STIKESBANYUWANGISTIKESBANYUWANGI

JURNAL PENDIDIKAN & PENGAJARAN (JUPE2)JURNAL PENDIDIKAN & PENGAJARAN (JUPE2)

Dewasa ini dunia pendidikan dihadapkan pada tantangan isu moral yang negatif. Untuk itu perlu adanya pedoman sikap moral yang positif bagi pendidik maupun peserta didik dalam menjalankan proses belajar dan mengajar. Kitab pedoman umat Islam, yakni Al Quran di dalamnya terkandung nilai-nilai positif yang dapat menjadi pedoman moral bagi pemeluknya. Di antaranya seperti dalam surah Al‑Fatihah. Surah Al‑Fatihah sebagai surah pembuka dalam Al‑Quran mengandung nilai-nilai pendidikan yang mendalam, baik bagi pendidik maupun peserta didik. Karakter kasih sayang dalam membina peserta didik secara bertahap, adil dalam membina peserta didik dan selalu memberi arahan yang positif kepada peserta didik merupakan beberapa hal yang tersirat dalam surah Al‑Fatihah tersebut. Selain itu bagi peserta didik diharapkan memiliki rasa syukur atas nikmat ilmu yang telah didapatkannya, bersikap tawakal, tidak sombong, serta mau diarahkan oleh pendidik sebagai pembimbingnya. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji karakteristik ideal pendidik dan peserta didik sebagaimana tersirat dalam kandungan Surah Al‑Fatihah. Dengan menggunakan pendekatan tafsir bil‑maʼtsur serta bil‑raʼyi, pembahasan ini menunjukkan bahwa Al‑Fatihah memberikan fondasi karakter spiritual, moral, dan intelektual dalam hubungan edukatif antara pendidik dan peserta didik.

Surah Al‑Fatihah mengandung nilai pendidikan mendalam yang menjadikan pendidik ideal bersikap kasih sayang, adil, bijak, serta memberi arahan.Peserta didik ideal ditandai dengan rasa syukur, keterbukaan terhadap bimbingan, tanggung jawab, dan selektif dalam memilih teladan.Implementasi nilai‑nilai tersebut memerlukan penanaman spiritual‑moral dalam kurikulum, pelatihan karakter bagi guru, serta ruang bagi siswa mengeksplorasi ajaran Al‑Quran dalam praktik sehari‑hari untuk pendidikan yang lebih humanis dan berkarakter.

Penelitian selanjutnya dapat melakukan analisis linguistik kuantitatif terhadap frekuensi kata dan semantik leksikal dalam Surah Al‑Fatihah untuk mengidentifikasi bagaimana nilai‑nilai pendidikan tersembunyi secara statistik, sehingga memberikan dasar ilmiah bagi interpretasi pendidikan. Selanjutnya, studi komparatif antara tafsir klasik dan kontemporer mengenai pedagogi Al‑Fatihah dapat mengungkap perbedaan pendekatan dan implikasinya terhadap kurikulum pelatihan guru, sehingga membantu menyesuaikan materi pengajaran dengan konteks modern. Terakhir, implementasi program pendidikan karakter berbasis Surah Al‑Fatihah di sekolah‑sekolah Islam dapat diujicobakan secara eksperimental dengan mengukur perubahan sikap moral, kepedulian sosial, dan prestasi akademik siswa, yang akan memberikan bukti empiris tentang efektivitas pendekatan tersebut dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

  1. Prinsip Controlling Perspektif Surat Al-Fatihah | Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan. prinsip controlling... doi.org/10.29303/jipp.v10i2.3345Prinsip Controlling Perspektif Surat Al Fatihah Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan prinsip controlling doi 10 29303 jipp v10i2 3345
Read online
File size646.9 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test