IJCISIJCIS
International Journal of Computer and Information System (IJCIS)International Journal of Computer and Information System (IJCIS)Studi ini menyelidiki persepsi mahasiswa mengenai efektivitas komparatif kerangka kerja versus pendekatan pemrograman native dalam pendidikan pengembangan website. Penelitian ini bertujuan untuk menguji bagaimana mahasiswa teknik informatika memandang nilai pendidikan, kegunaan praktis, dan relevansi karir dari kedua pendekatan tersebut. Menggunakan desain penelitian kuantitatif, data survei dikumpulkan dari 18 mahasiswa teknik informatika di sebuah universitas di Indonesia. Instrumen mengukur persepsi di seluruh sepuluh item skala Likert (lima untuk pengkodean native dan lima untuk kerangka kerja) dan menyertakan pertanyaan terbuka tentang preferensi dan rekomendasi pendidikan. Analisis data dilakukan menggunakan SPSS versi 26, termasuk pengujian validitas, analisis reliabilitas, statistik deskriptif, dan analisis korelasi Pearson. Hasil menunjukkan konsistensi internal yang sangat baik untuk skala persepsi pengkodean native (Cronbachs α = 0,837) dan konsistensi yang dapat diterima untuk skala kerangka kerja (α = 0,676). Mahasiswa sangat menghargai pengkodean native untuk membangun fondasi pemrograman (M = 4,06) sementara mengapresiasi kerangka kerja untuk kualitas dokumentasi (M = 4,44) dan efisiensi pengembangan (M = 4,22). Meskipun 77,8% lebih menyukai kerangka kerja untuk pengembangan praktis, 72,2% merekomendasikan untuk memulai dengan pengkodean native untuk membangun fondasi konseptual sebelum melanjutkan ke kerangka kerja. Korelasi negatif yang signifikan ditemukan antara kualitas dokumentasi dan keterbatasan kreativitas (r = -0,611). Temuan ini mendukung penerapan pendekatan pembelajaran sekuensial yang secara eksplisit menghubungkan fitur kerangka kerja dengan implementasi native mereka, menyeimbangkan pemahaman teoretis dengan relevansi industri. Meskipun ukuran sampel yang kecil membatasi generalisasi di luar konteks ini, temuan ini memberikan wawasan berharga untuk pengembangan kurikulum dalam pengaturan pendidikan tinggi Indonesia yang serupa dan menyarankan arah untuk penelitian di masa depan dengan sampel yang lebih luas.
Penelitian ini memberikan wawasan berharga mengenai efektivitas komparatif kerangka kerja dan pemrograman native dalam pendidikan pengembangan website di kalangan mahasiswa teknik informatika.Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun kerangka kerja lebih disukai untuk tugas pengembangan praktis karena efisiensinya, pengkodean native tetap sangat dihargai untuk membangun pengetahuan pemrograman fundamental.Konsensus kuat di antara mahasiswa yang mendukung pendekatan pembelajaran sekuensial, dimulai dengan pengkodean native untuk membangun fondasi konseptual sebelum melanjutkan ke kerangka kerja, memberikan bukti empiris untuk desain kurikulum yang menyeimbangkan pemahaman teoretis dengan relevansi industri.Penelitian lebih lanjut dengan sampel yang lebih besar dan beragam di berbagai institusi di Indonesia dan negara berkembang lainnya akan memperkuat validitas temuan ini dan memberikan panduan yang lebih kuat untuk pengembangan kurikulum.
Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian kuantitatif dengan sampel yang lebih besar dan beragam di berbagai institusi di Indonesia dan negara berkembang lainnya dapat dilakukan untuk menguji generalisasi temuan ini. Kedua, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk melacak bagaimana persepsi mahasiswa tentang pendekatan native dan kerangka kerja berkembang seiring dengan peningkatan pengalaman mereka. Ketiga, penelitian kualitatif yang menggali mekanisme kognitif yang terlibat dalam transisi dari pengkodean native ke pengembangan berbasis kerangka kerja dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang proses pembelajaran. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi efektivitas berbagai model kurikulum yang mengintegrasikan pengkodean native dan kerangka kerja, dengan fokus pada bagaimana menghubungkan fitur kerangka kerja dengan implementasi native mereka untuk meningkatkan pemahaman teoretis dan keterampilan praktis mahasiswa.
