POLTEKSCIPOLTEKSCI
JBTJBTLatar belakang: Pasir besi dari Pantai Ampenan, Lombok, yang mengandung sekitar 74,5 % Fe₃O₄, memiliki potensi signifikan sebagai bahan baku lokal untuk pengecoran logam. Namun, sifat mekaniknya, khususnya kekerasan dan keseragaman mikrostruktur, sering memerlukan perbaikan untuk memenuhi standar aplikasi industri. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menginvestigasi pengaruh penambahan aluminium daur ulang terhadap kekerasan dan karakteristik mikrostruktur coran pasir besi. Metode: Eksperimen dilakukan dengan rancangan Acak Lengkap (CRD) dengan variasi kandungan aluminium sebesar 0 %, 2 %, 4 %, 6 %, dan 8 %, masing‑masing diulang tiga kali. Aluminium diperoleh dari kaleng minuman bekas dengan kemurnian 98,7 %. Pengujian kekerasan menggunakan metode Brinell, Rockwell, dan Vickers, sedangkan analisis mikrostruktur menggunakan mikroskop optik. Hasil: Penambahan aluminium secara signifikan meningkatkan kekerasan material, dengan hasil optimal pada kandungan 6 % aluminium menghasilkan peningkatan kekerasan Brinell sebesar 28,8 % dibandingkan sampel kontrol. Refinemen mikrostruktur juga terlihat, ditandai oleh penurunan ukuran butir dari 50,0 µm pada 0 % Al menjadi 25,0 µm pada 6 % Al, pembentukan matriks ferit dengan distribusi merata fase Al₄C₃ dan Fe₃Al, serta transformasi morfologi grafit dari lamelar menjadi nodular. Penambahan aluminium berlebih (8 %) menurunkan kekerasan akibat over‑alloying dan aglomerasi fase. Kesimpulan: Optimasi penambahan aluminium daur ulang, khususnya pada komposisi 6 %, efektif meningkatkan performa mekanik dan kualitas mikrostruktur coran pasir besi, sekaligus mendukung praktik berkelanjutan dalam metalurgi.
Penambahan aluminium secara signifikan meningkatkan kekerasan coran pasir besi, dengan komposisi optimal 6 % menghasilkan peningkatan kekerasan Brinell sebesar 28,8 % dibandingkan sampel kontrol.Peningkatan tersebut disebabkan oleh refinemen mikrostruktur, yaitu pengurangan ukuran butir rata‑rata dari 50,0 µm menjadi 25,0 µm serta terbentuknya matriks ferit dengan distribusi fase pengeras Al₄C₃ dan Fe₃Al dan transformasi grafit menjadi nodular.Namun, penambahan aluminium di atas 6 % menyebabkan penurunan kekerasan akibat over‑alloying yang menghasilkan aglomerasi fase karbida dan ketidakteraturan distribusi fase.
Penelitian selanjutnya dapat mengkaji pertanyaan: bagaimana pengaruh penambahan aluminium melebihi 8 % terhadap kekerasan dan mikrostruktur jika dilakukan dengan prosedur pendinginan terkontrol untuk menghindari over‑alloying? Selanjutnya, studi dapat memperluas evaluasi sifat mekanik dengan menguji ketangguhan, tahan aus, dan ketahanan korosi pada sampel dengan komposisi aluminium optimal 6 % serta membandingkannya dengan sampel kontrol. Penelitian ketiga dapat menyelidiki potensi kombinasi bahan limbah lain, seperti tembaga atau silikon dari limbah elektronik, bersama aluminium daur ulang, untuk mengetahui efek sinergisnya terhadap ukuran butir, pembentukan fase pengeras, dan peningkatan kekerasan. Metode eksperimental dapat tetap menggunakan desain acak lengkap namun menambah variasi perlakuan termal seperti pendinginan cepat (quenching) dan normalisasi. Analisis hasil dapat melibatkan mikroskopi elektron scanning dengan energi‑dispersif serta uji mekanik standar. Hasil diharapkan memberikan panduan praktis bagi industri pengecoran lokal dalam memanfaatkan limbah secara berkelanjutan.
