JURNALCOMPARATIVAJURNALCOMPARATIVA
Comparativa: Jurnal Ilmiah Perbandingan Mazhab dan HukumComparativa: Jurnal Ilmiah Perbandingan Mazhab dan HukumAborsi dalam konteks korban pemerkosaan merupakan isu yang kompleks dan penuh kontroversi, baik dari sisi agama maupun hukum. Kehamilan yang terjadi akibat pemerkosaan tidak hanya menimbulkan trauma fisik, tetapi juga tekanan psikologis dan sosial yang berat bagi korban. Oleh karena itu, pembahasan mengenai kebolehan aborsi dalam kasus ini penting untuk dikaji dari berbagai perspektif, termasuk pandangan mazhab Syafii dan Maliki serta regulasi hukum pidana di Indonesia.
Mazhab Syafii memiliki pendekatan yang seimbang dalam menangani persoalan aborsi, khususnya pada kasus kehamilan akibat pemerkosaan.sebelum dan sesudah peniupan ruh (120 hari).Sebelum ruh ditiupkan, sebagian ulama Syafiiyyah memperbolehkan aborsi dengan alasan kuat, seperti trauma psikologis berat, karena janin belum dianggap sebagai makhluk hidup sempurna.Namun setelah 120 hari, aborsi dinilai haram kecuali terdapat alasan syari yang mendesak, seperti ancaman terhadap nyawa ibu.Pandangan ini mencerminkan fleksibilitas mazhab dalam menghadapi situasi kompleks, dengan tetap menekankan prinsip keadilan dan perlindungan terhadap hak individu.Berdasarkan uraian sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa Mazhab Maliki secara umum melarang praktik aborsi setelah kehamilan memasuki usia 40 hari, namun memberikan dispensasi dalam kondisi tertentu seperti kasus pemerkosaan, dengan ketentuan yang ketat.Pendekatan ini mencerminkan kemampuan fikih Islam dalam merespons isu-isu kontemporer, dengan tetap mengacu pada prinsip-prinsip syariah serta mempertimbangkan nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan bagi korban.Hukum pidana Indonesia, melalui Pasal 346–349 KUHP, menetapkan aborsi sebagai tindak pidana tanpa pengecualian, berlandaskan prinsip perlindungan hak hidup janin.61 Tahun 2014 memberikan pengecualian terbatas dalam kasus pemerkosaan dan kondisi medis darurat, dengan syarat ketat seperti usia kehamilan maksimal 40 hari dan persetujuan medis.Meski demikian, tantangan seperti pembuktian pemerkosaan dan keterlambatan deteksi kehamilan menyebabkan perlindungan hukum bagi korban masih lemah dan menimbulkan ketidakpastian.
Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan kajian mendalam tentang dampak psikologis dan sosial yang dialami oleh korban pemerkosaan yang memilih untuk melakukan aborsi. Penelitian ini dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan aborsi, serta dampak jangka panjangnya terhadap kesehatan mental dan kesejahteraan korban. Kedua, penting untuk mengeksplorasi strategi-strategi intervensi dan dukungan yang dapat diberikan kepada korban pemerkosaan, baik sebelum maupun setelah mereka memutuskan untuk melakukan aborsi. Penelitian ini dapat mencakup pengembangan program-program pendampingan psikologis, konseling, dan dukungan sosial yang komprehensif. Ketiga, perlu dilakukan kajian komparatif tentang implementasi dan efektivitas peraturan perundang-undangan terkait aborsi dalam kasus pemerkosaan di berbagai wilayah di Indonesia. Penelitian ini dapat menganalisis tantangan-tantangan yang dihadapi dalam penerapan hukum, serta mengusulkan strategi-strategi untuk meningkatkan akses dan perlindungan hukum bagi korban pemerkosaan yang memilih untuk melakukan aborsi.
