JURNALEDUKASIAJURNALEDUKASIA

EDUKASIA Jurnal Pendidikan dan PembelajaranEDUKASIA Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Pengarusutamaan Islam yang wasathan khususnya dalam konteks pendidikan Islam di Indonesia akhir-akhir ini bisa dilihat dari upaya Kemenag melalui Direktorat Kurikulum, sarana, kelembagaan, dan kesiswaan (KSKK) Madrasah dalam merumuskan 12 program andalan. Dengan adanya program tindak lanjut tersebut diharapkan terciptanya pemahaman konsep Islam wasathiyah yang sesuai dengan watak keislaman Nusantara. Dunia pendidikan merupakan wadah dalam membentuk karakter generasi-generasi bangsa ini. Terlebih bangsa ini dihadapkan dengan ancaman pemahaman agama yang radikal yang dilakukan oleh sekelompok oknum dan dis integrasi bangsa. Oleh karena proses integrasi nilai-nilai di dalam konsep Islam wasathiyyah dan nasionalisme dengan pendidikan karakter di madrasah sangatlah diperlukan. Proses tersebut bisa dilakukan dari tiga sisi yaitu: melalui pembelajaran di kelas, budaya madrasah, dan kegiatan ekstrakurikuler. Begitu pula yang telah dilakukan di MIN 15 Magetan. Proses integrasinya dilakukan dengan tiga kegiatan tersebut.

Pendidikan Islam dengan konsep Islam wasathiyyah menjadi elemen strategis untuk mencetak generasi moderat dan membangun karakter bangsa sejak dini.Integrasi nilai-nilai Islam wasathiyyah dan nasionalisme melalui pembelajaran, budaya madrasah, serta kegiatan ekstrakurikuler merupakan langkah utama dalam penerapan pendidikan karakter.MIN 15 Magetan terus mengembangkan dan menginternalisasikan nilai-nilai tersebut guna mencegah radikalisme dan menjaga keutuhan bangsa.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji dampak penerapan kurikulum terintegrasi nilai Wasathiyyah‑nasionalisme terhadap sikap dan perilaku siswa secara kuantitatif dengan melibatkan beberapa madrasah di wilayah berbeda untuk memperoleh data yang lebih representatif. Selain itu, penting untuk memahami persepsi guru serta tantangan yang dihadapi dalam mengimplementasikan nilai‑nilai Wasathiyyah di kelas dan kegiatan ekstrakurikuler melalui studi kualitatif mendalam, sehingga dapat ditemukan strategi pembelajaran yang lebih efektif. Selanjutnya, pengembangan model keterlibatan masyarakat, termasuk orang tua dan tokoh lokal, dalam mendukung pendidikan karakter berbasis Wasathiyyah perlu dirancang dan diuji secara eksperimen untuk menilai kontribusinya dalam mencegah radikalisme dan memperkuat rasa kebangsaan di kalangan siswa. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih terarah bagi penguatan pendidikan karakter di madrasah Indonesia.

Read online
File size463.14 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test