STTPBSTTPB

KURIOSKURIOS

Artikel ini mengajukan rekonstruksi teologis terhadap sakramen pernikahan Kristen melalui perspektif ritual studies, khususnya konsep liminalitas Victor Turner. Teologi pernikahan konvensional cenderung beroperasi dalam logika biner statis yang mereduksi pernikahan menjadi status ontologis yang diperoleh sekali dan permanen.

Pernikahan, dalam kerangka ini, bukan tujuan yang dicapai melainkan perjalanan yang dijalani—perjalanan liminal menuju kepenuhan koinonia dalam Kerajaan Allah.Pernikahan sebagai communitas/koinonia bukan urusan privat dua individu tetapi partisipasi dalam dan refleksi dari persekutuan trinitaris.Dialektika antara communitas pernikahan dan struktur gerejawi merefleksikan dialektika yang lebih luas antara spontanitas Roh dan institusi dalam kehidupan gereja.

Untuk memperdalam pemahaman tentang pernikahan sebagai ruang liminal, penelitian lanjutan dapat menggali lebih dalam tentang bagaimana konsep liminalitas dapat diterapkan dalam praktik pastoral dan liturgis. Selain itu, penelitian tentang pengalaman pasangan yang menikah dalam konteks liminalitas dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang bagaimana pernikahan dapat dipahami sebagai perjalanan menuju kepenuhan koinonia dalam Kerajaan Allah. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat membantu memperkaya teologi sakramental pernikahan dan memperbarui praktik gereja dalam mendukung pasangan yang menikah.

Read online
File size402.03 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test