POLKESBANPOLKESBAN
Media Penelitian dan Pengembangan KesehatanMedia Penelitian dan Pengembangan KesehatanAnemia merupakan komplikasi umum pada pasien penyakit ginjal kronik (PGK) yang menjalani hemodialisis dan berdampak pada kualitas hidup serta prognosis. Tinjauan sistematis ini dilakukan berdasarkan kerangka Arksey dan OMalley serta panduan PRISMA untuk mengevaluasi efektivitas dan keamanan erythropoiesis-stimulating agents (ESA) konvensional. Dari 539 artikel yang teridentifikasi pada periode 2015–2025, sebanyak 9 studi memenuhi kriteria inklusi. Sebagian besar ESA terbukti efektif meningkatkan hemoglobin (Hb) ke kisaran target 10–12 g/dL, meskipun terdapat variasi antar agen. Epoetin alfa menunjukkan peningkatan Hb yang lebih besar (2,3 g/dL) dibanding epoetin beta (1,2 g/dL), dengan efek samping ringan seperti pusing dan pruritus. Darbepoetin alfa mencapai proporsi pasien tertinggi yang berada dalam target Hb (88–90%), meskipun pada sebagian kasus ditemukan hipertensi dan komplikasi akses vaskular. C.E.R.A. menawarkan keuntungan interval dosis bulanan dan stabilitas Hb, namun hanya 55,9% pasien yang mencapai target Hb. Kejadian efek samping serius dengan C.E.R.A. relatif rendah (12%) dan sebagian besar terkait komorbiditas pasien. Kesimpulannya, terapi ESA efektif dalam mengoreksi anemia pada pasien PGK dengan hemodialisis, tetapi perbedaan efektivitas dan keamanan antar agen menekankan pentingnya pemilihan yang terindividualisasi. Epoetin alfa lebih sesuai untuk koreksi Hb yang cepat, darbepoetin alfa unggul dalam pencapaian target Hb, sementara C.E.R.A. bermanfaat pada pasien yang memerlukan regimen sederhana dengan penyesuaian dosis minimal. Pemilihan terapi ESA perlu mempertimbangkan kondisi klinis, komorbiditas, kepatuhan pasien, serta kapasitas sistem pelayanan kesehatan untuk mengoptimalkan luaran.
Terapi ESA efektif untuk mengelola anemia pada pasien PGK yang menjalani hemodialisis, meskipun efikasi dan keamanannya bervariasi antar agen, dengan epoetin alfa menunjukkan peningkatan hemoglobin lebih besar, darbepoetin alfa mencapai proporsi pasien tertinggi dalam target Hb, dan C.Dari segi keamanan, formulasi epoetin umumnya terkait efek samping ringan, sedangkan darbepoetin alfa dan C.lebih sering dihubungkan dengan hipertensi dan komplikasi vaskular, meskipun kejadian efek samping serius jarang terjadi.Pemilihan ESA harus diindividualisasi, mempertimbangkan ketersediaan agen dan kepatuhan pasien, serta membutuhkan studi lebih lanjut mengenai efektivitas biaya dan peran agen baru dalam sistem pelayanan kesehatan lokal.
Melihat masih adanya variasi efektivitas dan keamanan antar agen perangsang eritropoiesis (ESA) serta tantangan dalam konteks layanan kesehatan di Indonesia, penelitian lanjutan sangat diperlukan untuk mengoptimalkan penanganan anemia pada pasien hemodialisis. Pertama, perlu ada studi efektivitas biaya yang komprehensif, membandingkan ESA jangka pendek seperti epoetin alfa/beta dengan agen jangka panjang seperti darbepoetin alfa dan C.E.R.A. dalam sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Indonesia. Studi ini harus menghitung tidak hanya biaya obat, tetapi juga biaya kunjungan, penyesuaian dosis, dan penanganan efek samping, agar kebijakan reimbursement dapat lebih efisien. Kedua, penting untuk melakukan penelitian prospektif yang mengidentifikasi faktor-faktor spesifik pasien, seperti status peradangan kronis, kondisi metabolisme zat besi, dan tingkat kepatuhan pasien, yang memengaruhi respons terhadap berbagai jenis terapi ESA. Informasi ini akan sangat membantu dalam mengembangkan model terapi yang lebih personal, di mana pilihan ESA dapat disesuaikan dengan karakteristik unik setiap pasien untuk mencapai hasil terbaik. Terakhir, dengan adanya agen baru di pasar global, riset untuk mengeksplorasi potensi dan kesesuaian penggunaannya di Indonesia sangat penting. Ini bisa berupa uji klinis atau studi observasional yang membandingkan efikasi, keamanan, dan manfaat ekonomi dari agen baru tersebut terhadap ESA yang sudah ada, sekaligus menilai kesiapan sistem kesehatan lokal, termasuk pelatihan tenaga medis dan infrastruktur, untuk mengadopsi terapi inovatif ini. Langkah-langkah ini akan memastikan bahwa pilihan pengobatan anemia bagi pasien hemodialisis di Indonesia terus berkembang dan relevan.
