PUSLITBANGPLNPUSLITBANGPLN

Journal of Technology and Policy in Energy and Electric PowerJournal of Technology and Policy in Energy and Electric Power

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi solusi energi terbarukan untuk sistem listrik off-grid di Kepulauan Mentawai, yang saat ini sangat bergantung pada pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD). Sebagai destinasi wisata terkenal dunia dengan potensi energi terbarukan yang signifikan, Kepulauan Mentawai membutuhkan pasokan listrik yang memadai dan berkelanjutan untuk mendukung pembangunan regional dan sektor pariwisata. Studi ini menganalisis beberapa konfigurasi sistem energi menggunakan kombinasi fotovoltaik (PV), tenaga angin (PLTB), dan sistem penyimpanan energi baterai (BESS) yang mencakup teknologi NCA, NCM, dan LFP. Hasil simulasi menunjukkan bahwa konfigurasi PV-Wind dengan baterai NCA mencapai biaya energi terendah (COE) sebesar 1,291 USD/kWh, dengan penetrasi energi terbarukan mencapai 94,8%. Beberapa konfigurasi yang diuji juga menunjukkan kompetitivitas terhadap biaya pembangkitan listrik Kepulauan Mentawai (BPP) sebesar 0,468 USD/kWh. Penerapan sistem energi terbarukan ini tidak hanya meningkatkan ketahanan energi dan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil tetapi juga mendukung pengembangan infrastruktur dan transisi energi terbarukan dengan fase BESS yang direkomendasikan untuk mencapai efisiensi dan keberlanjutan energi di Kepulauan Mentawai.

Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan energi terbarukan di Kepulauan Mentawai memiliki potensi besar untuk mengurangi ketergantungan pada pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD).Konfigurasi PV-Wind dengan baterai NCA menghasilkan biaya energi terendah (1,291 USD/kWh) dan proporsi energi terbarukan sebesar 94,8%, menjadikannya solusi optimal secara teknis dan ekonomis.Sementara itu, skenario energi terbarukan penuh (Full RE) menawarkan keberlanjutan jangka panjang dengan 100% energi terbarukan, meskipun memerlukan investasi tinggi.Sistem hibrida dapat menjadi solusi transisi dengan secara bertahap mengurangi penggunaan PLTD.Dengan BPP (Biaya Produksi Dasar) sebesar 0,468 USD/kWh, beberapa konfigurasi energi terbarukan dapat bersaing secara ekonomi.Teknologi baterai seperti NCA dan LFP berperan penting dalam stabilitas dan efisiensi sistem energi.Implementasi bertahap sangat direkomendasikan untuk memastikan keberlanjutan dan ketahanan energi di Mentawai.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengujian kinerja jangka panjang baterai LTO di lingkungan tropis untuk mengevaluasi ketahanan dan efisiensi mereka dalam kondisi ekstrem. Selain itu, studi tentang optimasi sistem hibrida yang menggabungkan BESS dengan sumber energi terbarukan lainnya seperti geothermal atau biomassa dapat memberikan wawasan baru untuk meningkatkan efisiensi sistem. Terakhir, penelitian tentang dampak sosial-ekonomi transisi energi terbarukan terhadap masyarakat lokal, termasuk pengaruhnya terhadap lapangan kerja dan kesejahteraan ekonomi, akan menjadi penting untuk memastikan keberlanjutan dan penerimaan masyarakat terhadap inisiatif ini.

  1. Techno-economic-enviro optimization analysis of diesel/PV/wind with pumped hydro storage for Mentawai... beei.org/index.php/EEI/article/view/3167Techno economic enviro optimization analysis of diesel PV wind with pumped hydro storage for Mentawai beei index php EEI article view 3167
  2. A Design of Economically Feasible Hybrid Energy System with Renewable Energy Ratio Priority | International... doi.org/10.62146/ijecbe.v2i2.60A Design of Economically Feasible Hybrid Energy System with Renewable Energy Ratio Priority International doi 10 62146 ijecbe v2i2 60
Read online
File size482.5 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test