RADJAPUBLIKARADJAPUBLIKA

International Journal of Economic, Business, Accounting, Agriculture Management and Sharia Administration (IJEBAS)International Journal of Economic, Business, Accounting, Agriculture Management and Sharia Administration (IJEBAS)

Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika pengembangan inklusif di tingkat provinsi/kabupaten di Indonesia dengan menekankan perbedaan pengaruh jangka pendek dan jangka panjang dari faktornya. Penelitian ini menggunakan data panel dan menerapkan metode Panel Autoregressive Distributed Lag (Panel ARDL). Hasil estimasi menunjukkan hubungan jangka panjang yang stabil antara indeks demokrasi di Indonesia dan variabel penjelas, seperti ditunjukkan oleh koefisien negative dan signifikan error correction. Secara jangka pendek, ketimpangan gender memiliki efek negatif dan signifikan terhadap indeks demokrasi, sementara partisipasi ekonomi memberikan efek positif dan signifikan. Hasil jangka panjang mengkonfirmasi bahwa ketimpangan gender merupakan hambatan struktural bagi indeks demokrasi, sementara partisipasi ekonomi adalah penggerak utama peningkatan pengembangan inklusif berkelanjutan di tingkat regional. Variabel sosial lain menunjukkan efek relatif lebih lemah, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Temuan ini menekankan pentingnya kebijakan pengembangan regional yang berorientasi pada pengurangan ketimpangan gender dan penguatan partisipasi ekonomi sebagai strategi utama untuk mendorong demokrasi di Indonesia. Secara metodologis, penelitian ini berkontribusi pada literatur dengan menerapkan pendekatan ARDL Panel dalam konteks subnasional Indonesia, memberikan pemahaman lebih komprehensif tentang dinamika pengembangan inklusif di berbagai wilayah.

Studi ini menganalisis dinamika pengembangan inklusif di tingkat provinsi/kabupaten di Indonesia dengan menggunakan pendekatan ARDL panel, yang memungkinkan pemisahan pengaruh jangka pendek dan jangka panjang antar variabel.Hasil estimasi menunjukkan adanya keterkaitan keseimbangan yang stabil, sebagaimana ditunjukkan oleh koefisien koreksi error yang signifikan, sehingga membuktikan bahwa indeks demokrasi di Indonesia memiliki mekanisme penyesuaian kuat terhadap berbagai dampak ekonomi dan sosial.Secara empiris, ketimpangan gender terbukti menjadi faktor penghambat utama terhadap indeks demokrasi, baik secara jangka pendek maupun jangka panjang.Partisipasi ekonomi berperan sebagai penggerak utama pengembangan inklusif, dengan pengaruh konsisten dan positif yang berkelanjutan.

Penelitian lanjutan disarankan untuk mempelajari dampak norma patriarkal di daerah-daerah tertentu secara terpisah, terutama pada provinsi dengan indeks demokrasi lebih rendah. Selain itu, perlu menjelaskan bagaimana kualitas pendidikan, bukan hanya lama sekolah, memengaruhi kesetaraan gender di berbagai sektor seperti kesehatan dan partisipasi politik. Studi ini juga bisa mengeksplorasi keefektifan kebijakan afirmatif tertentu, seperti dana pendidikan berbasis keluarga miskin, dalam mengurangi kesenjangan gender secara langsung melalui partisipasi ekonomi. Peneliti selanjutnya dapat menggunakan analisis spesifik wilayah dengan pendekatan longitudinal untuk memahami dinamika jangka panjang antara demokrasi, pendidikan, dan kesetaraan gender.

  1. "Why the Rate of Return of Religious School (Madrasah) is Too Low: The " by Elfindri Elfindri,... doi.org/10.47291/efi.2022.04Why the Rate of Return of Religious School Madrasah is Too Low The by Elfindri Elfindri doi 10 47291 efi 2022 04
  2. Keterwakilan Perempuan Dalam Politik (Studi Kasus: Caleg Perempuan DPR RI Tahun 2024-2029) | Jurnal Pemerintahan... doi.org/10.36982/jpp.v10i1.5192Keterwakilan Perempuan Dalam Politik Studi Kasus Caleg Perempuan DPR RI Tahun 2024 2029 Jurnal Pemerintahan doi 10 36982 jpp v10i1 5192
Read online
File size387.4 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test