UNIMUDASORONGUNIMUDASORONG

FRASA: Jurnal Keilmuan, Bahasa, Sastra, dan PengajarannyaFRASA: Jurnal Keilmuan, Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya

Masalah utama dalam penelitian ini adalah masih ditemukannya kekeliruan pada aspek isi, kebahasaan, penyajian, dan kegrafikan dalam buku ajar yang digunakan di sekolah dasar, yang dapat memengaruhi efektivitas pembelajaran dan pencapaian kompetensi peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan bagian dan instrumen pembelajaran pada buku ajar Bahasa Indonesia kelas IV SD Bab 3 “Lihat Sekitar ditinjau dari aspek isi, kebahasaan, penyajian, dan kegrafikan. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik dokumentasi dan analisis isi terhadap buku ajar Bahasa Indonesia edisi revisi tahun 2023 yang diterbitkan oleh Kemendikbudristek. Sumber data utama dalam penelitian ini adalah Bab 3 “Lihat Sekitar, dengan fokus pada isi materi, struktur penyajian, bentuk latihan, dan instrumen evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum buku ajar telah memenuhi indikator kelayakan berdasarkan Kurikulum Merdeka, mencakup kegiatan menyimak, membaca, menulis, dan berdiskusi yang kontekstual. Namun demikian, masih ditemukan beberapa kekurangan seperti kesalahan ejaan, ketidaksesuaian tanda baca, struktur paragraf yang kurang konsisten, ilustrasi kurang informatif, serta petunjuk dan soal evaluasi yang perlu disempurnakan. Berdasarkan temuan tersebut, disarankan agar buku ajar dievaluasi kembali terutama pada aspek kebahasaan dan teknis instrumen pembelajaran. Rekomendasi juga ditujukan bagi mahasiswa PGSD, guru, dan pengembang kurikulum agar lebih kritis dalam menyeleksi dan mengembangkan buku ajar yang sesuai dengan karakteristik peserta didik sekolah dasar.

Buku teks Bahasa Indonesia kelas IV Bab III “Lihat Sekitar dinilai layak digunakan dalam proses pembelajaran di sekolah dasar, dengan materi yang sesuai dengan elemen dan capaian pembelajaran serta relevan dengan kehidupan sehari-hari peserta didik.Meskipun kualitas bahasa, penyajian, dan kegrafikan telah memenuhi standar kurikulum Merdeka, masih terdapat sejumlah kesalahan minor pada ejaan, kesesuaian teks‑gambar, serta penggunaan kata yang kurang tepat secara semantik dan sintaksis.Dengan memperbaiki revisi minor tersebut, buku dapat dijadikan sumber belajar utama yang mendukung motivasi, pengembangan berpikir kritis, dan pemahaman konseptual siswa.

Penelitian selanjutnya dapat menguji bagaimana perbaikan ejaan dan penggunaan kata yang tepat pada buku ajar memengaruhi pemahaman bacaan siswa melalui desain eksperimental yang membandingkan kelompok dengan buku versi revisi dan versi asli. Selain itu, studi dapat mengeksplorasi efektivitas integrasi ilustrasi interaktif digital dibandingkan ilustrasi statis dalam meningkatkan motivasi belajar dan retensi konsep pada siswa kelas IV. Selanjutnya, penelitian kualitatif dapat menggali persepsi guru terhadap pelaksanaan kegiatan HOTS yang disertakan dalam buku serta faktor-faktor yang memengaruhi kesesuaian implementasinya di berbagai konteks sekolah, sehingga dapat memberikan rekomendasi praktis untuk penyempurnaan kurikulum dan materi ajar.

Read online
File size281.94 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test