STTPBSTTPB
KURIOSKURIOSPenelitian ini menawarkan pembacaan subversif terhadap Lukas 11:37-45 dengan menempatkan perikop jamuan makan dalam kerangka hospitalitas profetik. Hospitalitas dipahami bukan sekadar praktik sosial, melainkan ruang teologis di mana Yesus, meskipun hadir sebagai tamu, bertindak sebagai penjamu yang menafsir ulang makna kesucian, keadilan, dan iman yang autentik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan dengan analisis historis, naratif, dan teologis, dengan mempertimbangkan konteks sosio-religius Yudaisme abad pertama yang menjadikan meja makan sebagai penanda kemurnian ritual dan batas sosial. Hasil kajian menunjukkan bahwa penolakan Yesus terhadap ritual pencucian tangan merupakan tindakan hospitalitas yang bersifat subversif dan profetik, yang menyingkap ketegangan antara kesalehan lahiriah dan tanggung jawab etis. Narasi ini membongkar formalisme religius yang menutupi ketidakadilan struktural. Secara teologis, Injil Lukas menampilkan hospitalitas sebagai praksis profetik yang menuntut keadilan, belas kasih, dan integritas moral. Implikasinya, gereja masa kini dipanggil untuk menata ulang ibadah dan persekutuan sebagai ruang perjumpaan iman yang autentik dan bertanggung jawab secara etis di tengah budaya religius yang semakin performatif di era digital.
37–45 menghadirkan adegan jamuan makan sebagai bentuk hospitalitas profetik yang subversif, di mana Yesus, meskipun hadir sebagai tamu, bertindak sebagai penjamu yang mentransformasi meja makan menjadi arena kritik teologis.Melalui pembacaan naratif-teologis, studi ini menunjukkan bahwa konflik di meja makan bukan sekadar persoalan etika pribadi atau legalisme Farisi, melainkan pembongkaran profetis terhadap sistem religius yang menyamarkan ketidakadilan melalui ritual lahiriah.Meja makan berfungsi sebagai locus konflik dan counter narrative yang menyingkap kontradiksi antara kesalehan simbolik dan tuntutan keadilan Allah.Berbeda dari pembacaan profetik yang menekankan imajinasi sosial atau kritik ritual secara umum, penelitian ini menegaskan hospitalitas sebagai mekanisme profetik aktif yang secara naratif digunakan Lukas untuk membongkar produksi legitimasi religius melalui performa kesalehan.Dengan demikian, kritik profetis Yesus di meja makan berfungsi sebagai paradigma teologis untuk membaca fenomena religiositas kontemporer, khususnya dalam konteks digital, di mana ekspresi iman kerap direduksi menjadi performa publik, citra visual, dan legitimasi simbolik.
Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif antara praktik hospitalitas dalam Injil Lukas dengan tradisi hospitalitas dalam budaya Mediterania kuno untuk memahami lebih dalam konteks sosio-kultural perikop ini. Kedua, penelitian dapat mengkaji bagaimana konsep hospitalitas profetik dapat diterapkan dalam konteks dialog antaragama, khususnya dalam menghadapi polarisasi dan intoleransi yang semakin meningkat. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi bagaimana media sosial dapat dimanfaatkan sebagai ruang untuk mempraktikkan hospitalitas profetik, dengan fokus pada pembentukan komunitas online yang inklusif dan berkeadilan. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam memahami dan mempraktikkan iman Kristen secara kontekstual dan relevan di era digital.
