UMSBUMSB
Rang Teknik JournalRang Teknik JournalWilayah Perairan Koto XI Tarusan Provinsi Sumatera Barat merupakan basis operasi berlabunya kapal-kapal ikan bagi para nelayan. Kondisi perairan Koto XI Tarusan di wilayah Teluk Carocok Anau sangat ideal sekali dijadikan sebagai area pelabuhan karena kondisinya yang terletak di teluk. Menurut data buku laporan tahunan Pelabuhan Pantai Carocok Tarusan armada penangkapan ikan yang berdomisili di Pelabuhan Pantai Carocok Tarusan sebanyak 139 unit, belum termasuk kapal yang dari Kecamatan lain di pesisir selatan, maka seiring meningkatnya tingkat kedatangan kapal maka pelayanan dan pasilitas harus juga di tingkatkan. Untuk memenuhi kebutuhan pelayanan Pelabuhan Perikanan yang harus disesuaikan dengan karakteristik berdasarkan Peraturan Menteri KP No.16 Tahun 2004 tentang persyaratan Pelabuhan Perikanan Pantai Carocok Tarusan masih ada kekurangan yang dimiliki yaitu seperti luas lahan yang masih belum terpenuhi. Hasil analisa terhadap kapasitas pengembangan dermaga pelabuhan adalah bahwa panjang dermaga efektif saat ini 100 m sedangkan total panjang dermaga yang harus disediakan berdasarkan volume peningkatan kunjungan kapal adalah 160 m dengan estimasi 5% pada tahun 2024. Jadi untuk panjang dermaga yang layak untuk digunakan tetapi untuk syarat pelabuhan perikanan menurut peraturan menteri harus ditambah sepanjang 60 m. Untuk luas kolam perlu penambahan sebesar 56,232 Ha. Dan untuk pelayanan dermaga perlu ditingkatkan kembali agar tingkat kedatangan kapal tidak menurun pada periode berikutnya.
Kebutuhan panjang dermaga Pelabuhan Perikanan Pantai Carocok Tarusan untuk bongkar dan muat ikan belum mencukupi.Luas lahan pelabuhan perikanan saat ini tidak memenuhi standar persyaratan menurut Peraturan Menteri KP No.Estimasi pertumbuhan produksi ikan dan kedatangan kapal selama 5 tahun mendatang meningkat sekitar 5%, sehingga diperlukan perluasan dermaga dan penambahan luas kolam pembongkaran.
Penelitian lanjut dapat mengevaluasi dampak perluasan dermaga terhadap fluktuasi produksi ikan di Pelabuhan Carocok Tarusan selama 5-10 tahun ke depan. Studi lebih lanjut juga dapat fokus pada optimalisasi penggunaan lahan 5-15 Ha yang direkomendasikan dalam Peraturan Menteri KP 2004 untuk kebutuhan pemukiman nelayan dan infrastruktur pelabuhan. Penelitian lain perlu mengkaji hubungan antara peningkatan fasilitas bongkar-muat dengan kecepatan pelayanan kapal berdasarkan kondisi geografis dan lalu lintas kapal di wilayah Teluk Carocok.
