KETERAPIAN FISIKKETERAPIAN FISIK

Jurnal Keterapian FisikJurnal Keterapian Fisik

Latar belakang: Gangguan muskuloskeletal terkait pekerjaan (WMSDs) adalah cedera kerja umum yang memengaruhi otot, sendi, dan sistem kerangka. Penanganan efektif memerlukan dukungan individu dan tempat kerja. Aktivitas fisik, kepatuhan terapi, kontrol pekerjaan, dan tuntutan pekerjaan adalah faktor kunci yang memengaruhi postur ergonomis dan hasil penanganan nyeri. Penelitian ini menguji efek aktivitas fisik, kepatuhan terapi pijat, kontrol pekerjaan, dan tuntutan pekerjaan terhadap postur ergonomis pekerja kantor di program penanganan nyeri muskuloskeletal PT. X. Metode: Penelitian kuantitatif dan cross-sectional menggunakan proportional random sampling, data dari 100 pekerja kantor PT X dianalisis dengan regresi linier berganda (Uji-T dan Uji-F) melalui SPSS. Postur ergonomis dievaluasi melalui Rapid Assessment Office Strain (ROSA). Hasil: Semua variabel secara signifikan memengaruhi postur ergonomis (F = 227.621, p < 0.001). Kepatuhan terapi pijat memberikan kontribusi terbesar (40,2%), diikuti oleh aktivitas fisik (33,1%), kontrol pekerjaan (8,1%), dan tuntutan pekerjaan (9,2%). Kesimpulan: Aktivitas fisik dan kepatuhan terapi memiliki efek positif terkuat pada sikap ergonomis, menekankan peran mereka dalam meningkatkan penanganan nyeri muskuloskeletal di PT. X. Disarankan agar program tempat kerja memprioritaskan upaya untuk meningkatkan aktivitas fisik dan kepatuhan terapi, karena dua faktor ini memiliki pengaruh positif terkuat pada sikap ergonomis dan penanganan nyeri muskuloskeletal.

Aktivitas fisik dan kepatuhan terhadap terapi memiliki efek positif terkuat pada sikap ergonomis, yang menggarisbawahi pentingnya faktor-faktor ini dalam meningkatkan penanganan nyeri muskuloskeletal di PT.Penelitian ini merekomendasikan agar program tempat kerja memprioritaskan upaya untuk meningkatkan aktivitas fisik dan kepatuhan terhadap terapi.Dengan meningkatkan dua faktor ini, perusahaan dapat secara signifikan meningkatkan sikap ergonomis dan efektivitas penanganan nyeri muskuloskeletal di antara karyawan mereka.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian longitudinal diperlukan untuk menguji hubungan sebab akibat antara aktivitas fisik, kepatuhan terapi, faktor psikososial, dan postur ergonomis secara lebih meyakinkan. Kedua, studi kualitatif dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam pengalaman dan persepsi pekerja kantor mengenai faktor-faktor yang memengaruhi postur ergonomis mereka, termasuk hambatan dan fasilitator untuk berpartisipasi dalam program kesehatan kerja. Ketiga, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi efektivitas intervensi yang ditargetkan yang dirancang untuk meningkatkan aktivitas fisik dan kepatuhan terapi di tempat kerja, seperti program olahraga berbasis tempat kerja, pelatihan ergonomis, dan strategi motivasi. Penelitian-penelitian ini akan memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang faktor-faktor yang memengaruhi kesehatan muskuloskeletal pekerja kantor dan membantu mengembangkan intervensi yang lebih efektif untuk mencegah dan mengelola gangguan muskuloskeletal terkait pekerjaan. Dengan demikian, penelitian lanjutan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kesehatan dan kesejahteraan pekerja kantor serta produktivitas perusahaan.

  1. Scandinavian Journal of Work, Environment & Health - Interventions for preventing back pain among... doi.org/10.5271/sjweh.4070Scandinavian Journal of Work Environment Health Interventions for preventing back pain among doi 10 5271 sjweh 4070
  2. Work-Related Musculoskeletal Disorders: A Systematic Review and Meta-Analysis. work related disorders... mdpi.com/2077-0383/13/13/3964Work Related Musculoskeletal Disorders A Systematic Review and Meta Analysis work related disorders mdpi 2077 0383 13 13 3964
  3. Jurnal Lentera Kesehatan Masyarakat (JLKM) – Public Health, Environmental Health & Occupational... doi.org/10.69883/jlkm.v2i1.24Jurnal Lentera Kesehatan Masyarakat JLKM Ae Public Health Environmental Health Occupational doi 10 69883 jlkm v2i1 24
  4. Penilaian dan Penerapan Ergonomi bagi Kesehatan Kerja Karyawan Pengguna Komputer | Chairani | Jurnal... doi.org/10.33846/sf16152Penilaian dan Penerapan Ergonomi bagi Kesehatan Kerja Karyawan Pengguna Komputer Chairani Jurnal doi 10 33846 sf16152
  5. A systematic review of the association between job insecurity and work‐related musculoskeletal... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1002/hfm.21013A systematic review of the association between job insecurity and workyAAAarelated musculoskeletal onlinelibrary wiley doi 10 1002 hfm 21013
Read online
File size337.56 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test