POLKESBANPOLKESBAN

Media Penelitian dan Pengembangan KesehatanMedia Penelitian dan Pengembangan Kesehatan

Penyakit alergi dapat terjadi pada lansia dengan gejala yang dapat memburuk akibat adanya proses imunosenesens. Kadar IgE total dan jumlah eosinofil dapat digunakan sebagai pemeriksaan tambahan untuk penyakit alergi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kadar IgE total dan jumlah eosinofil pada lansia dengan dan tanpa penyakit alergi. Penelitian observational analitik ini dilakukan pada lansia usia 60-80 tahun di RSUP DR. M. Djamil Padang selama Januari–Juni 2024. Sampel dikelompokkan menjadi kelompok lansia dengan penyakit alergi dan kelompok lansia tanpa penyakit alergi. Pengambilan sampel dilakukan secara consecutive sampling, melibatkan 52 partisipan (masing-masing 26 dengan dan tanpa penyakit alergi). Kadar IgE total dan jumlah eosinofil diperiksa dengan menggunakan sampel darah vena. Analisis data menggunakan uji Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan median kadar IgE total pada kelompok alergi sebesar 1.741,1 kIU/L (minimum 517,7 kIU/L; maksimum 4843 kIU/L), sedangkan kelompok non-alergi 177,1 kIU/L (minimum 14 kIU/L; maksimum 800 kIU/L). Median jumlah eosinofil pada kelompok alergi sebesar 378 sel/µL (min: 100; maks: 950), sedangkan kelompok non-alergi 61,5 sel/µL (min: 17; maks: 189). Terdapat perbedaan signifikan kadar IgE total dan jumlah eosinofil antara lansia dengan dan tanpa penyakit alergi (p<0,001). Lansia yang mengalami Alergi menunjukkan kadar IgE dan jumlah eosinofil lebih tinggi dibandingkan lansia yang tidak alergi.

Total IgE levels and eosinophil counts in elderly individuals with allergies showed an increase.Some elderly individuals without allergies also experienced elevated total IgE levels.This study demonstrates a significant difference in total IgE levels and eosinophil counts between elderly individuals with allergies and those without.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengaruh imunosenesens terhadap kadar IgE pada kelompok usia yang berbeda. Selain itu, penelitian tentang dampak faktor gaya hidup seperti kebiasaan merokok atau pola makan terhadap jumlah eosinofil pada lansia dengan alergi bisa menjadi arah baru. Terakhir, studi lebih lanjut tentang peran sel Th2 dalam reaksi alergi pada populasi lansia dapat membantu memahami mekanisme penyakit secara lebih mendalam.

  1. The Journal of Allergy and Clinical Immunology: In Practice 2018 Highlights - The Journal of Allergy... linkinghub.elsevier.com/retrieve/pii/S2213219818308274The Journal of Allergy and Clinical Immunology In Practice 2018 Highlights The Journal of Allergy linkinghub elsevier retrieve pii S2213219818308274
Read online
File size290.8 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test