UMUSLIMUMUSLIM

LENTERA ( sains, teknologi, ekonomi, sosial dan budaya)LENTERA ( sains, teknologi, ekonomi, sosial dan budaya)

Vitamin A sangat dibutuhkan oleh ibu nifas, oleh karena itu ibu nifas membutuhkan nutrisi yang cukup, bergizi seimbang, terutama kebutuhan protein dan karbohidrat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis . Jenis penelitian yang digunakan adalah survei analitik dengan studi potong lintang (cross sectional study) dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 93 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketersediaan vitamin A berhubungan dengan konsumsi vitamin A dengan nilai p = 0,000. Berdasarkan hasil penelitian maka disarankan kepada ibu nifas untuk dapat memahami apa-apa saja yang harus diketahui pada masa nifas sehingga dapat memberikan kenyamanan pada masa nifas.

Ketersediaan vitamin A berpengaruh terhadap konsumsi vitamin A pada ibu nifas dengan nilai p = 0,000 dan odds ratio (OR) sebesar 2,798.Ibu nifas yang tidak mengonsumsi kapsul vitamin A karena tidak tersedia memiliki peluang 2,7 kali lebih besar dibanding yang memiliki akses.Oleh karena itu, ketersediaan vitamin A di puskesmas harus dipastikan secara konsisten untuk mendukung pemulihan kesehatan ibu pasca persalinan.

Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang efektivitas strategi sosialisasi yang melibatkan bidan dalam meningkatkan pemahaman ibu nifas mengenai pentingnya konsumsi vitamin A, terutama di daerah dengan cakupan rendah. Kedua, perlu dikaji lebih lanjut mengenai model pengadaan vitamin A yang tidak bergantung pada pasokan pusat, misalnya dengan sistem alokasi anggaran lokal (APBD) untuk memastikan ketersediaan berkelanjutan di tingkat puskesmas. Ketiga, penting untuk mengevaluasi dampak langsung konsumsi vitamin A oleh ibu nifas terhadap status vitamin A pada bayi usia 0-6 bulan melalui ASI, guna memperkuat basis bukti intervensi nutrisi maternal. Ketiga ide penelitian ini dapat saling melengkapi untuk membangun sistem distribusi dan edukasi yang lebih kuat terkait vitamin A. Penelitian-penelitian tersebut akan membantu mengidentifikasi hambatan sistemik dan perilaku yang selama ini menghambat cakupan optimal. Dengan pendekatan terpadu, diharapkan dapat ditemukan solusi berkelanjutan yang tidak hanya meningkatkan ketersediaan, tetapi juga kepatuhan konsumsi. Fokus pada pendekatan lokal dan keterlibatan tenaga kesehatan menjadi kunci utama dalam intervensi berbasis bukti. Selain itu, memahami dampak langsung terhadap bayi dapat meningkatkan motivasi ibu untuk mengonsumsi vitamin A. Semua aspek ini penting untuk mengurangi risiko defisiensi vitamin A pada dua kelompok rentan. Dengan demikian, penelitian lanjutan sebaiknya dirancang secara komprehensif dan kontekstual.

Read online
File size242.73 KB
Pages4
Short Linkhttps://juris.id/p-2Ed
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test