JURNALCOMPARATIVAJURNALCOMPARATIVA

Comparativa: Jurnal Ilmiah Perbandingan Mazhab dan HukumComparativa: Jurnal Ilmiah Perbandingan Mazhab dan Hukum

Anak dan lanjut usia dikategorikan sebagai kelompok rentan yang memerlukan perlindungan hukum khusus. Meskipun pemerintah telah menunjukkan komitmen untuk melindungi kelompok-kelompok ini, implementasi praktisnya belum menghasilkan hasil yang optimal. Terdapat kebutuhan mendesak untuk regulasi hukum yang komprehensif untuk memastikan perlindungan yang efektif bagi kelompok-kelompok ini, termasuk identifikasi dan regulasi area-area perhatian khusus. Artikel ini mengeksplorasi peran hukum dan kelembagaan pemerintah, lembaga kesejahteraan sosial (LKS), dan masyarakat dalam memenuhi kewajiban negara untuk melindungi anak dan lanjut usia. Artikel ini juga menekankan pentingnya kerangka hukum yang mendukung infrastruktur yang memadai, stimulus keuangan, alokasi anggaran, dan pengembangan kapasitas pekerja sosial sebagai elemen-elemen kunci perlindungan. Selain itu, artikel ini menyoroti bahwa tanggung jawab hukum untuk melindungi populasi rentan ini harus diintegrasikan ke seluruh sektor pemerintahan, dan tidak boleh hanya bertumpu pada satu lembaga sosial, untuk memastikan pendekatan perlindungan yang holistik dan berbasis hak.

Penelitian ini menunjukkan bahwa perlindungan anak dan lanjut usia memerlukan pemetaan yang jelas mengenai batasan usia dan klasifikasi kelompok rentan.Pemerintah memiliki peran penting dalam memberikan perlindungan, namun perlu melibatkan masyarakat secara langsung dan menyediakan sarana serta prasarana yang memadai.Lembaga kesejahteraan sosial juga perlu mendapatkan dukungan dan pembinaan dari pemerintah untuk memastikan perlindungan yang efektif dan berkelanjutan.Dengan pendekatan holistik dan kolaborasi yang kuat, perlindungan anak dan lanjut usia dapat terwujud secara optimal.

Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah sebagai berikut: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas program-program perlindungan anak dan lansia yang telah berjalan, dengan fokus pada identifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan program tersebut. Hal ini penting untuk memastikan bahwa program-program yang ada benar-benar memberikan dampak positif bagi kelompok rentan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model kolaborasi yang efektif antara pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, dan masyarakat dalam memberikan perlindungan anak dan lansia. Model ini harus mempertimbangkan karakteristik unik dari setiap wilayah dan kelompok masyarakat, serta memastikan adanya mekanisme koordinasi dan akuntabilitas yang jelas. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi potensi pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas layanan perlindungan anak dan lansia. Hal ini dapat mencakup pengembangan aplikasi mobile untuk memudahkan pelaporan kasus kekerasan, penyediaan platform online untuk memberikan informasi dan konsultasi, serta pemanfaatan data analytics untuk mengidentifikasi tren dan pola kekerasan. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat tercipta sistem perlindungan anak dan lansia yang lebih komprehensif, responsif, dan berkelanjutan, yang mampu menjamin kesejahteraan dan hak-hak dasar kelompok rentan di masyarakat.

  1. 0. pdf obj endstream endobj stu lmm uf tvbp h8j ach us pg s4 journals.sagepub.com/doi/pdf/10.1177/0003122412464040?utm_source=chatgpt.com0 pdf obj endstream endobj stu lmm uf tvbp h8j ach us pg s4 journals sagepub doi pdf 10 1177 0003122412464040 utm source chatgpt
Read online
File size374.92 KB
Pages26
DMCAReport

Related /

ads-block-test