| File size | 317.03 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
UIIDALWAUIIDALWA Pengumpulan data dengan mencari poin-poin penting yang berkaitan dengan pokok permasalahan, dan dilakukan analisasi terhadap hasil temuan dengan diterjemahkanPengumpulan data dengan mencari poin-poin penting yang berkaitan dengan pokok permasalahan, dan dilakukan analisasi terhadap hasil temuan dengan diterjemahkan
UIIDALWAUIIDALWA Yet, according to the Marriage Law and the Compilation of Islamic Law (KHI), every marriage must be registered to obtain legal protection from the state.Yet, according to the Marriage Law and the Compilation of Islamic Law (KHI), every marriage must be registered to obtain legal protection from the state.
UNIK KEDIRIUNIK KEDIRI Ini mengakibatkan kenaikan kadar Hb menjadi 12,8 g/dL. Keberhasilan ini menunjukkan efektivitas dari suplementasi, perbaikan pola makan, kegiatan edukatif,Ini mengakibatkan kenaikan kadar Hb menjadi 12,8 g/dL. Keberhasilan ini menunjukkan efektivitas dari suplementasi, perbaikan pola makan, kegiatan edukatif,
AMSIRAMSIR Pemerintah memiliki peran penting dalam mengatur peraturan ketenagakerjaan, terutama karena peraturan atau norma ini menjadi dasar bagi keselamatan pekerja.Pemerintah memiliki peran penting dalam mengatur peraturan ketenagakerjaan, terutama karena peraturan atau norma ini menjadi dasar bagi keselamatan pekerja.
POLTEKKESGORONTALOPOLTEKKESGORONTALO Anemia pada wanita hamil memiliki konsekuensi serius bagi ibu dan bayi, termasuk kelelahan, masalah jantung, infeksi, perdarahan selama persalinan, depresiAnemia pada wanita hamil memiliki konsekuensi serius bagi ibu dan bayi, termasuk kelelahan, masalah jantung, infeksi, perdarahan selama persalinan, depresi
JOURNALMPCIJOURNALMPCI (2‑tailed) = 0,033, yang mengindikasikan adanya hubungan signifikan antara pola konsumsi makanan laut dan kejadian anemia pada wanita hamil di daerah(2‑tailed) = 0,033, yang mengindikasikan adanya hubungan signifikan antara pola konsumsi makanan laut dan kejadian anemia pada wanita hamil di daerah
ITEKES BALIITEKES BALI Oleh karena itu, memodifikasi jajanan tradisional perlu dilakukan untuk memenuhi kebutuhan gizi mereka dengan lebih baik. Kompyang dimodifikasi denganOleh karena itu, memodifikasi jajanan tradisional perlu dilakukan untuk memenuhi kebutuhan gizi mereka dengan lebih baik. Kompyang dimodifikasi dengan
SPPSPP Ada tahapan yang dilakukan yaitu tahap persiapan diantaranya koordinasi, perencanaan kegiatan, tahap implementasi yaitu sosialisasi, penyuluhan dan pelatihanAda tahapan yang dilakukan yaitu tahap persiapan diantaranya koordinasi, perencanaan kegiatan, tahap implementasi yaitu sosialisasi, penyuluhan dan pelatihan
Useful /
POLKESBANPOLKESBAN Uji Chi Square digunakan untuk analisis bivariat. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki katagori pengetahuan cukup (52,5%), sebagianUji Chi Square digunakan untuk analisis bivariat. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki katagori pengetahuan cukup (52,5%), sebagian
UNIK KEDIRIUNIK KEDIRI Desain penelitian yang digunakan adalah inferensial kuantitatif. Populasi yang di teliti adalah seluruh balita usia 2-5 tahun berjumlah 60 balita denganDesain penelitian yang digunakan adalah inferensial kuantitatif. Populasi yang di teliti adalah seluruh balita usia 2-5 tahun berjumlah 60 balita dengan
UNIK KEDIRIUNIK KEDIRI Peningkatan volume ASI terjadi secara bertahap setiap hari, dengan peningkatan tertinggi pada hari ketujuh. Oleh karena itu, pijat oksitosin sangat direkomendasikanPeningkatan volume ASI terjadi secara bertahap setiap hari, dengan peningkatan tertinggi pada hari ketujuh. Oleh karena itu, pijat oksitosin sangat direkomendasikan
UNIK KEDIRIUNIK KEDIRI Pemberian pijat post partum terbukti memberikan efek relaksasi, menurunkan ketegangan otot, serta membantu menyeimbangkan hormon, sehingga kualitas tidurPemberian pijat post partum terbukti memberikan efek relaksasi, menurunkan ketegangan otot, serta membantu menyeimbangkan hormon, sehingga kualitas tidur