POLKESBANPOLKESBAN
Media Penelitian dan Pengembangan KesehatanMedia Penelitian dan Pengembangan KesehatanPerencanaan kehamilan bertujuan untuk mencegah komplikasi kehamilan yang berkontribusi pada penurunan angka kematian ibu (AKI). Norma sosial terkait tanggung jawab kehamilan dan kurangnya komunikasi dengan pasangan diakui sebagai hambatan untuk persiapan kehamilan yang efektif di antara pasangan. Studi ini menguji perbedaan persepsi berbasis gender terhadap perencanaan kehamilan dan kesehatan prekonsepsi menggunakan kerangka kerja Arksey dan OMalley. Pencarian literatur dilakukan menggunakan empat basis data, termasuk ScienceDirect, Scopus, PubMed, dan Proquest. Pencarian menargetkan artikel berbahasa Inggris, peer-reviewed, open access yang diterbitkan antara tahun 2020 dan 2025. Studi yang memenuhi syarat adalah studi yang menyelidiki persepsi berbasis gender pada pria, wanita, atau keduanya, tanpa membatasi desain metodologis. Setelah menerapkan kriteria ini dan melakukan penyaringan relevansi sesuai dengan pedoman PRISMA, total tiga belas artikel dipilih. Temuan mengungkapkan perbedaan dalam cara pria dan wanita memandang perencanaan kehamilan dan kesehatan prekonsepsi. Wanita cenderung memandang perencanaan kehamilan sebagai proses komprehensif yang melibatkan kesiapan fisik, mental, dan sosial. Sebaliknya, pria sering melihat kehamilan sebagai tanggung jawab utama wanita, sehingga mereka merasa kurang terlibat dalam proses tersebut. Mengenai kesehatan prekonsepsi, kedua jenis kelamin menyadari pentingnya mengadopsi gaya hidup sehat dan melakukan pemeriksaan kesehatan sebelum kehamilan. Namun, norma budaya dan religiusitas membentuk persepsi yang menjadikan kehamilan sebagai topik tabu untuk dibicarakan sebelum menikah. Temuan mengenai keragaman persepsi berbasis gender memberikan dasar untuk merancang strategi promosi kesehatan yang efektif dan mengembangkan kebijakan dan layanan prekonsepsi yang sensitif gender yang mendukung partisipasi yang setara dari kedua jenis kelamin.
Studi ini menyoroti perbedaan persepsi gender dalam perencanaan kehamilan dan kesehatan prekonsepsi, di mana wanita cenderung memiliki pandangan holistik sementara pria seringkali menganggapnya sebagai tanggung jawab utama wanita.Kedua jenis kelamin mengakui pentingnya gaya hidup sehat sebelum kehamilan, namun norma budaya dan agama dapat menghambat diskusi terbuka tentang topik ini.Temuan ini menggarisbawahi perlunya intervensi promosi kesehatan yang sensitif gender dan kebijakan yang mendorong partisipasi setara dalam perencanaan kehamilan.
Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menginvestigasi secara mendalam faktor-faktor spesifik yang memengaruhi keterlibatan pria dalam perencanaan kehamilan dan kesehatan prekonsepsi, termasuk norma sosial, budaya, dan keyakinan pribadi. Penelitian ini dapat menggunakan metode kualitatif untuk menggali perspektif pria dan mengidentifikasi strategi yang efektif untuk meningkatkan partisipasi mereka. Kedua, penelitian perlu mengeksplorasi dampak program intervensi yang dirancang khusus untuk mengatasi kesenjangan gender dalam persepsi dan praktik perencanaan kehamilan. Penelitian ini dapat menggunakan desain studi intervensi terkontrol secara acak untuk mengevaluasi efektivitas program dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku terkait perencanaan kehamilan pada kedua jenis kelamin. Ketiga, penelitian lebih lanjut harus fokus pada pengembangan dan pengujian alat skrining yang sensitif gender untuk mengidentifikasi individu yang berisiko mengalami hasil kehamilan yang buruk. Alat skrining ini harus mempertimbangkan faktor-faktor biologis, psikologis, dan sosial yang relevan, serta disesuaikan dengan konteks budaya dan sosial yang berbeda. Penelitian ini akan membantu mengidentifikasi individu yang membutuhkan intervensi prekonsepsi yang lebih intensif dan memastikan bahwa semua orang memiliki kesempatan untuk merencanakan kehamilan yang sehat.