| File size | 458.69 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
ASIAASIA Hal ini menghasilkan manfaat lingkungan berupa pengurangan ketergantungan pada pupuk kimia, perbaikan kualitas tanah, serta pengurangan limbah, sekaligusHal ini menghasilkan manfaat lingkungan berupa pengurangan ketergantungan pada pupuk kimia, perbaikan kualitas tanah, serta pengurangan limbah, sekaligus
STFTKIJNESTFTKIJNE Teori ini cenderung berfokus pada perubahan perilaku yang terlihat secara eksternal, namun kurang memperhatikan aspek internal seperti motivasi hati, kebebasanTeori ini cenderung berfokus pada perubahan perilaku yang terlihat secara eksternal, namun kurang memperhatikan aspek internal seperti motivasi hati, kebebasan
STFTKIJNESTFTKIJNE Namun, kurangnya pewarisan dari orang tua kepada generasi muda, sehingga kurang dilestarikan. Permainan saso kapyaf memiliki kontribusi penting dalam pembentukanNamun, kurangnya pewarisan dari orang tua kepada generasi muda, sehingga kurang dilestarikan. Permainan saso kapyaf memiliki kontribusi penting dalam pembentukan
OJSOJS Kemerosotan nilai kasih di kalangan orang percaya dipengaruhi oleh kurangnya dedikasi kepada Allah dan pengaruh budaya hedon‑materialistik, yang menghambatKemerosotan nilai kasih di kalangan orang percaya dipengaruhi oleh kurangnya dedikasi kepada Allah dan pengaruh budaya hedon‑materialistik, yang menghambat
JURNALSYNTAXADMIRATIONJURNALSYNTAXADMIRATION Penelitian ini membahas kebebasan berpikir sebagai elemen penting dalam pengembangan teologi Kristen dan bagaimana gereja merespons tantangan sosial modern.Penelitian ini membahas kebebasan berpikir sebagai elemen penting dalam pengembangan teologi Kristen dan bagaimana gereja merespons tantangan sosial modern.
TEKNOKRATTEKNOKRAT Sementara itu, limbah peternakan, terutama feses sapi, sering tidak dimanfaatkan dengan optimal dan dapat menjadi sumber polusi. PT Sanjaya Farm, sebuahSementara itu, limbah peternakan, terutama feses sapi, sering tidak dimanfaatkan dengan optimal dan dapat menjadi sumber polusi. PT Sanjaya Farm, sebuah
TEKNOKRATTEKNOKRAT Pemeliharaan perangkat pendukung Sistem Informasi Geografis (SIG) dan situs web perlu dibantu oleh Universitas Sam Ratulangi Manado untuk keberlanjutannyaPemeliharaan perangkat pendukung Sistem Informasi Geografis (SIG) dan situs web perlu dibantu oleh Universitas Sam Ratulangi Manado untuk keberlanjutannya
UIN WALISONGOUIN WALISONGO Analisis kesesuaian model menunjukkan bahwa perilaku dalam relasi tidak memprediksi luaran tersebut, dan tidak ada efek interaksi antar pasangan. AkanAnalisis kesesuaian model menunjukkan bahwa perilaku dalam relasi tidak memprediksi luaran tersebut, dan tidak ada efek interaksi antar pasangan. Akan
Useful /
STFTKIJNESTFTKIJNE Nilai-nilai ini menjadikan orang Waena bisa hidup bersama dan harmonis dalam kehidupan mereka sehari-hari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalahNilai-nilai ini menjadikan orang Waena bisa hidup bersama dan harmonis dalam kehidupan mereka sehari-hari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah
STFTKIJNESTFTKIJNE Sistem patriarki dan kapitalisme memperburuk ketidakadilan ini, meminggirkan perempuan dari proses pengambilan keputusan terkait tanah dan sumber dayaSistem patriarki dan kapitalisme memperburuk ketidakadilan ini, meminggirkan perempuan dari proses pengambilan keputusan terkait tanah dan sumber daya
ISI YogyakartaISI Yogyakarta Kombinasi gaya musik seperti Gregorian chant dan musik pop tidak hanya melengkapi, tetapi justru menciptakan narasi tersendiri. Hal ini memperkuat bahwaKombinasi gaya musik seperti Gregorian chant dan musik pop tidak hanya melengkapi, tetapi justru menciptakan narasi tersendiri. Hal ini memperkuat bahwa
ISI YogyakartaISI Yogyakarta The mandheg is divided into two, namely the mandheg kedah and mandheg pasrèn, with the elements of forming andhegan gawan, song sentences, balungan melodicThe mandheg is divided into two, namely the mandheg kedah and mandheg pasrèn, with the elements of forming andhegan gawan, song sentences, balungan melodic