- Compressive Properties of High Strength Steel Fiber Reinforced Concrete with Different Fiber Volume Fractions... scientific.net/AMM.372.215Compressive Properties of High Strength Steel Fiber Reinforced Concrete with Different Fiber Volume Fractions scientific AMM 372 215
- Chemical Characterization, Antioxidant, Cytotoxic and Microbiological Activities of the Essential Oil... mdpi.com/1424-8247/12/1/34Chemical Characterization Antioxidant Cytotoxic and Microbiological Activities of the Essential Oil mdpi 1424 8247 12 1 34
- - A1151109119: International Journal Of Engineering And Advanced Technology (IJEAT). a1151109119 journal... ijeat.org/portfolio-item/a1151109119A1151109119 International Journal Of Engineering And Advanced Technology IJEAT a1151109119 journal ijeat portfolio item a1151109119
- Harnessing Secondary Resources for Sustainable and Circular Practices in the Construction Sector[v1]... doi.org/10.20944/preprints202504.0580.v1Harnessing Secondary Resources for Sustainable and Circular Practices in the Construction Sector v1 doi 10 20944 preprints202504 0580 v1
| File size | 407.74 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
AKBIDHIPEKALONGANAKBIDHIPEKALONGAN Oleh sebab itu, perlu peningkatan pengetahuan ibu mengenai pemanfaatan sumber pangan lokal dalam pencegahan stunting. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkanOleh sebab itu, perlu peningkatan pengetahuan ibu mengenai pemanfaatan sumber pangan lokal dalam pencegahan stunting. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan
POLTEKSCIPOLTEKSCI Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan dan menganalisis penjadwalan proyek pembangunan gedung UKS dengan menggunakan metode Critical PathTujuan: Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan dan menganalisis penjadwalan proyek pembangunan gedung UKS dengan menggunakan metode Critical Path
POLTEKSCIPOLTEKSCI Evaluasi risiko dilakukan menggunakan Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) untuk menghitung Risk Priority Number (RPN), didukung oleh penerapan kerangkaEvaluasi risiko dilakukan menggunakan Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) untuk menghitung Risk Priority Number (RPN), didukung oleh penerapan kerangka
STPMATARAMSTPMATARAM Konflik terkait pengelolaan obyek wisata Makam Sile Dendeng disebabkan oleh beberapa faktor utama, yaitu ketidakjelasan dokumen kepemilikan, perbedaanKonflik terkait pengelolaan obyek wisata Makam Sile Dendeng disebabkan oleh beberapa faktor utama, yaitu ketidakjelasan dokumen kepemilikan, perbedaan
BTPBTP Pelatihan perhitungan biaya produksi minuman di SMK Al-Jabar Bengkong, Kota Batam, membuka peluang besar bagi siswa untuk mengembangkan keterampilan praktisPelatihan perhitungan biaya produksi minuman di SMK Al-Jabar Bengkong, Kota Batam, membuka peluang besar bagi siswa untuk mengembangkan keterampilan praktis
UNBUNB Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pengikut merupakan generasi Z, laki-laki, berpendidikan SMA, serta berdomisili di wilayah Jabodetabek. Namun,Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pengikut merupakan generasi Z, laki-laki, berpendidikan SMA, serta berdomisili di wilayah Jabodetabek. Namun,
UNILAUNILA Metode manufaktur WPC, seperti compression molding dan pultrusion, memiliki beberapa keterbatasan, sementara proses extrusion dan injection molding merupakanMetode manufaktur WPC, seperti compression molding dan pultrusion, memiliki beberapa keterbatasan, sementara proses extrusion dan injection molding merupakan
UNILAUNILA Jalur dan petak awal ditentukan secara acak kemudian jalur dan petak diambil secara sistematis. Petak pengamatan pohon dibuat berukuran 20 m x 20 m denganJalur dan petak awal ditentukan secara acak kemudian jalur dan petak diambil secara sistematis. Petak pengamatan pohon dibuat berukuran 20 m x 20 m dengan
Useful /
STPMATARAMSTPMATARAM Penelitian ini bertujuan: 1) Menganalisis strategi pengembangan Desa Wisata Lantan, Kabupaten Lombok Tengah, 2) Menemukan potensi wisata yang ada di DesaPenelitian ini bertujuan: 1) Menganalisis strategi pengembangan Desa Wisata Lantan, Kabupaten Lombok Tengah, 2) Menemukan potensi wisata yang ada di Desa
UNILAUNILA Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola budidaya yang dilakukan petani di areal kerja KPHL VIII Batutegi dan hubungannya dengan peningkatan pendapatanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola budidaya yang dilakukan petani di areal kerja KPHL VIII Batutegi dan hubungannya dengan peningkatan pendapatan
UNILAUNILA Faktor umur, pendidikan, lama bergabung pada kelompok, jenis pekerjaan, jenis kelamin, kelengkapan persyaratan, dan kelengkapan sarana dan prasarana tidakFaktor umur, pendidikan, lama bergabung pada kelompok, jenis pekerjaan, jenis kelamin, kelengkapan persyaratan, dan kelengkapan sarana dan prasarana tidak
UNILAUNILA Penelitian ini menggunakan metode Visual Encounter Survey dengan tiga kali ulangan pada masing-masing tipe habitat (hutan primer, semak, dan rawa). DataPenelitian ini menggunakan metode Visual Encounter Survey dengan tiga kali ulangan pada masing-masing tipe habitat (hutan primer, semak, dan rawa). Data