PUSLITBANGPLNPUSLITBANGPLN
Journal of Technology and Policy in Energy and Electric PowerJournal of Technology and Policy in Energy and Electric PowerDalam makalah ini dipaparkan studi perencanaan desain yang mencakup proyeksi pasokan energi serta dampak jaringan untuk mengembangkan Floating Photovoltaics (FPV) berkapasitas 145 MW AC di Pembangkit Hidroelektrik Cirata (HEPP) yang akan terhubung ke sistem Jawa‑Bali. Pertama, dilakukan studi evaluasi untuk memperkirakan produksi energi FPV dengan mendefinisikan parameter‑parameter objek guna memperoleh proyeksi produksi energi surya; hasil perhitungan menunjukkan FPV dapat menghasilkan lebih dari 300 GWh/tahun dengan rasio kinerja 84 %. Selanjutnya, studi interkoneksi jaringan dilaksanakan untuk memastikan kelayakan Variable Renewable Energy (VRE) ini, yang sekaligus mendukung penguatan keamanan jaringan serta pencapaian target 23 % energi terbarukan nasional, dan studi stabilitas juga dilakukan untuk memastikan bahwa rencana 145 MW aman terhadap intermitensi baik pada jaringan 150 kV maupun 500 kV.
Studi ini menunjukkan bahwa FPV Cirata berpotensi menyediakan hingga 300 GWh per tahun dengan rasio kinerja 84 %, sehingga dapat berkontribusi signifikan terhadap suplai listrik rendah karbon dan keamanan pasokan di sistem Jawa‑Bali.Analisis stabilitas transien mengindikasikan bahwa parameter‑parameter penting seperti frekuensi, tegangan, dan sudut rotasi tetap berada dalam batas toleransi, menegaskan keamanan integrasi FPV ke jaringan.Hasil tersebut membuka peluang untuk memperluas pengembangan FPV di wilayah lain Indonesia, namun diperlukan penelitian lanjutan mengenai faktor biaya, dampak lingkungan, dan operasi jangka panjang.
Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi model ekonomi skala penuh FPV Cirata dengan memperhitungkan biaya investasi, operasional, serta manfaat lingkungan untuk menentukan kelayakan finansial jangka panjang; selanjutnya, studi empiris mengenai dampak ekosistem perairan dan biodiversitas di sekitar reservoir Cirata perlu dilakukan guna mengidentifikasi potensi risiko lingkungan dan strategi mitigasi yang efektif; terakhir, penelitian longitudinal mengenai kinerja operasional FPV selama siklus hidupnya, termasuk degradasi modul, akurasi prediksi produksi energi, dan respons sistem terhadap variasi iklim, dapat memberikan dasar ilmiah bagi kebijakan integrasi energi terbarukan yang berkelanjutan di seluruh Indonesia.
| File size | 1001.85 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
POLITEKNIKJAMBIPOLITEKNIKJAMBI 1) Dari percobaan tiga sudut kemiringan sudut 0 yang memberikan daya luaran terbesar baik pada solarcel yang memakai kaca film maupun tidak memakai kaca1) Dari percobaan tiga sudut kemiringan sudut 0 yang memberikan daya luaran terbesar baik pada solarcel yang memakai kaca film maupun tidak memakai kaca
STTMCILEUNGSISTTMCILEUNGSI Diperkirakan pada tahun 2050, sekitar 25% populasi dunia akan terpengaruh oleh krisis air bersih. Penelitian ini ditujukan untuk mengkaji peran aliranDiperkirakan pada tahun 2050, sekitar 25% populasi dunia akan terpengaruh oleh krisis air bersih. Penelitian ini ditujukan untuk mengkaji peran aliran
PUSLITBANGPLNPUSLITBANGPLN Secara ekonomi, penelitian ini mengevaluasi biaya investasi dan operasional total, Internal Rate of Return (IRR), Return on Investment (ROI), periode pengembalianSecara ekonomi, penelitian ini mengevaluasi biaya investasi dan operasional total, Internal Rate of Return (IRR), Return on Investment (ROI), periode pengembalian
UPIUPI Analisis degradasi baterai mempertimbangkan pengaruh kondisi lingkungan spesifik serta spesifikasi baterai, dengan menggunakan fungsi polinomial sebagaiAnalisis degradasi baterai mempertimbangkan pengaruh kondisi lingkungan spesifik serta spesifikasi baterai, dengan menggunakan fungsi polinomial sebagai
MANDALANURSAMANDALANURSA Bioetanol, bahan bakar terbarukan yang diproduksi dari biomassa, secara luas digunakan untuk mengurangi emisi di sektor transportasi. Penelitian ini mengembangkanBioetanol, bahan bakar terbarukan yang diproduksi dari biomassa, secara luas digunakan untuk mengurangi emisi di sektor transportasi. Penelitian ini mengembangkan
UMSBUMSB Sistem secara efektif mengelola aliran energi dan memastikan operasi yang tepat. Pengujian mengonfirmasi transisi daya yang mulus serta pembacaan teganganSistem secara efektif mengelola aliran energi dan memastikan operasi yang tepat. Pengujian mengonfirmasi transisi daya yang mulus serta pembacaan tegangan
UNIMALUNIMAL The articles used in this research were articles published in the 2018-2023 range, totaling 50 articles. The articles are collected and then saved in *.The articles used in this research were articles published in the 2018-2023 range, totaling 50 articles. The articles are collected and then saved in *.
PNLPNL Dengan asumsi diameter baling-baling turbin angin 1,5 meter, energi listrik yang dapat dibangkitkan oleh turbin angin adalah 186,65 watt. Potensi energiDengan asumsi diameter baling-baling turbin angin 1,5 meter, energi listrik yang dapat dibangkitkan oleh turbin angin adalah 186,65 watt. Potensi energi
Useful /
POLITEKNIKJAMBIPOLITEKNIKJAMBI Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan regresi berganda untuk mengetahui pengaruh usia dan kapasitas mesin terhadap emisi gas buang. SepedaData dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan regresi berganda untuk mengetahui pengaruh usia dan kapasitas mesin terhadap emisi gas buang. Sepeda
UPIUPI Hasil pengukuran jarak terbaik diperoleh dan kira-kira sama dengan jarak yang diinginkan. Metode POA yang diusulkan untuk sensor jarak ultrasonik ditingkatkanHasil pengukuran jarak terbaik diperoleh dan kira-kira sama dengan jarak yang diinginkan. Metode POA yang diusulkan untuk sensor jarak ultrasonik ditingkatkan
MARANATHAMARANATHA Pada tahun 2017, prevalensi global gangguan kecemasan menempati 3. 6% dengan prevalensi tertinggi di Asia Tenggara yaitu 23%. Kecemasan mengaktivasi peningkatanPada tahun 2017, prevalensi global gangguan kecemasan menempati 3. 6% dengan prevalensi tertinggi di Asia Tenggara yaitu 23%. Kecemasan mengaktivasi peningkatan
MARANATHAMARANATHA Hasil penelitian menunjukkan prevalensi HIV positif adalah 345 kasus, dimana 337 kasus memenuhi kriteria data. Insidensi tertinggi ditemukan pada usiaHasil penelitian menunjukkan prevalensi HIV positif adalah 345 kasus, dimana 337 kasus memenuhi kriteria data. Insidensi tertinggi ditemukan pada usia