BUSTANUL ULUMBUSTANUL ULUM
Majapahit Journal of English StudiesMajapahit Journal of English StudiesThis research aims to evaluate the possible positive aspects of Artificial Intelligence (AI) technologies in English language teaching that occur when training learners of English as a Foreign Language (EFL) or English as a Second Language (ESL). The study seeks to understand how AI technology and methodologies enhance language learning and teaching, including the unique possibilities that arise when considering learners and educators with an evolving role in increasingly larger education systems and educational environments. It seeks to understand the potential of AI for personalizing English language training. Also, by asking the question study, if there are methods including Natural Language Processing (NLP), Machine Learning (ML), and AI-based analytics or tools, can they personalize learning experiences for EFL-ESL learners? A qualitative study was completed through interviews with learners from different experience levels engaged in EFL or ESL programs that used AI-based tools in the pedagogy. The results demonstrate that AI has positive opportunities for personalized language education in the EFL and ESL contexts, the ability to enhance language skills in specific domains, and offer customized language learning experiences. This research has indicated challenges that surround cultural elements, technical challenges, and distinctly human teaching and learning elements. The research also offers helpful information for English language learning and recognizes the shifting nature of personal learning experience whether enhanced through AI, the practical requirement of incorporating AI will also provide a unique lens and perspective in English language learning and teaching, recognize the affordances AI can offer, alongside students and language learning never being exclusively cultural or human.
The results of this study, from in-depth interviews with five participants with differing education and experiences, provide interesting patterns and themes concerning the use of Artificial Intelligence (AI) within English language learning.The five participants views of their own experiences ranged from associate degree students to graduate students, providing the opportunity for differing views of their AI-based tool use for their language experience.The study confirmed the value of AI in expanding and personalizing language learning experiences while providing evidence of the extension of research reporting (e.Li & Ni, 2019) to include the evidence of AIs efficiency in personalizing and customizing learning experiences while improving vocabulary, pronunciation, listening, and writing skills.Despite this, it highlighted opportunities that AI does not afford language learning, such as cultural context and technical failings.These are not dissimilar to previous studies that express concerns about AI user efficiency in producing language and culture.In conclusion, these findings support the need to develop AI tools for a more cohesive learning experience.
Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penting untuk mengeksplorasi bagaimana AI dapat dirancang untuk lebih menghargai dan menggabungkan konteks budaya dalam pembelajaran bahasa Inggris. Hal ini dapat melibatkan pengembangan alat AI yang mampu mengenali dan menyesuaikan dengan nuansa budaya yang berbeda, serta memberikan umpan balik yang relevan secara budaya. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat fokus pada pengembangan strategi untuk mengatasi tantangan teknis yang dihadapi dalam penggunaan AI untuk pembelajaran bahasa, seperti masalah pengenalan suara dan bias algoritmik. Ini dapat mencakup penelitian tentang arsitektur AI baru dan metode pelatihan yang lebih baik. Ketiga, penelitian harus menginvestigasi bagaimana AI dapat digunakan untuk memfasilitasi interaksi sosial dan kolaborasi antar pembelajar bahasa, karena interaksi manusia tetap menjadi komponen penting dalam proses pembelajaran bahasa. Hal ini dapat melibatkan pengembangan platform AI yang memungkinkan pembelajar untuk berlatih berbicara dengan AI atau dengan pembelajar lain secara virtual, serta untuk menerima umpan balik dari sesama pembelajar.
