UMSRAPPANGUMSRAPPANG

MALLOMO: Journal of Community ServiceMALLOMO: Journal of Community Service

Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing dan kemandirian ekonomi usaha mikro pangkas rambut melalui pengembangan kewirausahaan pada usaha Gardu Cukur di Kota Parepare. Dengan pesatnya perkembangan industri jasa, pelaku usaha pangkas rambut perlu meningkatkan keterampilan manajerial dan strategi pemasaran agar tetap kompetitif. Metode pelaksanaan yang digunakan mencakup pelatihan keterampilan kewirausahaan, strategi pemasaran digital, pengelolaan keuangan usaha, serta peningkatan kualitas layanan. Pendekatan partisipatif diterapkan dengan melibatkan pelaku usaha secara aktif dalam setiap tahapan kegiatan, termasuk diskusi kelompok dan praktik langsung. Analisis data dilakukan dengan teknik deskriptif-kualitatif untuk mengevaluasi dampak program terhadap peningkatan keterampilan dan daya saing usaha. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap manajemen bisnis, penggunaan media digital untuk promosi, serta efisiensi dalam jumlah pengelolaan keuangan. Selain itu, terjadi peningkatan jumlah pelanggan pada beberapa usaha yang telah menerapkan strategi ini. Kesimpulan dari program pengembangan ini dapat meningkatkan daya saing dan kemandirian ekonomi pelaku usaha mikro pangkas rambut secara sistematis. Keberlanjutan program diharapkan melalui pendampingan lanjutan dan penguatan jejaring usaha.

Usaha mikro pangkas rambut di Kota Parepare memiliki potensi besar untuk berkembang, tetapi masih menghadapi tantangan dalam manajemen usaha, inovasi layanan, dan pemanfaatan teknologi.Daya saing usaha Gardu Cukur saat ini masih terbatas pada harga dan keterampilan teknis, dan belum banyak yang memanfaatkan aspek layanan, kenyamanan tempat, branding, maupun pemasaran digital.Namun, peningkatan kewirausahaan dengan mengadopsi strategi manajemen usaha, pemasaran digital, dan pendampingan usaha jelas meningkatkan daya saing dan kemandirian ekonomi usaha Gardu Cukur.

Dengan melihat potensi dan tantangan yang dihadapi oleh usaha Gardu Cukur di Kota Parepare, beberapa ide penelitian lanjutan dapat dikaji lebih dalam. Pertama, penelitian dapat menyelidiki dampak penggunaan teknologi canggih dalam operasi usaha Gardu Cukur, seperti aplikasi pelacakan pelanggan atau sistem booking online yang lebih modern. Ini dapat memudahkan pelanggan dalam menyimpan janji tempuh dan meningkatkan efisiensi waktu pelayanan. Kedua, penyelidikan tentang pengaruh integrasi sistem manajemen keuangan digital bisa memberikan wawasan baru tentang cara pelaku usaha memantau dan mengelola keuangan secara efektif. Terakhir, penelitian tentang dampak pembentukan komunitas atau asosiasi usaha Gardu Cukur terhadap pemberdayaan saling mendelegasikan akan memberikan gambaran tentang cara membangun dan mempertahankan jaringan usaha yang kuat. Selain itu, penelitian ini dapat melibatkan pengujian kesuksesan program pelatihan kewirausahaan dalam jangka panjang, termasuk bagaimana mereka dapat beradaptasi dengan perubahan pasar dan teknologi. Dengan menerapkan cara ini, program pengembangan kewirausahaan bisa dilatarkan ke pemahaman yang lebih mendalam tentang strategi yang efektif dalam meningkatkan daya saing dan kemandirian ekonomi usaha mikro di Kota Parepare.

Read online
File size612.81 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test