UMUSLIMUMUSLIM

LENTERA ( sains, teknologi, ekonomi, sosial dan budaya)LENTERA ( sains, teknologi, ekonomi, sosial dan budaya)

Salah satu kemampuan berpikir yang penting dikuasai oleh siswa adalah kemampuan berpikir analisis. Karena berpikir analitis memudahkan siswa berpikir secara logis, untuk itu diperlukan strategi pembelajaran yang sesuai untuk berpikir analisis, salah satu strategi pembelajaran yang sesuai dengan berpikir analisis adalah strategi pembelajaran inkuiri. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif yang dilaksanakan di SMP Negeri 4 Kepenuhan kabupaten Rokan Hulu. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kemampuan berpikir analitis siswa dengan menggunakan strategi pembelajaran inkuiri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang belajar dengan strategi pembelajaran inkuiri memiliki kemampuan menganalisis yang baik. Hal ini dilihat dari langkah-langkah dalam belajar inkuiri yaitu orientasi, merumuskan masalah, merumuskan hipotesis, mengumpulkan data, menguji hipotesis dan memberikan kesimpulan.

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kemampuan berpikir analitis siswa yang belajar dengan strategi pembelajaran inkuiri sangat baik.Dalam menganalisis kemampuan berpikir analitis siswa dengan strategi pembelajaran inkuiri dalam pemecahan masalah dapat dilakukan dengan memeberikan soal pemecahan masalah.Hal ini membuktikan bahwa kemampuan siswa dengan strategi pembelajaran inkuiri memiliki kemampuan merumuskan masalah, menetapkan hipotesis sementara, memngumpulkan data, menguji hipotesis dan membuat kesimpulan memenuhi kriteria yang ditetapkan.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji efektivitas strategi pembelajaran inkuiri pada mata pelajaran lain selain IPS, untuk melihat apakah strategi ini dapat secara konsisten meningkatkan kemampuan berpikir analitis siswa di berbagai bidang studi. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan instrumen penilaian kemampuan berpikir analitis yang lebih valid dan reliabel, sehingga dapat digunakan secara luas untuk mengukur kemampuan ini secara akurat. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi kemampuan berpikir analitis siswa, seperti gaya belajar, motivasi belajar, dan lingkungan keluarga, sehingga dapat dirancang intervensi yang lebih komprehensif untuk meningkatkan kemampuan ini. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.

  1. #siswa kelas v#siswa kelas v
  2. #siswa smp#siswa smp
Read online
File size205.62 KB
Pages5
Short Linkhttps://juris.id/p-2Ei
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test