STIE TDNSTIE TDN
Tangible JournalTangible JournalPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepatuhan syariah dari model akad hybrid (murakkab) yang diterapkan dalam fintech P2P syariah di Indonesia serta mengidentifikasi tantangan regulasi yang dihadapi pada tahun 2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan library research, yang mengumpulkan dan menganalisis berbagai literatur terkait fintech syariah, akad murakkab, regulasi yang berlaku, dan fatwa-fatwa dari Dewan Syariah Nasional (DSN) MUI. Analisis dilakukan dengan menelaah dokumen‑dokumen yang relevan, termasuk peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta studi‑studi terdahulu mengenai P2P lending syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun akad murakkab memberikan solusi yang fleksibel untuk berbagai jenis pembiayaan di fintech P2P syariah, tantangan utama terletak pada ketidaksesuaian antara praktik industri dan regulasi yang ada. Beberapa platform fintech P2P syariah menghadapi kesulitan dalam memastikan kepatuhan terhadap prinsip syariah, terutama dalam hal transparansi akad yang digunakan dan interpretasi hukum yang berbeda antar pihak terkait. Selain itu, regulasi yang belum sepenuhnya mendukung karakteristik fintech yang berkembang dengan cepat turut memperburuk hambatan dalam implementasi akad murakkab.
Penerapan akad hybrid (murakkab) pada fintech P2P syariah di Indonesia pada tahun 2025 telah diarahkan untuk memenuhi prinsip‑prinsip syariah, namun masih menghadapi persoalan kompleksitas struktur akad, transparansi, dan pembagian risiko.Kerangka regulasi yang ada belum sepenuhnya jelas dalam mengatur karakteristik khusus akad hybrid, sehingga menimbulkan potensi risiko hukum, kepatuhan, dan perlindungan konsumen.Penelitian merekomendasikan penguatan kerangka hukum dan pedoman teknis yang lebih spesifik, termasuk standar kejelasan informasi bagi pengguna serta harmonisasi antara fatwa syariah dan regulasi keuangan nasional.
Penelitian selanjutnya sebaiknya melakukan studi empiris mengenai bagaimana kombinasi berbeda dari akad murakkab, seperti murabahah‑ijarah versus musyarakah‑qardh, memengaruhi tingkat risiko dan profitabilitas bagi investor serta peminjam pada platform fintech P2P syariah di Indonesia; selanjutnya, diperlukan pengembangan dan pengujian model penilaian kepatuhan syariah berbasis skor yang dapat diintegrasikan ke dalam sistem digital fintech, sehingga transparansi dan kepatuhan tiap produk hybrid dapat terukur secara real‑time; terakhir, analisis dampak regulasi OJK yang baru (POJK No.10/POJK.05/2022) terhadap inovasi produk hybrid contract perlu dilakukan dengan membandingkan persepsi regulator, dewan pengawas syariah, dan pelaku fintech melalui survei serta wawancara, guna memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih tepat.
- Identifikasi Konsep Al-‘Uqud Al-Murakkabah dan Al-‘Uqud Al-Muta’addidah dalam Muamalah... jurnalnasional.ump.ac.id/index.php/ISLAMADINA/article/view/5329Identifikasi Konsep Al AoUqud Al Murakkabah dan Al AoUqud Al MutaAoaddidah dalam Muamalah jurnalnasional ump ac index php ISLAMADINA article view 5329
- ANALISIS AKAD-AKAD DALAM FINTECH P2P LENDING SYARIAH DI INDONESIA | Academica: Journal of Multidisciplinary... ejournal.uinsaid.ac.id/index.php/academica/article/view/4116ANALISIS AKAD AKAD DALAM FINTECH P2P LENDING SYARIAH DI INDONESIA Academica Journal of Multidisciplinary ejournal uinsaid ac index php academica article view 4116
- HYBRID CONTRACT (MULTI AKAD) DAN IMPLEMENTASINYA DI PERBANKAN SYARIAH | Yunus | Tahkim (Jurnal Peradaban... ejournal.unisba.ac.id/index.php/tahkim/article/view/4473HYBRID CONTRACT MULTI AKAD DAN IMPLEMENTASINYA DI PERBANKAN SYARIAH Yunus Tahkim Jurnal Peradaban ejournal unisba ac index php tahkim article view 4473
- Menakar Kesyariahan Fintech Syariah di Indonesia | Al-Manahij: Jurnal Kajian Hukum Islam. menakar kesyariahan... doi.org/10.24090/mnh.v14i1.3567Menakar Kesyariahan Fintech Syariah di Indonesia Al Manahij Jurnal Kajian Hukum Islam menakar kesyariahan doi 10 24090 mnh v14i1 3567