| File size | 337.98 KB |
| Pages | 29 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIFLORUNIFLOR Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis secara kualitatif melalui tahap reduksi data, penyajian,Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis secara kualitatif melalui tahap reduksi data, penyajian,
UNIFLORUNIFLOR Penelitian dilakukan di sebuah universitas swasta di Malang, Indonesia, dengan menggunakan desain studi kasus kualitatif pada satu partisipan yang dipilihPenelitian dilakukan di sebuah universitas swasta di Malang, Indonesia, dengan menggunakan desain studi kasus kualitatif pada satu partisipan yang dipilih
UNJAUNJA Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami hubungan antara bahasa, budaya, dan lingkungan sosial dalam penamaan tempat serta menegaskan pentingnyaPenelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami hubungan antara bahasa, budaya, dan lingkungan sosial dalam penamaan tempat serta menegaskan pentingnya
STIHALBANNASTIHALBANNA Penelitian ini menemukan bahwa pendampingan hukum untuk korban pemerkosaan mencakup strategi litigasi dan non-litigasi, serta upaya khusus untuk melindungiPenelitian ini menemukan bahwa pendampingan hukum untuk korban pemerkosaan mencakup strategi litigasi dan non-litigasi, serta upaya khusus untuk melindungi
JURNALCOMPARATIVAJURNALCOMPARATIVA Selain itu, artikel ini menyoroti bahwa tanggung jawab hukum untuk melindungi populasi rentan ini harus diintegrasikan ke seluruh sektor pemerintahan,Selain itu, artikel ini menyoroti bahwa tanggung jawab hukum untuk melindungi populasi rentan ini harus diintegrasikan ke seluruh sektor pemerintahan,
UNJAYAUNJAYA Diharapkan bahwa kemajuan teknologi informasi ini akan membantu dalam optimalisasi pemrosesan data di toko Fortuner. Penelitian ini menggunakan metodologiDiharapkan bahwa kemajuan teknologi informasi ini akan membantu dalam optimalisasi pemrosesan data di toko Fortuner. Penelitian ini menggunakan metodologi
IBRAHIMYIBRAHIMY Fenomena ini menuntut penegakan hukum yang tegas dan berperspektif korban. Pemberatan hukuman bagi pelaku tindak pidana kekerasan seksual di kampus menjadiFenomena ini menuntut penegakan hukum yang tegas dan berperspektif korban. Pemberatan hukuman bagi pelaku tindak pidana kekerasan seksual di kampus menjadi
STKIP PASUNDANSTKIP PASUNDAN Berdasarkan hasil penelitian yang telah dipaparkan sebelumnya, maka peneliti menyimpulkan bahwa penggunaan media modifikasi dalam pembelajaran tenis mejaBerdasarkan hasil penelitian yang telah dipaparkan sebelumnya, maka peneliti menyimpulkan bahwa penggunaan media modifikasi dalam pembelajaran tenis meja
Useful /
SIMPADUSIMPADU Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara persepsi siswa terhadap model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan kemampuan pemecahanPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara persepsi siswa terhadap model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan kemampuan pemecahan
TUNASBANGSATUNASBANGSA Dimana data dikumpulkan melalui observasi langsung. Data dikategorikan berdasarkan jurusan. Hasil yang didapat dari pengujian Matlab nilai performanceDimana data dikumpulkan melalui observasi langsung. Data dikategorikan berdasarkan jurusan. Hasil yang didapat dari pengujian Matlab nilai performance
TUNASBANGSATUNASBANGSA PT. Akses Lintas Nusantara adalah Perusahaan yang bergerak di bidang Penjualan Paket Kuota Internet dan saldo paket. Perusahaan ini memiliki berbagai paketPT. Akses Lintas Nusantara adalah Perusahaan yang bergerak di bidang Penjualan Paket Kuota Internet dan saldo paket. Perusahaan ini memiliki berbagai paket
TUNASBANGSATUNASBANGSA Dari data pengelompokan tersebut diperoleh 34 provinsi dengan menghasilkan 21 provinsi yakni cluster rendah, cluster sedang sebanyak 12 provinsi, dan clusterDari data pengelompokan tersebut diperoleh 34 provinsi dengan menghasilkan 21 provinsi yakni cluster rendah, cluster sedang sebanyak 12 provinsi, dan cluster