POLKESBANPOLKESBAN

Media Penelitian dan Pengembangan KesehatanMedia Penelitian dan Pengembangan Kesehatan

Perubahan pola konsumsi informasi kesehatan di era digital mendorong rumah sakit berinovasi dalam strategi komunikasi. Pesan generik yang kurang efektif, rendahnya kepercayaan pasien, dan tantangan etika data menjadikan promosi kesehatan digital berbasis personalisasi serta data sebagai kebutuhan mendesak untuk meningkatkan keterlibatan dan kepatuhan pasien. Penelitian ini mengevaluasi efektivitas promosi kesehatan digital dengan menitikberatkan pada personalisasi pesan, penguatan kepercayaan, dan pemanfaatan data pasien sebagai dasar keputusan strategis. Menggunakan metode campuran dengan desain eksploratori sekuensial, penelitian dilaksanakan di RS Siaga Al Munawwarah Samarinda (September 2024–Februari 2025). Tahap kualitatif melibatkan wawancara mendalam dengan informan kunci bidang teknologi informasi dan layanan medis, menunjukkan bahwa personalisasi pesan berdasarkan usia, jenis layanan, dan riwayat medis meningkatkan keterlibatan serta kepatuhan pasien. Pengiriman pesan otomatis dan tepat waktu melalui sistem informasi rumah sakit dinilai efektif, sedangkan kolaborasi lintas unit penting untuk integrasi konten dan sistem. Etika seperti informed consent, enkripsi data, dan kontrol akses berbasis peran membangun kepercayaan pasien. Tahap kuantitatif melibatkan 232 pasien rawat jalan dan inap dengan kuesioner Likert, dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM). Hasil menunjukkan personalisasi pesan (β = 0,318; p < 0,001), kepercayaan terhadap rumah sakit (β = 0,277; p = 0,003), kepatuhan pasien (β = 0,342; p = 0,000), dan perilaku digital (β = 0,364; p = 0,035) berpengaruh signifikan terhadap manajemen strategis promosi kesehatan (R² = 0,587), sementara manajemen berbasis data mendukung promosi etis berbasis teknologi (R² = 0,506). Temuan ini menegaskan pentingnya komunikasi adaptif, tata kelola data etis, dan kolaborasi antarunit.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa personalisasi pesan, kepercayaan pada institusi layanan kesehatan, kepatuhan pasien, dan perilaku digital adalah faktor kunci dalam memperkuat manajemen strategis promosi kesehatan berbasis data di rumah sakit.Keempat faktor ini bekerja sama untuk menciptakan promosi kesehatan yang etis, berteknologi maju, dan berpusat pada pasien, sehingga rumah sakit disarankan untuk mengembangkan strategi promosi digital dengan pesan personalisasi dan sistem informasi yang aman.Untuk keberlanjutan dan efektivitasnya, diperlukan penguatan manajemen data real-time, pengembangan SOP perlindungan data dan etika, serta pelatihan SDM secara berkelanjutan guna meningkatkan kualitas hidup pasien.

Mengingat adanya keterbatasan metode penelitian sebelumnya, disarankan untuk melakukan eksplorasi lebih lanjut mengenai dinamika perilaku digital pasien dalam promosi kesehatan. Pertama, penelitian mendatang dapat berfokus pada pengembangan dan evaluasi model intervensi promosi kesehatan digital yang adaptif, yang mampu merespons perubahan perilaku pasien secara real-time, misalnya dengan memanfaatkan analisis data sensor kesehatan atau interaksi media sosial pasien yang terintegrasi secara etis. Hal ini akan memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang efektivitas intervensi yang disesuaikan dan dampak jangka panjangnya terhadap kepatuhan serta keterlibatan pasien. Kedua, untuk mengatasi potensi bias dari instrumen persepsi, studi selanjutnya dapat mengintegrasikan sumber data objektif, seperti data rekam medis elektronik anonim atau log penggunaan aplikasi kesehatan, dengan data kualitatif dan survei persepsi. Pendekatan multi-metode yang lebih komprehensif ini akan menghasilkan gambaran yang lebih akurat mengenai efikasi promosi kesehatan digital. Terakhir, guna meningkatkan generalisasi temuan, penelitian ini dapat diperluas ke berbagai konteks rumah sakit yang memiliki karakteristik berbeda, seperti rumah sakit di daerah perkotaan versus pedesaan, atau institusi dengan tingkat implementasi teknologi yang bervariasi. Investigasi perbandingan ini akan mengidentifikasi faktor-faktor kontekstual yang memengaruhi keberhasilan promosi kesehatan digital, serta membuka jalan bagi pengembangan pedoman yang lebih robust dan adaptif. Selain itu, eksplorasi teknologi baru seperti blockchain untuk menjamin keamanan dan integritas data pasien dalam sistem promosi kesehatan yang terintegrasi penuh juga menjadi arah penelitian yang krusial.

  1. Remote Patient Monitoring in Cancer Patients: Concept Analysis | Media Kesehatan Politeknik Kesehatan... doi.org/10.32382/medkes.v20i1.1424Remote Patient Monitoring in Cancer Patients Concept Analysis Media Kesehatan Politeknik Kesehatan doi 10 32382 medkes v20i1 1424
  2. Journal of Medical Internet Research - Digital Age Transformation in Patient-Physician Communication:... jmir.org/2025/1/e60512Journal of Medical Internet Research Digital Age Transformation in Patient Physician Communication jmir 2025 1 e60512
Read online
File size375.7 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test