STTPBSTTPB
KURIOSKURIOSArtikel ini mengonstruksi teologi upah yang layak sebagai praktik eklesiologis bagi gereja Indonesia kontemporer. Banyak pekerja gereja di Indonesia mengalami eksploitasi yang dilegitimasi melalui distorsi teologi pelayanan, kenosis, dan kepemimpinan hamba. Dengan menggunakan metodologi teologi praktis dan kerangka empat tugas Richard Osmer, riset ini mengidentifikasi faktor teologis, historis, dan sosio-kultural yang berkontribusi pada ketidakadilan upah dalam institusi gerejawi. Konstruksi normatif bersumber dari fondasi biblikal meliputi kritik tradisi profetik terhadap eksploitasi pekerja (Yer. 22:13; Mal. 3:5), afirmasi Yesus bahwa pekerja layak mendapat upahnya (Luk. 10:7), dan instruksi Paulus tentang kompensasi pekerja gereja (1Tim. 5:17-18). Fondasi dogmatis mencakup antropologi imago Dei, kristologi kenosis simetris, dan eklesiologi koinonia. Artikel ini berargumen bahwa upah yang layak merupakan praktik eklesiologis autentik yang merefleksikan identitas gereja sebagai tubuh Kristus, serta mengusulkan strategi transformatif pada level teologis, struktural, dan kultural.
Artikel ini mengeksplore bahwa ketidakadilan upah dalam gereja Indonesia kontemporer berasal dari distorsi teologis, historis, dan kultural.Konstruksi teologi upah yang layak berdasarkan kesaksian biblikal mengharuskan gereja untuk menghormati martabat pekerja sebagai gambar Allah.Transformasi teologis, struktur kebijakan ketenagakerjaan, dan kultur organisasi partisipatif diperlukan untuk mewujudkan keadilan ekonomi dalam institusi gerejawi.
Tiga arah penelitian lanjutan yang relevan meliputi: (1) Analisis dampak sejarah kolonialisme teologis intern pada struktur hirarki ekonomi dalam gereja kontemporer, (2) Studi evaluasi penerapan prinsip koinonia ekonomis dalam gereja lintas denominasi Indonesia melalui pendekatan partisipatoris, dan (3) Penelitian eksploratif tentang pengaruh digitalisasi ibadah terhadap praktik pemberdayaan pekerja gereja dalam era 5.0. Penelitian ini perlu fokus pada integrasi teologi kontekstual dengan kebijakan manajemen sumber daya manusia agama.
| File size | 425.05 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
STTPBSTTPB Bukan ideal utopis melainkan alternatif struktural yang konkret. otoritas terdistribusi, fasilitasi rotasional, pembedaan berbasis konsensus, integrasiBukan ideal utopis melainkan alternatif struktural yang konkret. otoritas terdistribusi, fasilitasi rotasional, pembedaan berbasis konsensus, integrasi
STTS ABDA AGUNGSTTS ABDA AGUNG Melalui pendekatan teologi biblika dan hermeneutika kontekstual, artikel ini mengeksplorasi bagaimana Paulus membentuk pemahaman identitas yang berakarMelalui pendekatan teologi biblika dan hermeneutika kontekstual, artikel ini mengeksplorasi bagaimana Paulus membentuk pemahaman identitas yang berakar
STTS ABDA AGUNGSTTS ABDA AGUNG Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji prinsip etos kerja menurut Amsal 6:6 dan 10:4 serta mengeksplorasi implementasinya dalam kehidupan orang KristenPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji prinsip etos kerja menurut Amsal 6:6 dan 10:4 serta mengeksplorasi implementasinya dalam kehidupan orang Kristen
STTSIMPSONSTTSIMPSON As Christian educators, we would benefit from receiving his invitations, imitating his faith, and learn from his mistakes. Edwards has become a model forAs Christian educators, we would benefit from receiving his invitations, imitating his faith, and learn from his mistakes. Edwards has become a model for
SARI MUTIARASARI MUTIARA Penderita Diabetes Mellitus sangat antusias ikut kegiatan melakukan pemeriksaan kadar darah sewaktu yang gratis, dan kader posyandu sangat aktif selamaPenderita Diabetes Mellitus sangat antusias ikut kegiatan melakukan pemeriksaan kadar darah sewaktu yang gratis, dan kader posyandu sangat aktif selama
SARI MUTIARASARI MUTIARA Hasil kadar glukosa darah sewaktu meningkat pada lansia laki-laki sebanyak 5 orang (25%) dan lansia perempuan sebanyak 9 orang (45%). Hal ini disebabkanHasil kadar glukosa darah sewaktu meningkat pada lansia laki-laki sebanyak 5 orang (25%) dan lansia perempuan sebanyak 9 orang (45%). Hal ini disebabkan
SARI MUTIARASARI MUTIARA Proses pendampingan dan penerapan terapi aktivitas kelompok senam lansia untuk mencegah lansia mengalami kesepian dan isolasi sosial. Terapi aktivitasProses pendampingan dan penerapan terapi aktivitas kelompok senam lansia untuk mencegah lansia mengalami kesepian dan isolasi sosial. Terapi aktivitas
STT SUSTT SU Artikel ini membahas implementasi nilai karakter cinta damai yang di dalamnya setiap anggota jemaat memiliki sikap cinta damai terhadap satu dengan yangArtikel ini membahas implementasi nilai karakter cinta damai yang di dalamnya setiap anggota jemaat memiliki sikap cinta damai terhadap satu dengan yang
Useful /
POLTEKKES JAKARTA 3POLTEKKES JAKARTA 3 Hasilnya, laju pernapasan turun signifikan dari 39,80 menjadi 35,07 kali/menit (p=0,001) dan saturasi oksigen naik dari 92,80 % menjadi 95,36 % (p=0,001).Hasilnya, laju pernapasan turun signifikan dari 39,80 menjadi 35,07 kali/menit (p=0,001) dan saturasi oksigen naik dari 92,80 % menjadi 95,36 % (p=0,001).
STTS ABDA AGUNGSTTS ABDA AGUNG Hasil penelitian menunjukkan bahwa Paulus menerapkan prinsip-prinsip etika seperti kasih sebagai dasar tindakan, pengampunan yang memulihkan, disiplinHasil penelitian menunjukkan bahwa Paulus menerapkan prinsip-prinsip etika seperti kasih sebagai dasar tindakan, pengampunan yang memulihkan, disiplin
SARI MUTIARASARI MUTIARA Peserta kini memahami pentingnya peran Dinas Pariwisata Kota Medan dalam melindungi hak cipta pekerja seni di era digital. Disarankan untuk melanjutkanPeserta kini memahami pentingnya peran Dinas Pariwisata Kota Medan dalam melindungi hak cipta pekerja seni di era digital. Disarankan untuk melanjutkan
SARI MUTIARASARI MUTIARA Permasalahan yang dihadapi adalah kurangnya peran penegak hukum memberikan keadilan kepada terdakwa yang telah melakukan penipuan kepada orang lain. DalamPermasalahan yang dihadapi adalah kurangnya peran penegak hukum memberikan keadilan kepada terdakwa yang telah melakukan penipuan kepada orang lain. Dalam