PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA
Jurnal Pendidikan IndonesiaJurnal Pendidikan IndonesiaPenelitian ini membahas penerapan Business Judgment Rule (BJR) dalam konteks pertanggungjawaban direksi terhadap tindak pidana korupsi di Indonesia dan membandingkannya dengan penerapannya di Amerika Serikat. BJR adalah doktrin yang memberikan perlindungan kepada direksi perusahaan terhadap keputusan bisnis yang diambil dengan itikad baik, kehati-hatian, dan tanpa konflik kepentingan. Di Indonesia, BJR diatur dalam Pasal 97 ayat 5 UU No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, tetapi penerapannya sering kali terbentur dengan hukum pidana, khususnya dalam kasus korupsi yang melibatkan perusahaan negara. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi batas perlindungan BJR di Indonesia serta menganalisis perbandingannya dengan standar yang berlaku di Amerika Serikat. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan perbandingan hukum (comparative approach) dan analisis kasus untuk mengidentifikasi batas perlindungan BJR di Indonesia serta menganalisis perbandingannya dengan standar yang berlaku di Amerika Serikat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Indonesia, BJR cenderung dikesampingkan dalam kasus korupsi BUMN karena fokus pada kerugian negara, dengan tingkat kriminalisasi keputusan bisnis mencapai sekitar 60-70% dari total kasus direksi BUMN yang diproses. Sebaliknya, di Amerika Serikat, BJR memberikan perlindungan lebih kuat melalui mekanisme presumption of validity dan enhanced scrutiny yang lebih terukur, dengan hanya sekitar 15-20% kasus direksi yang juga berujung pada pertanggungjawaban pidana. Penelitian menawarkan rekomendasi mengenai reformulasi kebijakan hukum untuk menciptakan keseimbangan antara perlindungan terhadap direksi dan penegakan hukum yang efektif terhadap tindak pidana korupsi.
Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan Business Judgment Rule (BJR) dalam hukum Indonesia masih bersifat subjektif dan kontekstual, terutama ketika berhadapan dengan kasus tindak pidana korupsi.Meskipun BJR memberikan perlindungan kepada direksi yang bertindak dengan itikad baik, kehati-hatian, dan tanpa konflik kepentingan, perlindungannya tidak berlaku jika ada unsur tindak pidana atau kelalaian yang signifikan.Perbandingan antara Indonesia dan Amerika Serikat menunjukkan bahwa meskipun kedua negara mengadopsi prinsip yang serupa dalam hal perlindungan terhadap keputusan bisnis direksi, BJR di Indonesia cenderung terbentur oleh hukum pidana, yang lebih memungkinkan kriminalisasi terhadap keputusan bisnis yang merugikan negara, meskipun tidak didasari oleh niat jahat.Oleh karena itu, reformulasi kebijakan hukum di Indonesia perlu dilakukan agar ada keseimbangan antara perlindungan terhadap keputusan bisnis yang sah dan penegakan hukum yang tegas terhadap tindak pidana korupsi.
Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai efektivitas mekanisme non-prosecution agreement (NPA) atau deferred prosecution agreement (DPA) dalam mengurangi risiko kriminalisasi yang tidak proporsional bagi direksi di Indonesia. Kedua, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengidentifikasi kriteria yang jelas dan terukur untuk membedakan antara business failure yang dapat dilindungi oleh BJR dan corporate crime yang harus dituntut secara pidana, dengan melibatkan audit independen dan proses dokumentasi yang kuat. Ketiga, studi komparatif yang lebih luas dapat dilakukan dengan melibatkan negara-negara lain yang memiliki sistem hukum yang berbeda untuk mengidentifikasi praktik terbaik dalam menyeimbangkan perlindungan terhadap diskresi bisnis direksi dan penegakan hukum terhadap tindak pidana korupsi. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam penyempurnaan kebijakan hukum di Indonesia, sehingga tercipta kerangka hukum yang lebih adil, efektif, dan mendukung iklim investasi yang kondusif.
