POLIMEDIAPOLIMEDIA

Jurnal Pengabdian Kepada MasyarakatJurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan judul “ adalah suatu proses dan tindakan untuk melatih para staff agar fasih berkomunikasi dalam bahasa Inggris. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas SDM dalam menghadapi era digitalisasi yang mengharuskan setiap pekerja tidak canggung atau bahkan tidak bisa berkomunikasi dalam bahasa Inggris. Pelatihan adalah sebuah proses untuk meningkatkan kompetensi para pekerja. Dengan kata lain pelatihan ini adalah proses untuk membantu peserta agar dapat belajar dengan baik. Sedangkan English for Hospitality adalah bahasa Inggris yang digunakan dalam dunia perhotelan merupakan hal yang wajib dikuasai oleh para karyawan hotel, terutama mereka yang sering kali berkomunikasi dengan tamu hotel. Mulai dari door man, resepsionis, room service, chef, marketing staff, customer service, dan beberapa level manajer. Mengingat, dunia semakin global dan banyaknya turis asing berkunjung ke lokasi mitra maka kemampuan bahasa Inggris di dunia perhotelan begitu diperlukan sebagai bahasa komunikasi universal dengan para tamu hotel yang berasal dari berbagai negara. Metode pelaksanaan pelatihan ini diawali dengan pemaparan materi tentang English for Hospitality dan language function yang dibutuhkan dalam dunia perhotelan. Kemudian, kegiatan dilanjutkan dengan praktek penggunaan dan Bahasa Inggris oleh masing-masing peserta atau staf. Pertama berisi pemaparan materi oleh narasumber yaitu tentang English for Hospitality secara umum. Kemudian, sesi kedua dilanjutkan dengan berlatih menggunakan language function Bahasa Inggris yang bermanfaat dalam konteks komunikasi perhotelan. Terakhir, sesi ketiga dilanjutkan dengan berlatih menggunakan berbagai perangkat teknologi yang dapat membantu mempercepat komunikasi Bahasa Inggris peserta atau staf khususnya terkait komunikasi perhotelan.

Pelatihan English for Hospitality meningkatkan kesadaran staf Camp Hulu Cai akan pentingnya kompetensi bahasa Inggris dalam meningkatkan pelayanan dan profesionalisme.Selain itu, resort berkomitmen menyediakan sarana pendukung seperti media dan kuota untuk memperkuat pembelajaran berkelanjutan.Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan, keterampilan bahasa, serta motivasi staf dalam menggunakan bahasa Inggris secara percaya diri saat melayani tamu asing.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji efektivitas pembelajaran campuran (blended learning) yang menggabungkan metode daring dan luring pada pelatihan English for Hospitality, dengan mengukur tingkat retensi pengetahuan dan keterampilan bahasa selama enam bulan pasca‑pelatihan. Selanjutnya, perlu dieksplorasi peran aplikasi penerjemah seluler dalam meningkatkan kemampuan komunikasi real‑time staf perhotelan, melalui desain eksperimental yang membandingkan kelompok yang menggunakan aplikasi dengan kelompok kontrol yang tidak menggunakan aplikasi. Selain itu, studi dapat memfokuskan pada pengaruh faktor budaya‑linguistik, khususnya interferensi fonetik bahasa Sunda, terhadap akurasi pelafalan bahasa Inggris dalam konteks hospitality, serta mengembangkan intervensi fonetik yang ditargetkan untuk memperbaiki produksi suara yang tepat. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan empiris untuk penyusunan kurikulum pelatihan yang lebih adaptif, teknologi‑pendukung, dan sensitif terhadap konteks budaya lokal, sehingga meningkatkan kualitas layanan bahasa Inggris di industri perhotelan.

  1. #blended learning#blended learning
  2. #efektivitas pembelajaran#efektivitas pembelajaran
Read online
File size301.45 KB
Pages7
Short Linkhttps://juris.id/p-1gZ
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test