STISIPOLP12STISIPOLP12

Jurnal Studia AdministrasiJurnal Studia Administrasi

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pemungutan retribusi pelayanan persampahan/kebersihan Kota Sungailiat dan menginvestigasi faktor-faktor penyebab belum efektifnya pemungutan retribusi pelayanan persampahan/kebersihan di Kota Sungailiat Kabupaten Bangka. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik wawancara kepada responden di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bangka dan Wajib Retribusi (WR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerimaan retribusi berada pada kriteria belum efektif. Hal lain yang ditemukan dalam penelitian ini ialah penyebab belum efektifnya penerimaan retribusi dikarenakan faktor ketepatan waktu dan faktor sumber daya.

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan tentang efektivitas pemungutan retribusi yang dilakukan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bangka dalam melaksanakan pemungutan retribusi pelayanan persampahan/kebersihan di Kota Sungailiat, maka dapat disimpulkan hal-hal sebagai berikut.Pemungutan retribusi pelayanan persampahan/kebersihan yang dilakukan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bangka dalam melaksanakan pemungutan retribusi persampahan/kebersihan di Kota Sungailiat Kabupaten Bangka belum berjalan secara efektif dari indikator ketepatan waktu karena adanya deviasi waktu dalam melakukan pembayaran iuran retribusi pelayanan persamaan/kebersihan ini.Hal ini dipengaruhi oleh faktor ekonomi para wajib retribusi yang kurang stabil.Sehingga pada indikator tercapainya tujuan menyeluruh retribusi pelayanan persampahan/kebersihan Dinas Lingkungan Hidup menjadi belum efektif, karena manfaat yang dirasakan masyarakat masih kurang.Faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan pelayanan persampahan/kebersihan adalah peran masyarakat, serta sarana dan prasarana.Rendahnya kesadaran dan peran wajib retribusi dengan menunda dalam membayar kewajibannya bahkan tidak membayar dengan menghubungkan dengan pendapatannya, cuaca, serta keadaan dan kondisi usaha membuat petugas lingkungan hidup menjadi kesulitan dalam memungut retribusi persampahan/kebersihan.Selain itu, wajib retribusi juga tidak membayar iuran retribusi dengan alasan sampah tidak dipungut oleh petugas sampah.Sarana dan prasarana yang kurang optimal terlihat ketersediaan bak sampah di tempat umum yang tidak sesuai dengan jumlah tampung sampah.Pengangkutan sampah menggunakan truk sampah yang belum memenuhi dalam mengangkut sampah tiap harinya.Hal ini disebabkan karena ketersediaan truk pengangkut sampah dan bahan bakar yang terbatas.

Untuk meningkatkan efektivitas pemungutan retribusi pelayanan persampahan/kebersihan di Kota Sungailiat, perlu dilakukan beberapa langkah strategis. Pertama, meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya membayar retribusi tepat waktu dan secara teratur. Hal ini dapat dilakukan melalui kampanye dan sosialisasi yang lebih intensif, serta melibatkan berbagai pihak seperti pemerintah daerah, organisasi masyarakat, dan media massa. Kedua, meningkatkan koordinasi dan komunikasi antara Dinas Lingkungan Hidup dengan Wajib Retribusi. Dengan demikian, dapat tercipta sistem pemungutan retribusi yang lebih efektif dan efisien. Ketiga, meningkatkan sarana dan prasarana pendukung, seperti bak sampah yang memadai dan truk pengangkut sampah yang cukup untuk melayani seluruh wilayah Kota Sungailiat. Dengan demikian, dapat tercipta lingkungan yang bersih dan nyaman bagi masyarakat.

Read online
File size392.62 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test