UNAIUNAI
11th International Scholars Conference11th International Scholars ConferenceArtikel ini menyelidiki peran tradisi lokal dalam mendukung pluralisme agama di Indonesia, sebuah negara dengan keragaman agama yang kaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, dengan menekankan metode etnografi dan studi kasus. Analisis menunjukkan bagaimana pengalaman bersama, kohesi sosial, dan dialog antaragama yang dipromosikan oleh tradisi-tradisi ini berkontribusi pada masyarakat yang harmonis. Contoh-contoh seperti festival Yadnya Kasada dan Rewang menunjukkan hal ini dalam tindakan. Konsep sincretisme, yang terlihat dalam praktik seperti ritual kematian Toraja, lebih lanjut menunjukkan koeksistensi damai. Namun, artikel ini mengakui potensi kekurangan. Tradisi lokal mungkin memperkuat hierarki sosial atau menciptakan tekanan untuk menyesuaikan diri. Mengakui batasan-batasan ini sangat penting. Selain itu, kebijakan pemerintah, pendidikan, dan media memainkan peran penting dalam mendukung tradisi-tradisi ini. Inisiatif yang mempromosikan dialog antaragama, menghormati keyakinan yang beragam, dan menghargai tradisi lokal dapat memperkuat dampak mereka. Dengan belajar dari pengalaman Indonesia, masyarakat yang beragam lainnya dapat mengembangkan strategi untuk mendukung pluralisme agama.
Lanskap agama Indonesia yang beragam ditandai dengan perpaduan unik tradisi lokal yang mendukung pluralisme agama dan harmoni sosial.Meskipun negara ini didominasi oleh umat Islam, pengakuan resmi terhadap agama lain seperti Kristen, Hindu, Buddha, dan Konghucu mencerminkan komitmennya terhadap toleransi agama, seperti yang ditekankan dalam moto nasional Bhinneka Tunggal Ika (Persatuan dalam Keragaman).Tradisi lokal, seperti festival bersama, kerja sama komunitas, dan ritual sincretic, memainkan peran penting dalam menumbuhkan pemahaman dan rasa hormat antaragama di antara komunitas yang beragam di Indonesia.Namun, meskipun dinamika positif ini, tantangan seperti konservatisme agama, ketidaksamaan sosial, dan diskriminasi terhadap kelompok minoritas menimbulkan ancaman signifikan terhadap pemeliharaan pluralisme agama yang sejati.
Untuk memperkuat peran tradisi lokal dalam mendukung pluralisme agama di Indonesia, penelitian lanjutan dapat mengusulkan ide-ide berikut: . . 1. Menganalisis dampak kebijakan pemerintah yang mendukung dialog antaragama dan inisiatif inklusif terhadap tradisi lokal. Bagaimana kebijakan ini dapat memperkuat tradisi lokal dan bagaimana tradisi lokal dapat mempengaruhi kebijakan tersebut? . . 2. Meneliti bagaimana kurikulum pendidikan yang menekankan keragaman agama dan peran tradisi lokal dalam menciptakan harmoni dapat memberdayakan generasi muda untuk memeluk dan mempromosikan toleransi. Bagaimana kurikulum ini dapat dirancang untuk memastikan pemahaman yang lebih dalam tentang keragaman agama dan tradisi lokal? . . 3. Memeriksa peran media dalam menggambarkan berbagai agama dengan hormat dan menampilkan contoh positif harmoni antaragama. Bagaimana media dapat memainkan peran konstruktif dalam mempromosikan pemahaman dan toleransi, serta bagaimana ini dapat mempengaruhi tradisi lokal?.
