STIKES HOLISTICSTIKES HOLISTIC

Journal of Holistic and Health Sciences (Jurnal Ilmu Holistik dan Kesehatan)Journal of Holistic and Health Sciences (Jurnal Ilmu Holistik dan Kesehatan)

Latar Belakang: Penggunaan tembakau merupakan praktik berbahaya bagi kesehatan dan menjadi penyebab utama penyakit serius seperti kanker dan penyakit jantung. Remaja sangat rentan untuk memulai perilaku ini karena pengaruh lingkungan sekitar dan kurangnya pemahaman mengenai konsekuensi merokok. Tujuan Penelitian: Untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kecenderungan berhenti merokok pada remaja di Pesisir Pantai Sederhana, Kabupaten Bekasi. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional deskriptif dan kerangka kerja cross-sectional. Partisipan terdiri dari 81 remaja laki-laki yang merokok, dipilih menggunakan teknik pengambilan sampel yang komprehensif. Data dikumpulkan melalui survei dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Menunjukkan bahwa tidak ada korelasi antara pengetahuan (p=0,334) dan persepsi (p=1,000) terhadap motivasi untuk berhenti merokok (p>0,05). Terdapat korelasi yang kuat antara lingkungan sosial (p=0,000) dan kerabat dekat (keluarga) (p=0,001) (p>0,05) terhadap dorongan untuk berhenti merokok. Kesimpulan: Dorongan yang diterima dari keluarga dan teman merupakan elemen kunci dalam meningkatkan motivasi remaja untuk berhenti merokok. Inisiatif yang dirancang untuk membantu remaja menghindari atau berhenti merokok dapat memperoleh manfaat dari fokus pada pengaruh hubungan dekat mereka, seperti keluarga, dan kelompok sebaya mereka.

Dorongan dari keluarga dan teman merupakan elemen kunci dalam meningkatkan motivasi remaja untuk berhenti merokok.Penelitian ini menunjukkan bahwa dukungan sosial memiliki peran penting dalam upaya pencegahan dan penghentian perilaku merokok pada remaja.Oleh karena itu, program-program yang bertujuan untuk membantu remaja menghindari atau berhenti merokok sebaiknya berfokus pada penguatan hubungan dekat mereka, seperti keluarga dan teman sebaya.

Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam mengenai mekanisme bagaimana dukungan keluarga dan teman sebaya memengaruhi motivasi berhenti merokok pada remaja, misalnya melalui studi kualitatif yang mendalam. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan dan evaluasi intervensi berbasis keluarga dan teman sebaya yang bertujuan untuk meningkatkan motivasi berhenti merokok pada remaja di wilayah pesisir. Intervensi ini dapat melibatkan pelatihan keterampilan komunikasi dan dukungan sosial bagi keluarga dan teman sebaya. Ketiga, penelitian perlu dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang mungkin berperan dalam motivasi berhenti merokok pada remaja, seperti faktor psikologis (misalnya, harga diri, coping mechanism) dan faktor sosial ekonomi (misalnya, tingkat pendidikan orang tua, status pekerjaan). Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai kompleksitas motivasi berhenti merokok pada remaja dan membantu dalam merancang strategi pencegahan dan intervensi yang lebih efektif.

  1. Motivasi berhenti merokok pada remaja pesisir pantai sederhana Kabupaten Bekasi | Journal of Holistic... jhhs.stikesholistic.ac.id/index.php/jhhs/article/view/365Motivasi berhenti merokok pada remaja pesisir pantai sederhana Kabupaten Bekasi Journal of Holistic jhhs stikesholistic ac index php jhhs article view 365
Read online
File size532.88 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test