IJCISIJCIS

International Journal of Computer and Information System (IJCIS)International Journal of Computer and Information System (IJCIS)

Pertumbuhan pesat industri kendaraan listrik (EV) menimbulkan kebutuhan mendesak akan sistem manajemen talenta yang skalabel dan berbasiskan data, yang dapat menyelaraskan kompetensi tenaga kerja dengan tuntutan teknologi yang terus berkembang. Penelitian ini mengusulkan dan mengimplementasikan kerangka kerja berbasis cloud dan kecerdasan buatan (AI) untuk mengelola siklus penilaian penuh serta proses pengembangan talenta dalam organisasi terkait EV. Kerangka kerja tersebut mengintegrasikan penilaian psikometrik dan teknis, pemprofilan kompetensi, rekomendasi jalur pembelajaran, serta analitik kinerja ke dalam satu platform digital terpadu. Dengan pendekatan design-science, penelitian ini mengidentifikasi kebutuhan bersama pemangku kepentingan industri, merancang arsitektur sistem ujung-ke-ujung, dan mengevaluasi kelayakan serta persepsi kegunaannya melalui tinjauan pakar dan penerapan pilot. Temuan awal menunjukkan bahwa kerangka kerja meningkatkan visibilitas jalur talenta, mendukung penilaian yang lebih objektif dan berkelanjutan, serta memungkinkan strategi peningkatan keterampilan yang dipersonalisasi dan selaras dengan standar kompetensi industri EV. Kerangka kerja yang diusulkan juga dapat direplikasi pada sektor manufaktur maju dan teknologi hijau lainnya untuk mempercepat kesiapan tenaga kerja melalui solusi berbasis cloud dan AI.

Penelitian ini berhasil mengembangkan dan mengimplementasikan kerangka kerja berbasis cloud dan AI yang mengelola siklus penilaian serta pengembangan talenta pada industri kendaraan listrik, memenuhi kebutuhan solusi tenaga kerja yang skalabel dan berbasis data.Evaluasi menunjukkan kerangka kerja dianggap berguna, relevan, dan dapat mendukung manajemen talenta yang lebih objektif, berkelanjutan, serta menghubungkan kesenjangan kompetensi dengan program peningkatan keterampilan yang ditargetkan.Namun, tantangan terkait tata kelola data, kesiapan organisasi, dan kepercayaan terhadap AI menuntut pengembangan mekanisme AI yang dapat dijelaskan dan strategi perubahan organisasi, serta perlunya studi longitudinal dengan penerapan skala lebih besar untuk mengukur dampak terhadap waktu kompetensi, retensi, dan produktivitas.

Penelitian lanjutan dapat melakukan studi longitudinal pada penerapan kerangka kerja ini di beberapa perusahaan EV untuk mengukur secara kuantitatif dampaknya terhadap waktu mencapai kompetensi, tingkat retensi karyawan, dan produktivitas operasional. Selanjutnya, diperlukan penelitian yang mengembangkan dan menguji metode kecerdasan buatan yang dapat dijelaskan (explainable AI) dalam rekomendasi pengembangan talenta, guna meningkatkan kepercayaan pengguna serta mengurangi potensi bias dalam keputusan penilaian. Penelitian ketiga dapat menyelidiki kerangka tata kelola data dan strategi manajemen perubahan organisasi yang optimal untuk mendukung adopsi skala luas sistem, termasuk kebijakan standar interoperabilitas data antar perusahaan dan pelatihan perubahan budaya kerja. Ketiga agenda tersebut dapat diintegrasikan dalam proyek kolaboratif antar industri, lembaga akademik, dan institusi kebijakan untuk menghasilkan pedoman praktis yang dapat diimplementasikan secara luas. Hasilnya diharapkan memberikan dasar ilmiah bagi penyempurnaan sistem manajemen talenta berbasis cloud dan AI serta mempercepat transformasi tenaga kerja dalam ekosistem kendaraan listrik.

Read online
File size449.13 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test