AKRABJUARAAKRABJUARA

Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu SosialAkrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial

Kebijakan impor gula yang diterbitkan oleh Menteri Perdagangan pada tahun 2015 menyebabkan perdebatan karena dianggap bertentangan dengan hukum yang berlaku, dilakukan tanpa adanya koordinasi antar kementerian, dan berpotensi merugikan negara. Walaupun data dari pemerintah menunjukkan adanya surplus gula, izin impor masih diberikan kepada pihak swasta. Hal ini menimbulkan kecurigaan terkait penyalahgunaan kekuasaan dan mendorong upaya pengujian hukum melalui jalur pengadilan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis regulasi hukum tentang impor gula sesuai dengan kerangka hukum nasional serta meneliti penerapan konsep penyalahgunaan kekuasaan dalam kebijakan diskresi Menteri Perdagangan berdasarkan penilaian dalam Putusan Nomor 34/Pid. Sus-TPK/2025/PN Jkt. Pst.

This study reveals that the sugar import policy issued by the Minister of Trade in 2015 did not meet the basic principles of good governance, thus violating the limits of his authority and meeting the requirements for abuse of authority as stipulated in the State Administration Law.A review of the legal facts in decision 34/Pid.Pst confirms that this action was not only administratively incorrect but also resulted in losses for the state and affected the domestic sugar industry ecosystem.Therefore, the issue of the legitimacy of the Minister of Trades actions and their relationship to elements of corruption can be clearly explained by the finding that the sugar import decision contradicted existing regulations and had legal consequences in the form of criminal penalties.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk memperkuat mekanisme pengawasan, melakukan standarisasi prosedur verifikasi teknis, mengintegrasikan sistem data antar-kementerian, dan menerapkan sanksi tegas untuk mencegah korupsi dalam kebijakan perdagangan strategis. Selain itu, perlu dilakukan evaluasi lebih mendalam terhadap efektivitas mekanisme pengawasan institusional dalam mencegah dampak negatif dari penggunaan wewenang secara diskresioner dalam administrasi publik. Penelitian lanjutan dapat fokus pada perbandingan kasus-kasus serupa atau studi mendalam tentang mekanisme pengawasan impor antar-kementerian untuk meningkatkan pemahaman tentang pola penyalahgunaan wewenang dalam kebijakan perdagangan strategis.

Read online
File size347.91 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test