- Pancasila Village, Multicultural Education and Moderation of Diversity in Indonesia | Nazhruna: Jurnal... doi.org/10.31538/nzh.v4i2.1238Pancasila Village Multicultural Education and Moderation of Diversity in Indonesia Nazhruna Jurnal doi 10 31538 nzh v4i2 1238
- Implementasi Toleransi Umat Beragama : Telaah Hubungan Islam dan Kristen di Durensewu Pasuruan Jawa Timur... ejournal.iahntp.ac.id/index.php/satya-widya/article/view/472Implementasi Toleransi Umat Beragama Telaah Hubungan Islam dan Kristen di Durensewu Pasuruan Jawa Timur ejournal iahntp ac index php satya widya article view 472
- Analisis Framing “Zero Tolerance†Pada Film Indonesia: Diversity Under... doi.org/10.34007/jehss.v4i4.1034Analisis Framing yCeZero ToleranceyCAy Pada Film Indonesia Diversity Under doi 10 34007 jehss v4i4 1034
- Tinjauan Trilogi Kerukunan Umat Beragama Berdasarkan Perspektif Iman Kristen | Arifianto | Angelion:... doi.org/10.38189/jan.v1i1.38Tinjauan Trilogi Kerukunan Umat Beragama Berdasarkan Perspektif Iman Kristen Arifianto Angelion doi 10 38189 jan v1i1 38
| File size | 188.11 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
UM SURABAYAUM SURABAYA Hasil penelitian pertama, kemampuan menulis sistematika artikel ilmiah. Sebanyak 17 kelompok atau 85% dikategorikan baik atau dapat menulis sistematikaHasil penelitian pertama, kemampuan menulis sistematika artikel ilmiah. Sebanyak 17 kelompok atau 85% dikategorikan baik atau dapat menulis sistematika
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Kontroversi Arian merupakan pergumulan teologis yang mendalam mengenai hakikat Yesus Kristus dan hubungannya dengan Allah Bapa. Perdebatan ini tidak hanyaKontroversi Arian merupakan pergumulan teologis yang mendalam mengenai hakikat Yesus Kristus dan hubungannya dengan Allah Bapa. Perdebatan ini tidak hanya
STTBERITAHIDUPSTTBERITAHIDUP Penolakan mereka terhadap penindasan membawa dampak bagi komunitas yang lebih luas. Tulisan ini menyajikan sebuah tafsiran atas Kitab Daniel 1-6 dalamPenolakan mereka terhadap penindasan membawa dampak bagi komunitas yang lebih luas. Tulisan ini menyajikan sebuah tafsiran atas Kitab Daniel 1-6 dalam
IICETIICET Penelitian ini menekankan perlunya revisi kurikulum, pengembangan program pelatihan guru, dan dukungan kebijakan untuk memperkuat implementasi moderasiPenelitian ini menekankan perlunya revisi kurikulum, pengembangan program pelatihan guru, dan dukungan kebijakan untuk memperkuat implementasi moderasi
STAINSTAIN Integrasi Maqasid al-Shariah menyediakan fondasi etis yang menekankan kesejahteraan kolektif, membuat praktik ekonomi Islam bermanfaat dan dapat diterimaIntegrasi Maqasid al-Shariah menyediakan fondasi etis yang menekankan kesejahteraan kolektif, membuat praktik ekonomi Islam bermanfaat dan dapat diterima
IBNTEGALIBNTEGAL Moderasi beragama dalam konteks Islam merujuk kepada pendekatan yang lebih seimbang dan toleran terhadap ajaran Islam, yang menghindari ekstremisme danModerasi beragama dalam konteks Islam merujuk kepada pendekatan yang lebih seimbang dan toleran terhadap ajaran Islam, yang menghindari ekstremisme dan
IBNUSINAPUBLISHERIBNUSINAPUBLISHER Dalam konteks hukum, Brunei Darussalam menerapkan Hukum Syariah yang didasarkan pada ajaran Islam. Hal ini mempengaruhi sistem peradilan, penegakan hukum,Dalam konteks hukum, Brunei Darussalam menerapkan Hukum Syariah yang didasarkan pada ajaran Islam. Hal ini mempengaruhi sistem peradilan, penegakan hukum,
ITSKHATULISTIWAITSKHATULISTIWA Salah satu kompetensi tersebut adalah kewirausahaan, karena ulama agama (kyai, ustad/ustazah) tidak lazim mengejar profesi berorientasi pendapatan. SalahSalah satu kompetensi tersebut adalah kewirausahaan, karena ulama agama (kyai, ustad/ustazah) tidak lazim mengejar profesi berorientasi pendapatan. Salah
Useful /
STTBERITAHIDUPSTTBERITAHIDUP Ayat-ayat pembuka (Mat. 5:1-2) dan penutupnya (Mat. 7:28-29) menegaskan bahwa Yesus mengajar dengan otoritas ilahi. Melalui metode kualitatif dengan pendekatanAyat-ayat pembuka (Mat. 5:1-2) dan penutupnya (Mat. 7:28-29) menegaskan bahwa Yesus mengajar dengan otoritas ilahi. Melalui metode kualitatif dengan pendekatan
45MATARAM45MATARAM Mahasiswa berperan sebagai agen perubahan yang memperkuat ekonomi daerah melalui inovasi, digitalisasi, dan pemberdayaan komunitas. Oleh karena itu, lembagaMahasiswa berperan sebagai agen perubahan yang memperkuat ekonomi daerah melalui inovasi, digitalisasi, dan pemberdayaan komunitas. Oleh karena itu, lembaga
STAINSTAIN Penelitian ini mengidentifikasi bahwa pernikahan paksa remaja sering dipandang sebagai respons budaya terhadap perilaku yang dianggap melanggar norma sosialPenelitian ini mengidentifikasi bahwa pernikahan paksa remaja sering dipandang sebagai respons budaya terhadap perilaku yang dianggap melanggar norma sosial
STTCIREBONSTTCIREBON Redesain Taman Kober dengan pendekatan konsep ekologi berhasil meningkatkan fungsi ruang terbuka hijau secara estetis, fungsional, dan berkelanjutan. PenggunaanRedesain Taman Kober dengan pendekatan konsep ekologi berhasil meningkatkan fungsi ruang terbuka hijau secara estetis, fungsional, dan berkelanjutan. Penggunaan