AKRABJUARAAKRABJUARA
Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu SosialAkrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu SosialThis research aims to determine the influence of knowledge sharing and organizational culture on teacher performance with job satisfaction as an intervening variable. The object of this research is the senior high school 2 sungai penuh. The respondents in this study are teachers at the senior high school 2 sungai penuh city with a total of 30 people. Based on the results of the previous analysis and discussion, the following can be concluded: knowledge sharing, organizational culture has an influence on the large hall of the senior high school 2 Sungai penuh city, because T count>T table (4.16>0.05). Job satisfaction influences the performance of teachers at the senior high school 2, Sungai penuh city because T count>T table (0,40>0,05). Knowledge sharing influences job satisfaction. This is proven by T count >T table (0,44>0,05). Organizational culture has an effect on job satisfaction. This is proven by T count>T table (0.26>0,05) job satisfaction has an effect as an intervening variable between knowledge sharing on the performance of teachers at the senior high school 2, Sungai penuh city. This is proven by T count
Knowledge sharing influences teacher performance at SMA Negeri 2 Sungai Penuh City.Organizational culture influences teacher performance at SMA Negeri 2 Sungai Penuh City.Job satisfaction influences teacher performance at SMA Negeri 2 Sungai Penuh City.
Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi pengaruh kepemimpinan transformasional terhadap peningkatan knowledge sharing di kalangan guru, mengingat gaya kepemimpinan yang suportif dan inspiratif dapat mendorong kolaborasi dan pertukaran pengetahuan. Selain itu, studi dapat difokuskan pada pengembangan model intervensi yang bertujuan untuk meningkatkan budaya organisasi yang positif di sekolah, misalnya melalui pelatihan dan program pengembangan profesional yang menekankan pentingnya kerjasama dan komunikasi terbuka. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi peran pentingnya iklim kerja yang kondusif dalam memediasi hubungan antara kepuasan kerja dan kinerja guru, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti keseimbangan kerja-hidup dan dukungan sosial dari rekan kerja, untuk memberikan rekomendasi yang lebih komprehensif bagi peningkatan kualitas pendidikan.
| File size | 742.57 KB |
| Pages | 20 |
| DMCA | Report |
Related /
MSTI INDONESIAMSTI INDONESIA Ruangguru mengembangkan berbagai layanan pembelajaran berbasis teknologi, termasuk layanan kelas virtual, platform tes online, video pembelajaran berlangganan,Ruangguru mengembangkan berbagai layanan pembelajaran berbasis teknologi, termasuk layanan kelas virtual, platform tes online, video pembelajaran berlangganan,
UMPARUMPAR Strategi promosi meningkatkan kesadaran publik, namun efektivitasnya dalam membangun loyalitas hanya tercapai bila didukung oleh kualitas layanan yangStrategi promosi meningkatkan kesadaran publik, namun efektivitasnya dalam membangun loyalitas hanya tercapai bila didukung oleh kualitas layanan yang
UMPARUMPAR Efektivitas pengawasan memiliki pengaruh signifikan terhadap penilaian kinerja oleh Inspektorat Regional Kabupaten Nunukan. Semakin tinggi efektivitasEfektivitas pengawasan memiliki pengaruh signifikan terhadap penilaian kinerja oleh Inspektorat Regional Kabupaten Nunukan. Semakin tinggi efektivitas
PENERBITGOODWOODPENERBITGOODWOOD Penelitian menyimpulkan bahwa meskipun terdapat komitmen yang jelas dalam peran administratif, sosial, dan pembangunan, efektivitasnya terhambat oleh keterbatasanPenelitian menyimpulkan bahwa meskipun terdapat komitmen yang jelas dalam peran administratif, sosial, dan pembangunan, efektivitasnya terhambat oleh keterbatasan
UNIBAUNIBA Kemudahan transaksi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan dan loyalitas pengguna dompet digital DANA, sementara risiko keamanan berpengaruhKemudahan transaksi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan dan loyalitas pengguna dompet digital DANA, sementara risiko keamanan berpengaruh
UNIBAUNIBA Kajian ini menghasilkan sintesis konseptual dan model BMC sederhana yang menegaskan hubungan antara inovasi pedagogis, nilai ekonomi pendidikan, dan praktikKajian ini menghasilkan sintesis konseptual dan model BMC sederhana yang menegaskan hubungan antara inovasi pedagogis, nilai ekonomi pendidikan, dan praktik
MSTI INDONESIAMSTI INDONESIA 0 M3 untuk menguji 18 hipotesis penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal intelektual hijau tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap nilai0 M3 untuk menguji 18 hipotesis penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal intelektual hijau tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap nilai
APTISIAPTISI Dengan pendekatan kuantitatif deskriptif cross-sectional, sampel berjumlah 130 tenaga medis di RSUD Sukajadi, Banyuasin, diambil melalui purposive sampling.Dengan pendekatan kuantitatif deskriptif cross-sectional, sampel berjumlah 130 tenaga medis di RSUD Sukajadi, Banyuasin, diambil melalui purposive sampling.
Useful /
MIFTAHUL ULUMMIFTAHUL ULUM Mulai dari isu peran ganda, emansipasi, kekerasan seksual, hingga budaya patriarki. Oleh karenanya dibutuhkan media sebagai alat untuk dapat menyosialisasikanMulai dari isu peran ganda, emansipasi, kekerasan seksual, hingga budaya patriarki. Oleh karenanya dibutuhkan media sebagai alat untuk dapat menyosialisasikan
POLMAN BANDUNGPOLMAN BANDUNG Pada pengujian melalui toggle switch, didapatkan respons rata-rata pendeteksian crust breaker normal 86,54% dan abnormal 90,51%. Hasil pengujian implementasiPada pengujian melalui toggle switch, didapatkan respons rata-rata pendeteksian crust breaker normal 86,54% dan abnormal 90,51%. Hasil pengujian implementasi
UINSUNAUINSUNA Hasil penelitian Media Miniatur tempat Ibadah dinyatakan valid dengan hasil rata-rata 90,20% dengan kategori “sangat valid. Angket respon siswa sebesarHasil penelitian Media Miniatur tempat Ibadah dinyatakan valid dengan hasil rata-rata 90,20% dengan kategori “sangat valid. Angket respon siswa sebesar
UTBUTB Untuk menjamin objektivitas, transparansi, dan kesesuaian antara tuntutan tugas dalam jabatan dengan pegawai yang akan menduduki jabatan tersebut, perluUntuk menjamin objektivitas, transparansi, dan kesesuaian antara tuntutan tugas dalam jabatan dengan pegawai yang akan menduduki jabatan tersebut, perlu