap tugas dan kinerja mahasiswa sangat penting dalam implementasi pembelajaran campuran.
Hasil studi ini menunjukkan bahwa persepsi positif mahasiswa terhadap implementasi pembelajaran campuran menunjukkan bahwa pembelajaran campuran tidak hanya model hybrid pembelajaran, tetapi meningkatkan dan mendukung proses pembelajaran.Perencanaan hati-hati untuk sumber daya, instruksi, materi pembelajaran, dan alat online yang dapat digunakan mahasiswa mendukung mahasiswa mencapai tujuan pembelajaran.Meskipun ada tantangan seperti kebutuhan menguasai perangkat/alat pembelajaran online dan koneksi internet yang tidak stabil, aktivitas online tetap bermanfaat bagi mahasiswa.Umpan balik dari dosen terhadap tugas dan kinerja mahasiswa sangat penting dalam implementasi pembelajaran campuran, sehingga kualitas aktivitas pembelajaran dapat ditingkatkan.Peneliti yang terlibat dalam pengembangan pembelajaran campuran perlu memperhatikan cara mereka mengembangkan dan mengintegrasikan materi online dan tatap muka.Isu penting dalam penggabungan materi dan peluang pembelajaran adalah keseimbangan antara aktivitas online dan tatap muka.
Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan sumber daya online yang lebih mudah diakses dan stabil untuk mengatasi tantangan koneksi internet. Selain itu, pentingnya pelatihan dosen dalam mengintegrasikan pembelajaran online dan tatap muka perlu diteliti lebih lanjut. Penelitian juga bisa membandingkan efektivitas berbagai model pembelajaran campuran untuk menemukan pendekatan yang paling optimal dalam meningkatkan kemandirian dan hasil belajar mahasiswa.
| File size | 214.72 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
LATANSAMASHIROLATANSAMASHIRO Tingkat kepuasan peserta mencapai 85% untuk kejelasan materi dan 95% untuk manfaat sesi praktik. Tantangan utama yang dihadapi meliputi kesulitan adaptasiTingkat kepuasan peserta mencapai 85% untuk kejelasan materi dan 95% untuk manfaat sesi praktik. Tantangan utama yang dihadapi meliputi kesulitan adaptasi
OJSOJS Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis melalui metode kajian literatur review. Kajian ini mengidentifikasi berbagai jenis model pembelajaran berbasisPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis melalui metode kajian literatur review. Kajian ini mengidentifikasi berbagai jenis model pembelajaran berbasis
GREENPUBGREENPUB Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap pentingnya pengembangan diri dan kesiapan menghadapi dunia kerja serta peluangHasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap pentingnya pengembangan diri dan kesiapan menghadapi dunia kerja serta peluang
MAHESA CENTERMAHESA CENTER Hal ini menggarisbawahi pentingnya penerapan teknologi dalam pendidikan seni untuk mendukung pembelajaran yang kreatif dan bermakna. Penelitian ini menegaskanHal ini menggarisbawahi pentingnya penerapan teknologi dalam pendidikan seni untuk mendukung pembelajaran yang kreatif dan bermakna. Penelitian ini menegaskan
INDOSCIENCEINDOSCIENCE Metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data wawancara dan observasi. Hasil menunjukkan LMS Moodle mampu menjangkau calon talenta diMetode penelitian deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data wawancara dan observasi. Hasil menunjukkan LMS Moodle mampu menjangkau calon talenta di
POLIMEDIAPOLIMEDIA Mulai dari door man, resepsionis, room service, chef, marketing staff, customer service, dan beberapa level manajer. Mengingat, dunia semakin global danMulai dari door man, resepsionis, room service, chef, marketing staff, customer service, dan beberapa level manajer. Mengingat, dunia semakin global dan
INTELEKTUALINTELEKTUAL Penelitian ini bersifat potong lintang, menggunakan kuesioner daring. Respons menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa lebih memilih pembelajaran tatapPenelitian ini bersifat potong lintang, menggunakan kuesioner daring. Respons menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa lebih memilih pembelajaran tatap
CAHAYA ICCAHAYA IC Instrumen yang digunakan merupakan adopsi dari berbagai penelitian dengan menggunakan enam indikator angket kerja keras siswa. Temuan Utama: BerdasarkanInstrumen yang digunakan merupakan adopsi dari berbagai penelitian dengan menggunakan enam indikator angket kerja keras siswa. Temuan Utama: Berdasarkan
Useful /
PENELITIPENELITI Jumlah responden dalam penelitian ini terdiri dari 30 karyawan dengan teknik total sampling. Analisis dalam studi ini mencakup analisis deskriptif danJumlah responden dalam penelitian ini terdiri dari 30 karyawan dengan teknik total sampling. Analisis dalam studi ini mencakup analisis deskriptif dan
YASIN ALSYSYASIN ALSYS Hasil menunjukkan bahwa pemberdayaan memberikan dampak positif paling signifikan terhadap kinerja organisasi, diikuti oleh kerja tim dan pembelajaran berkelanjutan.Hasil menunjukkan bahwa pemberdayaan memberikan dampak positif paling signifikan terhadap kinerja organisasi, diikuti oleh kerja tim dan pembelajaran berkelanjutan.
PROSPECTPUBLISHINGPROSPECTPUBLISHING Terdapat kurang lebih empat jenis penyu konservasi, yaitu penyu sisik, penyu abu-abu, penyu belimbing, dan penyu hijau. Sebagai destinasi wisata baru,Terdapat kurang lebih empat jenis penyu konservasi, yaitu penyu sisik, penyu abu-abu, penyu belimbing, dan penyu hijau. Sebagai destinasi wisata baru,
CAHAYA ICCAHAYA IC Metodologi: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif menggunakan kuesioner. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 101 siswa di SMPN 22Metodologi: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif menggunakan kuesioner. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 101 siswa di SMPN 22