- Peluang dan Tantangan Fintech (Financial Technology) Syariah di Indonesia | Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam.... jurnal.stie-aas.ac.id/index.php/jei/article/view/578Peluang dan Tantangan Fintech Financial Technology Syariah di Indonesia Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam jurnal stie aas ac index php jei article view 578
| File size | 296.07 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
UM SURABAYAUM SURABAYA Selain itu, restrukturisasi mencerminkan upaya menjaga kemaslahatan melalui perlindungan harta, jiwa, dan keberlangsungan nasabah dengan menerapkan kaidahSelain itu, restrukturisasi mencerminkan upaya menjaga kemaslahatan melalui perlindungan harta, jiwa, dan keberlangsungan nasabah dengan menerapkan kaidah
UNUGHAUNUGHA Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembiayaan murabahah terhadap profitabilitas perbankan syariah selama pandemi Covid-19. MenggunakanPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembiayaan murabahah terhadap profitabilitas perbankan syariah selama pandemi Covid-19. Menggunakan
AN NADWAHAN NADWAH Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa terhadap pentingnya literasi keuangan, baik dalam konteks umum maupun syariah,Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa terhadap pentingnya literasi keuangan, baik dalam konteks umum maupun syariah,
UMELMANDIRIUMELMANDIRI Dilihat dari jenis, variasi dan modus yang dilakukan oleh pelaku untuk menyamarkan dan atau menyembunyikan uang kotor hasil tindak pidana, maka TindakDilihat dari jenis, variasi dan modus yang dilakukan oleh pelaku untuk menyamarkan dan atau menyembunyikan uang kotor hasil tindak pidana, maka Tindak
IAIN CURUPIAIN CURUP kuratif, penegakan keadilan terhambat kurangnya hukum substantif syariah. dan fasilitatif, inovasi serta fleksibilitas produk syariah baru belum sepenuhnyakuratif, penegakan keadilan terhambat kurangnya hukum substantif syariah. dan fasilitatif, inovasi serta fleksibilitas produk syariah baru belum sepenuhnya
UBUB Ukuran perusahaan menunjukkan arti pertumbuhan dan perkembangan suatu perusahaan. Dari ukuran perusahaan inilah dapat menjadi pelengkap keputusan investorUkuran perusahaan menunjukkan arti pertumbuhan dan perkembangan suatu perusahaan. Dari ukuran perusahaan inilah dapat menjadi pelengkap keputusan investor
URECOLURECOL Liquidity yang diproksikan dengan Financing to Deposit Ratio (FDR) tidak berpengaruh terhadap Opini Audit Going Concern pada Bank Umum Syariah yang terdaftarLiquidity yang diproksikan dengan Financing to Deposit Ratio (FDR) tidak berpengaruh terhadap Opini Audit Going Concern pada Bank Umum Syariah yang terdaftar
UNPABUNPAB Pertumbuhan murabahah cenderung menurunkan ROA, kemungkinan karena tingginya NPF. Oleh karena itu, bank syariah disarankan untuk fokus pada pembiayaanPertumbuhan murabahah cenderung menurunkan ROA, kemungkinan karena tingginya NPF. Oleh karena itu, bank syariah disarankan untuk fokus pada pembiayaan
Useful /
UMELMANDIRIUMELMANDIRI Langkah-langkah hukum yang dilakukan dalam proses penyelesaian kasus BLBI adalah mengalihkan hak tagih BLBI kepada Badan Penyehatan Perbankan Nasional,Langkah-langkah hukum yang dilakukan dalam proses penyelesaian kasus BLBI adalah mengalihkan hak tagih BLBI kepada Badan Penyehatan Perbankan Nasional,
ITSPKUITSPKU Pemenuhan kebutuhan spiritual pasien merupakan salah satu perilaku profesional perawat dalam memenuhi kebutuhan dasar yang holistik bagi pasien. CaringPemenuhan kebutuhan spiritual pasien merupakan salah satu perilaku profesional perawat dalam memenuhi kebutuhan dasar yang holistik bagi pasien. Caring
ITSPKUITSPKU Hal tersebut bisa disebabkan oleh adanya stigma-stigma negatif di masyarakat terhadap pengidap gangguan mental. Salah satu cara untuk mengajarkan siswaHal tersebut bisa disebabkan oleh adanya stigma-stigma negatif di masyarakat terhadap pengidap gangguan mental. Salah satu cara untuk mengajarkan siswa
UNPABUNPAB Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata derajat desentralisasi fiskal di Pematangsiantar masih rendah, yaitu 8%. Derajat desentralisasi fiskal berpengaruhHasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata derajat desentralisasi fiskal di Pematangsiantar masih rendah, yaitu 8%. Derajat desentralisasi fiskal berpengaruh