UNEJUNEJ
Journal of Southeast Asian Human RightsJournal of Southeast Asian Human RightsAnalisis ini menjelaskan berbagai kerangka hukum internasional dan nasional yang dirancang untuk melindungi pekerja migran, dengan penekanan pada pentingnya perlindungan bagi para pekerja dan keluarganya. Prosesnya mencakup pelaksanaan perjanjian internasional terkait perlindungan pekerja migran dan keluarganya, peningkatan penegakan UU Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, serta pengusulan Peraturan Desa untuk melindungi warga negara yang bekerja di luar negeri. Studi ini mengusulkan pentingnya perjanjian bilateral dengan negara penerima yang mencakup elemen esensial ICMW sebagai pendekatan optimal untuk perlindungan.
Perlindungan hukum yang ideal bagi pekerja migran Indonesia dan keluarganya harus dilakukan secara lokal dan internasional.Di tingkat nasional, Peraturan Desa harus selaras dengan ICMW.Di tingkat internasional, perjanjian bilateral dengan negara penerima dan transit diperlukan untuk memastikan perlindungan.Studi ini menyarankan revisi UU Perlindungan Pekerja Migran Indonesia untuk mencakup perlindungan di negara transit.
Penelitian lanjutan tentang efektivitas Peraturan Desa dalam mencegah eksploitasi pekerja migran di daerah asal. Studi tentang dampak faktor budaya dan ekonomi terhadap penerapan Perjanjian Bilateral di negara penerima. Penelitian kaitan antara UU Perlindungan Pekerja Migran Indonesia dan target SDG8 tentang pekerjaan layak.
- "ASEAN’S HUMAN RIGHTS BODY: NEW BREAKTHROUGH FOR HUMAN RIGHTS PROTECTIO" by Arie Afriansyah.... doi.org/10.15742/ilrev.v1n2.80ASEANAoS HUMAN RIGHTS BODY NEW BREAKTHROUGH FOR HUMAN RIGHTS PROTECTIO by Arie Afriansyah doi 10 15742 ilrev v1n2 80
- Empowering Indonesian Migrant Workers: Human Rights-Based Legal Protection Through Village Regulations... jseahr.jurnal.unej.ac.id/index.php/JSEAHR/article/view/53034Empowering Indonesian Migrant Workers Human Rights Based Legal Protection Through Village Regulations jseahr jurnal unej ac index php JSEAHR article view 53034
- Frontiers | Intercultural communicative competence among Indonesian migrant workers in Malaysia: a qualitative... doi.org/10.3389/fsoc.2024.1321451Frontiers Intercultural communicative competence among Indonesian migrant workers in Malaysia a qualitative doi 10 3389 fsoc 2024 1321451
| File size | 280.23 KB |
| Pages | 25 |
| DMCA | Report |
Related /
WESTSCIENCE PRESSWESTSCIENCE PRESS Temuan menunjukkan bahwa putusan tersebut meningkatkan kepastian hukum dengan mengklarifikasi standar pertanggungjawaban pidana, menyatukan interpretasiTemuan menunjukkan bahwa putusan tersebut meningkatkan kepastian hukum dengan mengklarifikasi standar pertanggungjawaban pidana, menyatukan interpretasi
WESTSCIENCE PRESSWESTSCIENCE PRESS Upaya ini terbukti efektif dengan peningkatan jumlah pemilih pemula dari 277.777 pada Pilgub 2020 menjadi 702.500 pada Pilgub 2024. Namun, KPU KalimantanUpaya ini terbukti efektif dengan peningkatan jumlah pemilih pemula dari 277.777 pada Pilgub 2020 menjadi 702.500 pada Pilgub 2024. Namun, KPU Kalimantan
UINSIUINSI Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berupa analisis dokumen berbasis literatur untuk mengkaji kontribusi fatwa DSN-MUI dan regulasi OJK dalamPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berupa analisis dokumen berbasis literatur untuk mengkaji kontribusi fatwa DSN-MUI dan regulasi OJK dalam
UMMUMM Regulasi AI di sektor perbankan dan fintech menunjukkan perbedaan signifikan antara Indonesia dan Singapura. Singapura telah menciptakan ekosistem inovatifRegulasi AI di sektor perbankan dan fintech menunjukkan perbedaan signifikan antara Indonesia dan Singapura. Singapura telah menciptakan ekosistem inovatif
WESTSCIENCE PRESSWESTSCIENCE PRESS Wawancara dilakukan dengan 10 informan kunci, termasuk pejabat pemerintah, eksekutif BUMN, dan pakar industri, serta data dianalisis menggunakan perangkatWawancara dilakukan dengan 10 informan kunci, termasuk pejabat pemerintah, eksekutif BUMN, dan pakar industri, serta data dianalisis menggunakan perangkat
WESTSCIENCE PRESSWESTSCIENCE PRESS Penggunaan logo Pertamina oleh pelaku usaha di luar jaringan kerja sama merupakan pelanggaran hukum karena tidak memiliki izin dan melanggar hak kekayaanPenggunaan logo Pertamina oleh pelaku usaha di luar jaringan kerja sama merupakan pelanggaran hukum karena tidak memiliki izin dan melanggar hak kekayaan
WESTSCIENCE PRESSWESTSCIENCE PRESS Hal ini menyebabkan banyak pelaku usaha beralih menawarkan layanan di bidang kecantikan. Terdapat tumpang tindih mengenai tugas dan kewenangan perawatHal ini menyebabkan banyak pelaku usaha beralih menawarkan layanan di bidang kecantikan. Terdapat tumpang tindih mengenai tugas dan kewenangan perawat
UNEJUNEJ Namun, penekanan pada hak asasi manusia kerap mengabaikan alasan mengapa tingkat pembatasan pemerintah meningkat secara signifikan di Indonesia yang telahNamun, penekanan pada hak asasi manusia kerap mengabaikan alasan mengapa tingkat pembatasan pemerintah meningkat secara signifikan di Indonesia yang telah
Useful /
IBSIBS Job resources tidak berpengaruh signifikan terhadap turnover intention secara parsial. Namun, secara simultan, job resources dan employee engagement berpengaruhJob resources tidak berpengaruh signifikan terhadap turnover intention secara parsial. Namun, secara simultan, job resources dan employee engagement berpengaruh
UNEJUNEJ Negara Republik Indonesia memiliki kewajiban untuk melindungi hak asasi manusia seluruh individu, termasuk korban bencana, sebagaimana tercermin dalamNegara Republik Indonesia memiliki kewajiban untuk melindungi hak asasi manusia seluruh individu, termasuk korban bencana, sebagaimana tercermin dalam
E GREENATIONE GREENATION Selain itu, adopsi teknologi hijau adalah integrasi dan penggunaan teknologi dalam operasi dan proses organisasi yang bermanfaat bagi lingkungan. Ini termasukSelain itu, adopsi teknologi hijau adalah integrasi dan penggunaan teknologi dalam operasi dan proses organisasi yang bermanfaat bagi lingkungan. Ini termasuk
UNPADUNPAD Penyelesaian sengketa dalam bidang bisnis sering kali menuntut kecepatan, kepastian, dan biaya yang murah. Arbitrase sebagai salah satu metode alternatifPenyelesaian sengketa dalam bidang bisnis sering kali menuntut kecepatan, kepastian, dan biaya yang murah. Arbitrase sebagai salah satu metode alternatif