| File size | 654.16 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
ITNITN Pengumpulan sampah dilakukan sebanyak 2 kali sehari dengan jumlah ritasi pada pagi hari 5 dan sore hari 6. Pengangkutan sampah menggunakan metode HCS (Hauled-ContainerPengumpulan sampah dilakukan sebanyak 2 kali sehari dengan jumlah ritasi pada pagi hari 5 dan sore hari 6. Pengangkutan sampah menggunakan metode HCS (Hauled-Container
STISIPOLP12STISIPOLP12 Faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan pelayanan persampahan/kebersihan adalah peran masyarakat, serta sarana dan prasarana. Rendahnya kesadaran danFaktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan pelayanan persampahan/kebersihan adalah peran masyarakat, serta sarana dan prasarana. Rendahnya kesadaran dan
IPBIPB Pola pencemaran ikan hasil tangkapan dirumuskan sebagai Y2=1,195X3 2,152X4 5,140X5-41,664. Alat tangkap yang banyak digunakan di Danau Maninjau meliputiPola pencemaran ikan hasil tangkapan dirumuskan sebagai Y2=1,195X3 2,152X4 5,140X5-41,664. Alat tangkap yang banyak digunakan di Danau Maninjau meliputi
STIESTEKOMSTIESTEKOM Peningkatan keuntungan yang disebabkan oleh intellectual capital tersebut dapat menarik investor, sehingga nilai perusahaan meningkat. Return on EquityPeningkatan keuntungan yang disebabkan oleh intellectual capital tersebut dapat menarik investor, sehingga nilai perusahaan meningkat. Return on Equity
SERAMBI MEKKAHSERAMBI MEKKAH Potensi produksi ikan di danau tersebut sebesar 33.47 kg/ha/tahun dengan total potensi produksi ikan sebesar 196,49 ton/thn. Nilai tersebut menunjukkanPotensi produksi ikan di danau tersebut sebesar 33.47 kg/ha/tahun dengan total potensi produksi ikan sebesar 196,49 ton/thn. Nilai tersebut menunjukkan
UMSBUMSB Berdasarkan hasil penelitian, telah terjadi penurunan volume kapasitas waduk sebesar 3. 060.231,99 m3 selama kurun waktu 2002-2015 dan ketinggian nol baruBerdasarkan hasil penelitian, telah terjadi penurunan volume kapasitas waduk sebesar 3. 060.231,99 m3 selama kurun waktu 2002-2015 dan ketinggian nol baru
UMSBUMSB Posisi ini menunjukkan kualitas produk air baku dari WTP Batang Agam yang telah berhasil dilaksanakan oleh PDAM Payakumbuh, sehingga wajib dipertahankan.Posisi ini menunjukkan kualitas produk air baku dari WTP Batang Agam yang telah berhasil dilaksanakan oleh PDAM Payakumbuh, sehingga wajib dipertahankan.
UMSBUMSB Desain kurikulum di prodi teknik sipil terdiri dari tiga kategori: desain terpusat mata kuliah, desain terpusat mahasiswa, dan desain terpusat masalah.Desain kurikulum di prodi teknik sipil terdiri dari tiga kategori: desain terpusat mata kuliah, desain terpusat mahasiswa, dan desain terpusat masalah.
Useful /
IPBIPB Jaringan drainase di Gedongtataan masih tidak memadai, terbukti dari terjadinya banjir pada beberapa bagian karena kapasitas yang kurang dan kondisi kanalJaringan drainase di Gedongtataan masih tidak memadai, terbukti dari terjadinya banjir pada beberapa bagian karena kapasitas yang kurang dan kondisi kanal
IPBIPB Koefisien korelasi (r) antara curah hujan dan debit bernilai positif, menunjukkan adanya hubungan searah antara curah hujan dan debit di bagian hulu, tengah,Koefisien korelasi (r) antara curah hujan dan debit bernilai positif, menunjukkan adanya hubungan searah antara curah hujan dan debit di bagian hulu, tengah,
IPBIPB Untuk mengetahui pengaruh cuaca, sampel dari 10 titik pengambilan yang berbeda diambil selama musim kemarau dan musim hujan (pengambilan sampel dua kaliUntuk mengetahui pengaruh cuaca, sampel dari 10 titik pengambilan yang berbeda diambil selama musim kemarau dan musim hujan (pengambilan sampel dua kali
IPBIPB Total populasi bakteri selama proses bioremediasi berkisar antara 1,00 x 10^6 hingga 1,43 x 10^11 CFU/g tanah. Pada akhir percobaan, diamati hilangnyaTotal populasi bakteri selama proses bioremediasi berkisar antara 1,00 x 10^6 hingga 1,43 x 10^11 CFU/g tanah. Pada akhir percobaan, diamati hilangnya