CEREDINDONESIACEREDINDONESIA

International Journal of Economic, Technology and Social Sciences (Injects)International Journal of Economic, Technology and Social Sciences (Injects)

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran HR Analytics sebagai variabel moderasi dalam model integrasi antara Kemampuan Manajemen Pengetahuan (KMC), Kemampuan AI, dan Kecakapan Pembelajaran Organisasi (OLA) terhadap Keunggulan Kompetitif Berkelanjutan (KCB) berdasarkan pendekatan Resource-Based View dan Dynamic Capability. Analisis dilakukan menggunakan PLS-SEM untuk mengevaluasi efek langsung dan tidak langsung antar variabel. Hasil menunjukkan bahwa Kemampuan AI memiliki pengaruh positif signifikan terhadap KCB (36,1%), membuktikan bahwa pemanfaatan AI berperan penting dalam membangun keunggulan kompetitif jangka panjang. Disamping itu, KMC menjadi variabel dominan, dengan pengaruh sangat kuat terhadap Kemampuan AI (85,1%), serta berdampak signifikan pada OLA (22,8%) dan KCB (33,2%). Studi ini juga menemukan bahwa KMC memengaruhi KCB secara tidak langsung melalui Kemampuan AI (30,7%), yang merupakan jalur mediasi terkuat, dan melalui OLA (14,3%). Temuan ini mengonfirmasi bahwa manajemen pengetahuan adalah elemen dasar dalam memperkuat kemampuan teknologi dan kecepatan pembelajaran, yang pada akhirnya meningkatkan keunggulan kompetitif berkelanjutan.

Temuan utama penelitian menunjukkan bahwa Kemampuan AI berpengaruh positif signifikan terhadap Keunggulan Kompetitif Berkelanjutan (36,1%), menegaskan pentingnya pemanfaatan AI dalam membangun diferensiasi yang sulit ditiru kompetitor.Kemampuan Manajemen Pengetahuan (KMC) merupakan variabel dominan yang memberi kontribusi terbesar, baik secara langsung maupun tidak langsung, melalui jalur mediasi Kecepatan Pembelajaran Organisasi (22,8%) dan Kemampuan AI (30,7%).Disamping itu, Kecepatan Pembelajaran Organisasi berkontribusi signifikan terhadap KCB (62,6%), menandai kinerja tertinggi dalam model ini.

Studi lanjutan disarankan untuk mempelajari karakteristik dasar yang membentuk kemampuan manajemen pengetahuan, seperti budaya organisasi dan kesiapan teknologi internal. Selain itu, peneliti dapat menguji teknologi digital lain seperti big data analytics atau machine learning sebagai variabel mediasi alternatives dalam membentuk keunggulan kompetitif jangka panjang. Penelitian longitudinal juga perlu dikembangkan untuk memetakan dinamika evolusi kemampuan AI dan kecepatan pembelajaran organisasi terhadap kompetitivitas perusahaan di berbagai sektor ekonomi.

Read online
File size589.37 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test