| File size | 388.6 KB |
| Pages | 19 |
| DMCA | Report |
Related /
PAYUNGIPAYUNGI Manfaatnya secara signifikan lebih besar dibandingkan kelemahannya bila alat tersebut diterapkan secara tepat dalam proses pembelajaran. Ketika mahasiswaManfaatnya secara signifikan lebih besar dibandingkan kelemahannya bila alat tersebut diterapkan secara tepat dalam proses pembelajaran. Ketika mahasiswa
BUSTANUL ULUMBUSTANUL ULUM Novel Frankenstein in Baghdad karya Ahmed Saadawi menggambarkan secara akurat fragmentasi identitas dalam konteks Iraq pasca-perang. Makhluk Whatsitsname,Novel Frankenstein in Baghdad karya Ahmed Saadawi menggambarkan secara akurat fragmentasi identitas dalam konteks Iraq pasca-perang. Makhluk Whatsitsname,
IAI ALZAYTUNIAI ALZAYTUN Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan penelitian deskriptif. Kesimpulan menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal memiliki peran pentingMetode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan penelitian deskriptif. Kesimpulan menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal memiliki peran penting
SAGITASAGITA Penggunaan daun tarung memberikan dampak positif dari segi ekonomi dan sosial, sekaligus bersifat ramah lingkungan dan non-toksik. Selain itu, praktikPenggunaan daun tarung memberikan dampak positif dari segi ekonomi dan sosial, sekaligus bersifat ramah lingkungan dan non-toksik. Selain itu, praktik
STIEPARISTIEPARI Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menciptakan desain media pendukung pembelajaran pendidikan agama islam berbasis permainan roda putar yang valid,Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menciptakan desain media pendukung pembelajaran pendidikan agama islam berbasis permainan roda putar yang valid,
STIEPARISTIEPARI Berdasarkan hasil penelitian dan pengembangan yang telah dilakukan dalam pengembangan LKPD berbasis Problem Based Learning (PBL) pada materi sistem inderaBerdasarkan hasil penelitian dan pengembangan yang telah dilakukan dalam pengembangan LKPD berbasis Problem Based Learning (PBL) pada materi sistem indera
STIEPARISTIEPARI Sampel penelitian kelas VII. 1 sebanyak 30 siswa pada kelas tes. VII. 2 27 siswa dari kelas tes dan 26 siswa dari kelas kontrol VII. 3. Uji hipotesis yangSampel penelitian kelas VII. 1 sebanyak 30 siswa pada kelas tes. VII. 2 27 siswa dari kelas tes dan 26 siswa dari kelas kontrol VII. 3. Uji hipotesis yang
STIEPARISTIEPARI Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan kunci dalamPenelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan kunci dalam
Useful /
STTII AMBONSTTII AMBON Metode yang digunakan adalah kualitatif melalui studi pustaka dengan menelaah teks dan literatur akademik yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwaMetode yang digunakan adalah kualitatif melalui studi pustaka dengan menelaah teks dan literatur akademik yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
BUSTANUL ULUMBUSTANUL ULUM Kepemimpinan perempuan adalah salah satu perhatian utama saat ini di Swat, Khyber Pakhtunkhwa (KPK). Sejumlah besar penelitian telah dilakukan terkaitKepemimpinan perempuan adalah salah satu perhatian utama saat ini di Swat, Khyber Pakhtunkhwa (KPK). Sejumlah besar penelitian telah dilakukan terkait
IAI ALZAYTUNIAI ALZAYTUN Pemilik channel “Net Islamic Motivation Ustadz Hanan Attaki merupakan salah satu dai yang memanfaatkan YouTube sebagai platform dakwahnya. Video “AllahPemilik channel “Net Islamic Motivation Ustadz Hanan Attaki merupakan salah satu dai yang memanfaatkan YouTube sebagai platform dakwahnya. Video “Allah
UNKRISWINAUNKRISWINA PKM ini dihadiri oleh 40 siswa-siswi setingkat SMA yang terbagi menjadi 3 bagian, yaitu 30 siswa dari Sidoarjo, 7 siswa dari Gresik, dan 3 siswa dari Surabaya.PKM ini dihadiri oleh 40 siswa-siswi setingkat SMA yang terbagi menjadi 3 bagian, yaitu 30 siswa dari Sidoarjo, 7 siswa dari Gresik, dan 3 siswa dari Surabaya.