BUMIPUBLIKASINUSANTARABUMIPUBLIKASINUSANTARA

ASEAN Journal of Physical Education and Sport ScienceASEAN Journal of Physical Education and Sport Science

Pengajaran kimia di kelas olahraga khusus (KKO) menghadapi tantangan karena siswa terlibat dalam aktivitas fisik intensif yang mempengaruhi fokus akademik mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan implementasi pengajaran kimia dan menganalisis efektivitas proses dan hasil belajar bagi siswa kelas X sekolah menengah atas. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pengajaran mengikuti tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kurikulum Merdeka, tetapi efektivitasnya masih kurang optimal karena konsentrasi, partisipasi, dan motivasi siswa. Kegiatan belajar juga kurang kondusif, sehingga membatasi kualitas interaksi belajar. Rata-rata skor siswa berada di bawah standar kompetensi minimum, dengan tingkat penyelesaian hanya 22%. Temuan ini menunjukkan bahwa pengajaran kimia di kelas KKO belum efektif, sehingga diperlukan strategi yang lebih adaptif untuk memenuhi kebutuhan belajar siswa dengan tuntutan fisik yang tinggi.

Berdasarkan analisis implementasi dan efektivitas pengajaran kimia di KKO, proses belajar telah mengikuti tahap perencanaan, pengenalan, aktivitas inti, penutup, dan penilaian sesuai dengan modul pengajaran dan kurikulum independen.Guru memulai pelajaran dengan pengenalan, motivasi, dan penyajian tujuan, kemudian melanjutkan dengan aktivitas inti yang menggunakan model pembelajaran discovery, diskusi kelompok, presentasi, dan penguatan konsep.Berbagai media pembelajaran, seperti lembar kerja, buku teks, dan presentasi, juga digunakan untuk mendukung pemahaman siswa.Namun, efektivitas proses belajar belum sepenuhnya optimal.Kondisi ini dipengaruhi oleh kelelahan fisik akibat intensitas latihan olahraga yang tinggi, sehingga sulit bagi siswa untuk mempertahankan fokus dan motivasi belajar.Dampaknya juga terlihat pada hasil belajar, di mana sebagian besar siswa tidak mencapai kriteria hasil belajar dan penguasaan yang ditetapkan.Sehingga, dapat dikatakan bahwa pengajaran kimia di kelas KKO belum efektif baik dari segi proses maupun hasil, sehingga diperlukan strategi belajar yang lebih adaptif terhadap karakteristik siswa dengan tuntutan fisik tinggi dan minat akademik yang relatif rendah.

Untuk meningkatkan efektivitas pengajaran kimia di kelas olahraga khusus, perlu dipertimbangkan beberapa strategi adaptif. Pertama, mengembangkan metode pembelajaran yang fleksibel dan sesuai dengan kebutuhan siswa. Kedua, meningkatkan komunikasi yang jelas dan interaktif dalam penyampaian materi kimia. Ketiga, menerapkan pendekatan akademik yang berbeda untuk siswa KKO, mengingat karakteristik dan tuntutan fisik mereka yang unik. Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan strategi pembelajaran yang lebih inovatif dan efektif untuk siswa KKO, dengan mempertimbangkan aspek fisik dan akademik secara seimbang.

Read online
File size383.63 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test