YANAYANA
Algebra : Jurnal Pendidikan, Sosial dan SainsAlgebra : Jurnal Pendidikan, Sosial dan SainsPenelitian ini akan mengungkap fenomena bullying yang sering terjadi oleh siswa sekolah menengah atas sebagai pelaku bullying yang tidak sadar. Sampel diperoleh dari beberapa sekolah, yaitu beberapa kota di Sumatera Utara dengan total 760 sampel, terdiri dari siswa kelas X hingga XII, terdiri dari sekolah umum hingga sekolah menengah atas berbasis pesantren dengan total 6 sekolah. Ada 3 dimensi perilaku bullying, yaitu fisik, verbal, dan non-fisik/non-verbal. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik sampling purposive dan berfokus pada sekolah menengah atas yang memiliki konselor sekolah dan telah melakukan upaya pencegahan terkait masalah bullying yang marak. Studi menggunakan skala Likert yang telah divalidasi sebelumnya sebagai instrumen penelitiannya. Melakukan uji validitas dan reliabilitas serta pendekatan deskriptif untuk menggambarkan pola perilaku bullying. Hasil studi menunjukkan masih adanya perilaku bullying di antara siswa sekolah menengah atas berdasarkan tingkat kelas tertentu (kelas X, XI, dan XII), kemudian berdasarkan jenis kelamin. Laporan perilaku bullying masih terjadi dengan porsi yang relatif kecil dibandingkan perilaku yang tidak melibatkan bullying. Temuan lain adalah tidak ada perbedaan yang signifikan antara pola perilaku bullying di sekolah umum dan pesantren. Namun, bullying masih terjadi di sekolah yang menjadi sampel dalam penelitian ini meskipun mereka memiliki konselor sekolah, salah satu alasannya adalah rasio antara konselor sekolah dan siswa tidak seimbang sehingga upaya pencegahan terkait bullying tidak optimal.
Perilaku bullying di antara siswa sekolah menengah atas adalah masalah kompleks dengan berbagai pemicu dan dampak.Berdasarkan temuan dalam penelitian, siswa dari kedua jenis kelamin masih memiliki kesempatan untuk menjadi pelaku bullying di sekolah, baik secara sadar maupun tidak sadar.Selain itu, dalam beberapa rentang usia, ditemukan bahwa tidak ada siswa tertentu yang mendominasi sebagai pelaku bullying, tetapi siswa dari semua rentang usia yang ada dalam penelitian ini memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi pelaku bullying.Pada akhir laporan penelitian, bahwa perilaku bullying masih muncul tetapi tidak signifikan, bahwa peserta mengakui bahwa bullying terlibat antara kategori sering-selalu dengan persentase 29% dibandingkan dengan kategori tidak pernah-jarang dengan persentase 71%, data menunjukkan bahwa bullying masih muncul tetapi dengan angka yang tidak dominan.Baik sekolah dengan model pesantren maupun model sekolah umum diidentifikasi memiliki kesempatan yang sama dalam hal terlibat dalam perilaku bullying meskipun dalam angka persentase kecil, artinya data menunjukkan bahwa peran konselor sekolah terlihat tetapi tidak optimal karena keterbatasan yang terjadi di lapangan/sekolah.
Berdasarkan hasil penelitian ini, kami menyarankan agar dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku bullying di antara siswa sekolah menengah atas. Penelitian ini dapat berfokus pada peran konselor sekolah dalam mencegah dan menangani perilaku bullying. Selain itu, penting untuk menyelidiki dampak bullying terhadap kesehatan mental siswa dan strategi intervensi yang efektif untuk mengurangi perilaku bullying di lingkungan sekolah. Penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi peran orang tua, guru, dan komunitas dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bebas bullying. Dengan memahami faktor-faktor yang berkontribusi terhadap perilaku bullying dan mengembangkan strategi intervensi yang komprehensif, kita dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih positif dan mendukung bagi siswa.