| File size | 650.01 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
FOUNDAEFOUNDAE Hasil ini menunjukkan bahwa pada fase luteal awal, atlet kurang terpengaruh oleh faktor psikologis dan tampak lebih siap untuk berlatih. Penelitian lebihHasil ini menunjukkan bahwa pada fase luteal awal, atlet kurang terpengaruh oleh faktor psikologis dan tampak lebih siap untuk berlatih. Penelitian lebih
IJCISIJCIS Untuk mendapatkan hasil gambar animasi yang akurat, siswa dapat menulis deskripsi yang rinci dan spesifik. Untuk menyimpan gambar, klik opsi Unduh, danUntuk mendapatkan hasil gambar animasi yang akurat, siswa dapat menulis deskripsi yang rinci dan spesifik. Untuk menyimpan gambar, klik opsi Unduh, dan
UNYUNY ti 9. Hasil menunjukkan bahwa kesalahan paling umum adalah tanda baca, kapitalisasi, dan tata bahasa. Namun, pandangan peserta mengenai kesalahan ejaanti 9. Hasil menunjukkan bahwa kesalahan paling umum adalah tanda baca, kapitalisasi, dan tata bahasa. Namun, pandangan peserta mengenai kesalahan ejaan
PLBPLB Namun, tiga hipotesis lainnya menunjukkan pengaruh positif yang tidak signifikan, yang mengindikasikan bahwa kontrol sikap dan perilaku tidak secara signifikanNamun, tiga hipotesis lainnya menunjukkan pengaruh positif yang tidak signifikan, yang mengindikasikan bahwa kontrol sikap dan perilaku tidak secara signifikan
MAHESA CENTERMAHESA CENTER Hasil analisis menunjukkan bahwa tari anak dapat dijadikan sebagai salah satu media untuk mengembangkan kemampuan intelektual, sosial emosional, dan multikultural.Hasil analisis menunjukkan bahwa tari anak dapat dijadikan sebagai salah satu media untuk mengembangkan kemampuan intelektual, sosial emosional, dan multikultural.
UNNESUNNES Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengetahui penerapan pendidikan multikultural dalam pembelajaran sejarah di sekolah yang dijadikan dasar untuk memprioritaskanPenelitian ini dilakukan dengan tujuan mengetahui penerapan pendidikan multikultural dalam pembelajaran sejarah di sekolah yang dijadikan dasar untuk memprioritaskan
UNISLAUNISLA The result of this research shows that the students of X MIPA 6 have difficulty in writing descriptive text, the difficulties are difficulties in genericThe result of this research shows that the students of X MIPA 6 have difficulty in writing descriptive text, the difficulties are difficulties in generic
STITPEMALANGSTITPEMALANG Keberhasilan pendidikan agama dilihat dari tiga indikasi utama, pertama, keberhasilan transfer ilmu; kedua, transfer nilai; ketiga, transfer keterampilan.Keberhasilan pendidikan agama dilihat dari tiga indikasi utama, pertama, keberhasilan transfer ilmu; kedua, transfer nilai; ketiga, transfer keterampilan.
Useful /
IJCISIJCIS The proposed MIS architecture offers a foundation for building smart, adaptive, and resilient supply chains, transforming decision-making from reactiveThe proposed MIS architecture offers a foundation for building smart, adaptive, and resilient supply chains, transforming decision-making from reactive
IJCISIJCIS Android unggul dalam cakupan pasar dan kepuasan pelanggan, sementara BlackBerry menawarkan keamanan terbaik. Studi ini membantu pengguna memilih sistemAndroid unggul dalam cakupan pasar dan kepuasan pelanggan, sementara BlackBerry menawarkan keamanan terbaik. Studi ini membantu pengguna memilih sistem
IJCISIJCIS Nevertheless, they recommended simplifying the interface and user flow to enhance usability. These insights will guide further improvements in the nextNevertheless, they recommended simplifying the interface and user flow to enhance usability. These insights will guide further improvements in the next
UNDIPUNDIP Berduka dianggap tidak profesional sedangkan dedikasi terhadap pekerjaan menjadi mekanisme koping utama. Pelatihan wajib tentang perawatan akhir hayatBerduka dianggap tidak profesional sedangkan dedikasi terhadap pekerjaan menjadi mekanisme koping utama. Pelatihan wajib tentang perawatan akhir hayat