STIKES HOLISTICSTIKES HOLISTIC

Journal of Holistic and Health Sciences (Jurnal Ilmu Holistik dan Kesehatan)Journal of Holistic and Health Sciences (Jurnal Ilmu Holistik dan Kesehatan)

Latar belakang: Penyakit ISPA ialah salah satu penyakit infeksi yang biasanya diakibatkan oleh virus, bakteri atau jamur dan dapat menyebar dengan cepat melalui percikan udara saat batuk atau bersin. Di Indonesia, ISPA menjadi salah satu alasan penyebab kematian, dimana data RISKESDAS tahun 2018 menyebutkan bahwa perkara ISPA pada balita di Indonesia mencapai 20,06% atau menjangkau 1.017.290 kasus, data yang diperoleh provinsi Jawa Barat menjadi kasus tertinggi dengan prevalensi 14,7% kasus ISPA dari 34 provinsi di Indonesia. Tujuan: Mengevaluasi dan mengetahui pengaruh karakteristik pasien anak terhadap rasionalitas penggunaan obat pada penyakit ISPA di unit rawat inap RSUD Cileungsi. Metode: Penelitian ini memakai rancangan penelitian deskriptif bersifat retrospektif observasional dengan sampel berjumlah 136 pasien berdasarkan data rekam medis yang sudah memenuhi kriteria inklusi serta data dianalisis menggunakan metode 4T 1W juga uji Chi-square. Hasil: Diperoleh hasil penggunaan obat menunjukkan bersifat rasional (83,82%), terutama dalam aspek Tepat Obat (100%), Tepat Dosis (100%), Tepat Rute Pemberian Obat (100%), serta Tepat Waktu Lama Pemberian (83,82%) Waspada ESO (100%). Terdapat (16,18%) kasus yang menunjukkan penggunaan obat tidak rasional pada Tepat Waktu Lama Pemberian. Analisis statistik menunjukkan adanya pengaruh signifikan dengan nilai ρ < 0,05 pada rasionalitas penggunaan obat terhadap diagnosis ISPA dan rasionalitas penggunaan obat terhadap variabel perancu terdapat pada polifarmasi.

Sebagian besar penggunaan obat telah rasional (83,82%), namun aspek durasi pemberian masih perlu diperhatikan.Uji Chi-square menunjukkan polifarmasi berhubungan signifikan dengan rasionalitas obat (p = 0,002).

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam mengenai faktor-faktor yang memengaruhi ketidaktepatan durasi pemberian obat pada pasien ISPA anak, termasuk evaluasi terhadap pedoman terapi yang ada dan implementasinya di lapangan. Kedua, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan intervensi farmasi klinis yang bertujuan untuk meningkatkan rasionalitas penggunaan obat pada pasien dengan polifarmasi, seperti melalui edukasi kepada tenaga kesehatan dan pasien, serta optimalisasi proses review resep. Ketiga, penelitian prospektif diperlukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari penggunaan obat yang tidak rasional terhadap perkembangan resistensi antimikroba dan outcome klinis pasien ISPA anak. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan melindungi kesehatan masyarakat dari ancaman resistensi antimikroba.

  1. Rasionalitas penggunaan obat pada pasien anak dengan penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA)... doi.org/10.51873/jhhs.v9i1.370Rasionalitas penggunaan obat pada pasien anak dengan penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut ISPA doi 10 51873 jhhs v9i1 370
Read online
File size528.24 KB
Pages11
Short Linkhttps://juris.id/p-3Cc
DMCAReport

Related /

ads-block-test