- Studi tentang Perilaku Perundungan Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kabupaten Bima | JIIP - Jurnal... jiip.stkipyapisdompu.ac.id/jiip/index.php/JIIP/article/view/444Studi tentang Perilaku Perundungan Siswa Sekolah Menengah Kejuruan SMK di Kabupaten Bima JIIP Jurnal jiip stkipyapisdompu ac jiip index php JIIP article view 444
- Schoolâbased education to prevent bullying in high schools in Indonesia - Noboru - 2021 - Pediatrics... doi.org/10.1111/ped.14475SchoolyAAAabased education to prevent bullying in high schools in Indonesia Noboru 2021 Pediatrics doi 10 1111 ped 14475
- Defining Bullying in the Indonesian Context: A Systematic Review | Atlantis Press. defining bullying... doi.org/10.2991/978-2-38476-142-5_40Defining Bullying in the Indonesian Context A Systematic Review Atlantis Press defining bullying doi 10 2991 978 2 38476 142 5 40
- PERAN GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM MENCEGAH BULLYING DI SMA NEGERI 1 AMANDRAYA TAHUN PELAJARAN... doi.org/10.57094/jubikon.v2i1.376PERAN GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM MENCEGAH BULLYING DI SMA NEGERI 1 AMANDRAYA TAHUN PELAJARAN doi 10 57094 jubikon v2i1 376
| File size | 308.13 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO To understand the tarekat from Minang, a related research question is asked about the genealogy and role of the community from Minang in Medan City. ThisTo understand the tarekat from Minang, a related research question is asked about the genealogy and role of the community from Minang in Medan City. This
STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO Menyambung huruf yang seharusnya dipisah 2). Memisah huruf yang seharusnya disambung 3). Membentuk huruf tidak sesuai kaidah menyambung baik saat di awal,Menyambung huruf yang seharusnya dipisah 2). Memisah huruf yang seharusnya disambung 3). Membentuk huruf tidak sesuai kaidah menyambung baik saat di awal,
STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO Adapun kendala yang dihadapi adalah tulisan berbahasa Arab belum bersyakkal/berharakat, kurangnya kompetensi ustadz bidang bahasa Arab, kurangnya alokasiAdapun kendala yang dihadapi adalah tulisan berbahasa Arab belum bersyakkal/berharakat, kurangnya kompetensi ustadz bidang bahasa Arab, kurangnya alokasi
STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO Di lingkungan sekolah, beberapa kegiatan yang dapat meningkatkan kesadaran spiritual termasuk mengenalkan nama-nama baik Allah, membacakan Al Quran sebelumDi lingkungan sekolah, beberapa kegiatan yang dapat meningkatkan kesadaran spiritual termasuk mengenalkan nama-nama baik Allah, membacakan Al Quran sebelum
POLTEKKESACEHPOLTEKKESACEH Hasil analisis multivariat menggunakan regresi logistik berganda menunjukkan bahwa bullying dan literasi kesehatan adalah faktor-faktor yang berhubunganHasil analisis multivariat menggunakan regresi logistik berganda menunjukkan bahwa bullying dan literasi kesehatan adalah faktor-faktor yang berhubungan
JOURNALMPCIJOURNALMPCI Temuan ini menggarisbawahi perlunya intervensi terpadu dan multi-level yang menargetkan lingkungan keluarga dan sekolah untuk memupuk kesejahteraan psikologisTemuan ini menggarisbawahi perlunya intervensi terpadu dan multi-level yang menargetkan lingkungan keluarga dan sekolah untuk memupuk kesejahteraan psikologis
STIKESPANTIWALUYASTIKESPANTIWALUYA Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling, dengan jumlah responden sebanyak 100 siswa. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasiTeknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling, dengan jumlah responden sebanyak 100 siswa. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi
STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO Melalui penelitian ini, penulis berusaha membeberkan bagaimana usaha guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di SD Muhammadiyah 1 Jember dalam rangka menjagaMelalui penelitian ini, penulis berusaha membeberkan bagaimana usaha guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di SD Muhammadiyah 1 Jember dalam rangka menjaga
Useful /
POLTEKKESACEHPOLTEKKESACEH Status gizi yang tidak normal pada remaja berdampak terhadap siklus menstruasi remaja yaitu siklus menstruasi menjadi tidak teratur. Dari 10 artikel yangStatus gizi yang tidak normal pada remaja berdampak terhadap siklus menstruasi remaja yaitu siklus menstruasi menjadi tidak teratur. Dari 10 artikel yang
POLTEKKESACEHPOLTEKKESACEH Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan yang telah diuraikan sebelumnya, dapat ditarik kesimpulan bahwa sebagian besar responden berusia dewasa akhirBerdasarkan hasil analisis dan pembahasan yang telah diuraikan sebelumnya, dapat ditarik kesimpulan bahwa sebagian besar responden berusia dewasa akhir
POLTEKKESACEHPOLTEKKESACEH Uji kompetensi telah ditetapkan pada institusi Pendidikan Diploma III Keperawatan oleh organisasi profesi dan pemerintah. Namun uji kompetensi pada DiplomaUji kompetensi telah ditetapkan pada institusi Pendidikan Diploma III Keperawatan oleh organisasi profesi dan pemerintah. Namun uji kompetensi pada Diploma
UNIKSUNIKS The treatment with a composition of 50% compost and 50% former gold mine soil (D4) was identified as the optimal treatment for the growth of red jabonThe treatment with a composition of 50% compost and 50% former gold mine soil (D4) was identified as the optimal treatment for the growth of red jabon