- Frontiers | Perception of men's need for preconception care—A qualitative exploration among... doi.org/10.3389/fpubh.2022.958618Frontiers Perception of mens need for preconception careAiA qualitative exploration among doi 10 3389 fpubh 2022 958618
- The health beliefs, attitudes, and intentions of males toward pregnancy planning and preconception health... medrxiv.org/content/10.1101/2025.03.25.25324432v1The health beliefs attitudes and intentions of males toward pregnancy planning and preconception health medrxiv content 10 1101 2025 03 25 25324432v1
- Factors influencing pregnancy planning of multi-ethnic Asian women with diabetes: A qualitative study... journals.plos.org/plosone/article?id=10.1371/journal.pone.0242690Factors influencing pregnancy planning of multi ethnic Asian women with diabetes A qualitative study journals plos plosone article id 10 1371 journal pone 0242690
| File size | 427.1 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
STIE TDNSTIE TDN Analisis tematik diterapkan untuk mengidentifikasi pola makna dan tema utama yang berkembang dalam interaksi digital. Hasil penelitian mengungkap limaAnalisis tematik diterapkan untuk mengidentifikasi pola makna dan tema utama yang berkembang dalam interaksi digital. Hasil penelitian mengungkap lima
POLKESBANPOLKESBAN Penelitian ini mengevaluasi efektivitas promosi kesehatan digital dengan menitikberatkan pada personalisasi pesan, penguatan kepercayaan, dan pemanfaatanPenelitian ini mengevaluasi efektivitas promosi kesehatan digital dengan menitikberatkan pada personalisasi pesan, penguatan kepercayaan, dan pemanfaatan
POLKESBANPOLKESBAN Kejadian efek samping serius dengan C. relatif rendah (12%) dan sebagian besar terkait komorbiditas pasien. Kesimpulannya, terapi ESA efektif dalam mengoreksiKejadian efek samping serius dengan C. relatif rendah (12%) dan sebagian besar terkait komorbiditas pasien. Kesimpulannya, terapi ESA efektif dalam mengoreksi
POLKESBANPOLKESBAN Variabel paling dominan adalah sarana dan fasilitas (POR=3,463). Manajemen rumah sakit disarankan untuk melengkapi setiap ruang rawat inap dengan fasilitasVariabel paling dominan adalah sarana dan fasilitas (POR=3,463). Manajemen rumah sakit disarankan untuk melengkapi setiap ruang rawat inap dengan fasilitas
POLKESBANPOLKESBAN Studi ini bertujuan untuk memetakan badan penelitian saat ini tentang hubungan antara suasana hati perinatal dan gangguan kecemasan (PMAD) dan keterlambatanStudi ini bertujuan untuk memetakan badan penelitian saat ini tentang hubungan antara suasana hati perinatal dan gangguan kecemasan (PMAD) dan keterlambatan
POLKESBANPOLKESBAN 004), food taste (p= 0. 008), service quality (p= 0. 044), and waiter attitude (p= 0. 044). The level of patient satisfaction was significantly influenced004), food taste (p= 0. 008), service quality (p= 0. 044), and waiter attitude (p= 0. 044). The level of patient satisfaction was significantly influenced
POLKESBANPOLKESBAN Salah satu pendekatan yang efektif adalah pembelajaran yang bersifat interaktif dan partisipatif, seperti game kognitif proaktif. Penelitian ini bertujuanSalah satu pendekatan yang efektif adalah pembelajaran yang bersifat interaktif dan partisipatif, seperti game kognitif proaktif. Penelitian ini bertujuan
POLKESBANPOLKESBAN Literasi digital juga berdampak positif dalam pengelolaan kondisi seperti diabetes gestasional serta menurunkan kecemasan selama kehamilan. Temuan iniLiterasi digital juga berdampak positif dalam pengelolaan kondisi seperti diabetes gestasional serta menurunkan kecemasan selama kehamilan. Temuan ini
Useful /
STIE TDNSTIE TDN Penelitian merekomendasikan penguatan kerangka hukum dan pedoman teknis yang lebih spesifik, termasuk standar kejelasan informasi bagi pengguna serta harmonisasiPenelitian merekomendasikan penguatan kerangka hukum dan pedoman teknis yang lebih spesifik, termasuk standar kejelasan informasi bagi pengguna serta harmonisasi
POLKESBANPOLKESBAN Mi kering sebagai pangan pokok yang banyak dikonsumsi berpotensi ditingkatkan nilai gizinya melalui substitusi sebagian tepung terigu dengan bahan panganMi kering sebagai pangan pokok yang banyak dikonsumsi berpotensi ditingkatkan nilai gizinya melalui substitusi sebagian tepung terigu dengan bahan pangan
POLKESBANPOLKESBAN Faktor pasien kurangnya pengetahuan, literasi kesehatan rendah, dan motivasi rendah. Faktor terapi meliputi efek samping obat dan ketersediaan obat tidakFaktor pasien kurangnya pengetahuan, literasi kesehatan rendah, dan motivasi rendah. Faktor terapi meliputi efek samping obat dan ketersediaan obat tidak
KETERAPIAN FISIKKETERAPIAN FISIK Kesimpulan: Aktivitas fisik dan kepatuhan terapi memiliki efek positif terkuat pada sikap ergonomis, menekankan peran mereka dalam meningkatkan penangananKesimpulan: Aktivitas fisik dan kepatuhan terapi memiliki efek positif terkuat pada sikap ergonomis, menekankan peran mereka dalam meningkatkan penanganan