| File size | 293.22 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
SALNESIASALNESIA Program pengabdian masyarakat ini menerapkan sistem pertanian terpadu berbasis Teknologi Tepat Guna (TTG) dengan model produksi closed-loop. Inovasi utamaProgram pengabdian masyarakat ini menerapkan sistem pertanian terpadu berbasis Teknologi Tepat Guna (TTG) dengan model produksi closed-loop. Inovasi utama
STAIDHISTAIDHI Permasalahan energi dan limbah organik menjadi tantangan sekaligus peluang dalam mendorong pengembangan energi terbarukan yang ramah lingkungan. KalanganPermasalahan energi dan limbah organik menjadi tantangan sekaligus peluang dalam mendorong pengembangan energi terbarukan yang ramah lingkungan. Kalangan
ULILALBABINSTITUTEULILALBABINSTITUTE Berdasarkan hasil perhitungan nilai tambah dengan metode Hayami, diperoleh nilai tambah sebesar Rp127.153 dengan rasio nilai tambah sebesar 95%. AnalisisBerdasarkan hasil perhitungan nilai tambah dengan metode Hayami, diperoleh nilai tambah sebesar Rp127.153 dengan rasio nilai tambah sebesar 95%. Analisis
STIMI BJMSTIMI BJM Kota Banjarmasin, yang kaya akan budaya dan tradisi ziarah, menghadapi permasalahan lingkungan yang signifikan berupa tumpukan limbah organik dari bungaKota Banjarmasin, yang kaya akan budaya dan tradisi ziarah, menghadapi permasalahan lingkungan yang signifikan berupa tumpukan limbah organik dari bunga
SANGADJIMEDIAPUBLISHINGSANGADJIMEDIAPUBLISHING Program ini mencakup penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan langsung dalam proses pengolahan limbah organik menjadi pupuk kompos serta pemanfaatan botolProgram ini mencakup penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan langsung dalam proses pengolahan limbah organik menjadi pupuk kompos serta pemanfaatan botol
ULILALBABINSTITUTEULILALBABINSTITUTE Penanggulangan memerlukan intervensi lintas sektor berbasis pendekatan One Health. Sampah organik terbuka di kawasan perkotaan merupakan ancaman nyataPenanggulangan memerlukan intervensi lintas sektor berbasis pendekatan One Health. Sampah organik terbuka di kawasan perkotaan merupakan ancaman nyata
UMNUMN Hal ini mengindikasikan efektivitas kegiatan dalam meningkatkan pengetahuan dan kemampuan peserta untuk memproduksi Eco Enzyme secara mandiri di lingkunganHal ini mengindikasikan efektivitas kegiatan dalam meningkatkan pengetahuan dan kemampuan peserta untuk memproduksi Eco Enzyme secara mandiri di lingkungan
UNIKSUNIKS Salah satu jenis pupuk organik yang dapat digunakan petani adalah kompos yang dibuat dari bahan organik yang berasal dari limbah batang pisang. LimbahSalah satu jenis pupuk organik yang dapat digunakan petani adalah kompos yang dibuat dari bahan organik yang berasal dari limbah batang pisang. Limbah
Useful /
MERCUBAKTIJAYAMERCUBAKTIJAYA Kepatuhan konsumsi tinggi, disertai penurunan kadar gula darah sewaktu. Kesimpulan program ini efektif meningkatkan pemahaman, keterampilan, serta perilakuKepatuhan konsumsi tinggi, disertai penurunan kadar gula darah sewaktu. Kesimpulan program ini efektif meningkatkan pemahaman, keterampilan, serta perilaku
MERCUBAKTIJAYAMERCUBAKTIJAYA Program edukasi berbasis sanitasi dan personal hygiene efektif meningkatkan derajat kesehatan andikpas. Keberlanjutan program memerlukan monitoring berkalaProgram edukasi berbasis sanitasi dan personal hygiene efektif meningkatkan derajat kesehatan andikpas. Keberlanjutan program memerlukan monitoring berkala
STIMI BJMSTIMI BJM Untuk mengatasi hal tersebut, program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberdayakan petani melalui Pelatihan Digital Marketing Berbasis AI danUntuk mengatasi hal tersebut, program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberdayakan petani melalui Pelatihan Digital Marketing Berbasis AI dan
UADUAD Among the parenting styles, the authoritative parenting style demonstrated the highest contribution to self-adjustment, followed by authoritarian and permissiveAmong the parenting styles, the authoritative parenting style demonstrated the highest contribution to self-adjustment, followed by authoritarian and permissive