OJSOJS

Jurnal Pendidikan MultidisiplinerJurnal Pendidikan Multidisipliner

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan Artificial Intelligence (AI) (ChatGPT) dalam meningkatkan keterlibatan siswa di SDN Sumedangan 2. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI, khususnya ChatGPT, memberikan kontribusi positif dalam membantu guru menyusun materi, menciptakan ice breaking menarik, dan menyediakan referensi yang bervariasi. Penggunaan AI mampu meningkatkan antusiasme siswa terhadap proses belajar, meskipun tidak sepenuhnya menggantikan kreativitas guru. Terdapat beberapa hambatan, seperti keluaran AI yang terkadang tidak relevan dan kurang variatif. Fasilitas pendukung seperti proyektor dan bantuan perangkat Chromebook turut mendukung optimalisasi pemanfaatan AI di kelas. Penelitian ini merekomendasikan adanya aplikasi AI khusus pendidikan dasar dan pelatihan guru untuk meningkatkan efektivitas penggunaannya di sekolah dasar.

Penggunaan Artificial Intelligence (AI), khususnya ChatGPT, di SDN Sumedangan 2 secara signifikan meningkatkan keterlibatan siswa dan memudahkan guru dalam menyusun materi pembelajaran, dengan guru tetap berperan sebagai perancang utama.Meskipun AI menyediakan referensi bervariasi dan meningkatkan antusiasme siswa dengan metode kreatif, terdapat hambatan seperti keluaran AI yang terkadang tidak relevan atau kurang variatif, sehingga penting menjaga keseimbangan dengan kreativitas guru.Dukungan fasilitas seperti proyektor dan Chromebook esensial, namun pengembangan aplikasi AI khusus SD, pelatihan guru, peningkatan infrastruktur internet, dan pedoman pemerintah sangat dibutuhkan untuk mengoptimalkan pemanfaatan AI agar relevan dan efektif di pendidikan dasar.

Penggunaan Artificial Intelligence (AI) di sekolah dasar seperti SDN Sumedangan 2 menunjukkan potensi besar, namun juga membuka ruang untuk penelitian lanjutan yang lebih spesifik demi mengoptimalkan manfaatnya. Salah satu arah penelitian yang penting adalah untuk mengkaji secara mendalam dampak jangka panjang penggunaan AI terhadap pengembangan kreativitas dan kemampuan berpikir kritis siswa usia sekolah dasar. Kita perlu memahami apakah keterlibatan siswa yang meningkat dengan AI juga berarti mereka mampu menghasilkan ide orisinal dan memecahkan masalah secara mandiri, atau justru berpotensi mengurangi inisiatif tersebut. Penelitian ini bisa membandingkan kelompok siswa dengan paparan AI berbeda untuk menemukan pendekatan yang paling seimbang, sehingga AI benar-benar mendukung pengembangan kemampuan kognitif tingkat tinggi anak, bukan sekadar alat pelengkap. Selain itu, mengingat adanya beragam platform AI dan kebutuhan akan aplikasi yang ramah anak, sebuah studi komparatif tentang efektivitas berbagai alat AI yang tersedia atau yang sedang dikembangkan untuk pendidikan dasar akan sangat berharga. Penelitian ini dapat mengidentifikasi fitur-fitur AI yang paling sesuai dengan karakteristik dan gaya belajar siswa SD, serta menentukan desain antarmuka yang paling intuitif dan menarik. Temuan dari studi semacam ini akan memberikan masukan konkret bagi para pengembang teknologi untuk menciptakan platform AI yang benar-benar disesuaikan dengan ekosistem pendidikan anak, bukan hanya adaptasi dari alat umum. Terakhir, untuk memastikan guru dapat memanfaatkan AI secara optimal, penelitian mengenai model pelatihan profesional yang paling efektif dalam mengintegrasikan AI ke dalam pedagogi pembelajaran menjadi krusial. Studi ini dapat mengeksplorasi bagaimana jenis pelatihan yang berbeda (misalnya, lokakarya intensif, pendampingan berkelanjutan, atau modul online) memengaruhi kemampuan guru dalam menyaring dan menyesuaikan keluaran AI agar relevan dengan kurikulum dan kebutuhan siswa, sekaligus mendorong interaksi kritis di kelas. Dengan demikian, kita dapat merancang program peningkatan kapasitas guru yang lebih terarah dan berdampak nyata, memastikan bahwa penggunaan AI di sekolah dasar didasarkan pada pemahaman pedagogis yang kuat, bukan hanya kepemilikan teknologi.

  1. Pemanfaatan Chat GPT Dalam Dunia Pendidikan | Education Journal : Journal Educational Research and Development.... jurnal.unipar.ac.id/index.php/ej/article/view/1248Pemanfaatan Chat GPT Dalam Dunia Pendidikan Education Journal Journal Educational Research and Development jurnal unipar ac index php ej article view 1248
Read online
File size178.13 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test