BDKJAKARTABDKJAKARTA

Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan JakartaWawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta

Perubahan dalam bidang teknologi informasi telah memengaruhi cara lembaga pendidikan, termasuk madrasah berbasis keagamaan, merespons perkembangan zaman. Sebagai lembaga yang memadukan pendidikan umum dan nilai-nilai keislaman, madrasah dituntut untuk mampu beradaptasi dengan transformasi digital. Program Digitalisasi Madrasah yang dicanangkan oleh Kementerian Agama merupakan upaya konkret untuk mendorong modernisasi sistem pembelajaran dan manajemen di madrasah. Namun, keberhasilan implementasi program ini sangat bergantung pada peran kepala madrasah sebagai pemimpin perubahan. Tulisan ini ditujukan untuk menelusuri bagaimana kepemimpinan yang dijalankan oleh kepala MTsN 2 Kota Palembang berkontribusi terhadap proses digitalisasi di madrasah. Dengan pendekatan kualitatif naratif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala madrasah menerapkan kepemimpinan yang mendorong inovasi, kolaborasi, serta pembangunan pola pikir digital di kalangan guru dan tenaga kependidikan. Strategi yang dilakukan meliputi pelatihan rutin, pemanfaatan teknologi dalam aktivitas harian, peningkatan infrastruktur, dan kerja sama dengan berbagai pihak. Meskipun menghadapi tantangan seperti keterbatasan anggaran, kesenjangan kemampuan digital, dan resistensi terhadap perubahan, kepala madrasah berhasil menciptakan budaya kerja yang terbuka dan progresif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan digitalisasi madrasah sangat dipengaruhi oleh kualitas kepemimpinan di tingkat satuan pendidikan yang mampu menerjemahkan kebijakan ke dalam tindakan nyata.

Penelitian ini menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala madrasah berperan penting dalam menentukan keberhasilan implementasi kebijakan digitalisasi di tingkat satuan pendidikan, sebagaimana terlihat pada MTsN 2 Kota Palembang.Meskipun menghadapi tantangan seperti keterbatasan infrastruktur, resistensi budaya, dan kesenjangan kompetensi, gaya kepemimpinan transformasional yang menekankan inovasi, kolaborasi, dan penanaman mindset digital berkelanjutan berhasil menciptakan ekosistem madrasah digital yang inklusif dan kompetitif.Oleh karena itu, kebijakan ke depan harus memprioritaskan penguatan kepemimpinan satuan pendidikan dalam roadmap transformasi digital madrasah di Indonesia.

Penelitian lanjutan dapat membandingkan dampak kepemimpinan digitalisasi pada madrasah dengan tingkat sumber daya berbeda untuk mengidentifikasi faktor keberhasilan yang kontekstual; selanjutnya, studi longitudinal mengenai perkembangan kompetensi digital guru setelah intervensi kepemimpinan dapat mengukur efektivitas pelatihan rutin dan dukungan berkelanjutan; serta, evaluasi model pembiayaan inovatif dan kemitraan eksternal yang dapat memperkuat infrastruktur teknologi madrasah akan memberikan gambaran tentang cara mengatasi keterbatasan anggaran serta memastikan keberlanjutan program digitalisasi di masa depan.

  1. Islamic Education and Contemporary Challenges | Adabuna: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran. islamic education... ejournal.uiidalwa.ac.id/index.php/adabuna/article/view/1156Islamic Education and Contemporary Challenges Adabuna Jurnal Pendidikan dan Pemikiran islamic education ejournal uiidalwa ac index php adabuna article view 1156
  2. Bringing Digital Learning to Madrasah Ibtidaiyah: Undestanding Its Influence on Student Motivation and... doi.org/10.61253/cendekiawan.v4i1.323Bringing Digital Learning to Madrasah Ibtidaiyah Undestanding Its Influence on Student Motivation and doi 10 61253 cendekiawan v4i1 323
Read online
File size385.03 KB
Pages21
Short Linkhttps://juris.id/p-3A2
DMCAReport

Related /

ads-block-test